KEGIATAN Pre College Talkshow yang diselenggarakan Jakarta Islamic School (JISc) pada 4–6 Mei 2026 turut menekankan pentingnya pengembangan diri mahasiswa di luar aspek akademik.
Dalam sesi yang berlangsung pada Senin (4/5/2026), Dr. Phil. Defny Holidin menyampaikan sejumlah pesan terkait kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kampus.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam organisasi menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan perkuliahan.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat melatih kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta penyelesaian masalah.
Bahkan, ia menyebut bahwa pengalaman tersebut sering kali menjadi perhatian dalam dunia kerja dibandingkan nilai akademik semata.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
“Pengalaman organisasi menunjukkan bagaimana seseorang menghadapi situasi dan menyelesaikan persoalan,” jelasnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa aktivitas organisasi harus diimbangi dengan manajemen waktu yang baik agar tidak mengganggu prestasi akademik.
Lebih lanjut, Dr. Defny menekankan bahwa tujuan utama kuliah adalah untuk bertumbuh dan berkembang, baik secara intelektual maupun personal.
Ia mendorong siswa untuk terus belajar, tidak berhenti setelah mencapai target tertentu, serta berani menghadapi ketidakpastian.
Dalam pesannya, ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan masa depan dan sikap disiplin, termasuk dalam menghindari kebiasaan menunda pekerjaan kecuali dilakukan secara terukur.
Ia menutup dengan mengutip QS. Al-Hasyr ayat 18 sebagai pedoman untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan pascakampus.
Pre College Talkshow JISc Tekankan Pentingnya Organisasi dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Melalui kegiatan ini, JISc berharap para siswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menjalani kehidupan perkuliahan serta mampu menjadi individu yang berkarakter dan berdampak di masa depan.
Perlu diketahui, JISc menerapkan konsep Thinking Skill dalam pembelajaran anak didik. Para siswa selain mendapatkan pembelajaran agama dan kurikulum nasional, juga diasah kemampuan berpikir dan wawasannya lewat kegiatan kompetisi dan immersion, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Konsep ini dikenalkan oleh pendiri dan konseptor JISc (Jakarta Islamic School), Fifi P. Jubilea, S.E., S.Pd., M.Sc., Ph.D yang mengasah Thinking Skill dalam pembelajaran para siswa.
Baca juga: JISc Gelar Pre College Talkshow, Bahas Strategi Mengelola Stres Jelang Dunia Kampus
Keuletan Mam Fifi dalam menyusun konsep kurikulum dan pembelajaran di sekolah JISc, JIBBS, dan JIGSc, berbuah manis dengan diterimanya para siswa di kampus impian.
Pada 2024, sebanyak 150 dari 153 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, ternama di Indonesia dan perguruan tinggi luar negeri.
Hal ini sejalan dengan visi JISc untuk mencetak Pemimpin Muslim Masa Depan (Khalifah Fil Ardh) Yang Memiliki Wawasan Internasional, Nilai Keislaman dan Karakter Keindonesiaan.
Beberapa program unggulan yang dimiliki JISc yaitu:
Kurikulum Internasional, Kurikulum Islamic dan Kurikulum Nasional (K-13 & IKM),
Double Certificate DIKNAS & International,
Active English Speaking,
Tahfizh Al-Qur’an.
Pembinaan Karakter dan
16 Siswa Per Kelas.
Informasi lebih lanjut dapat kamu temui di www.jakartaislamicschool.com atau hubungi 0811-1277-155 (Fullday), 0899-9911-723 (Boarding).[Sdz]





