SMA Jakarta Islamic School (JISc) menggelar kegiatan Pre College Talkshow bagi siswa kelas 3 SMA pada 4–6 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dalam menghadapi transisi menuju kehidupan perkuliahan.
Pada hari pertama, Senin (4/5/2026), acara menghadirkan narasumber Dr. Phil. Defny Holidin dengan tema “Bagaimana Menjadi Mahasiswa Tangguh, Berkarakter, dan Berdampak di Era Kebebasan Kampus”.
Dalam pemaparannya, Dr. Defny menyoroti pentingnya kesiapan mental mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk stres.
Ia menjelaskan bahwa setiap individu pasti pernah mengalami stres, terutama dalam menghadapi tanggung jawab dan tuntutan baru di dunia perkuliahan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menurutnya, salah satu cara untuk mengatasi stres adalah dengan mulai mengerjakan sumber permasalahan tersebut secara bertahap.
“Stres sering kali berasal dari pekerjaan yang belum diselesaikan. Karena itu, langkah awal yang bisa dilakukan adalah mulai mengerjakannya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa ketenangan dalam menghadapi stres dapat diperoleh melalui doa, meskipun solusi dari masalah tersebut tidak selalu datang secara instan.
Selain itu, Dr. Defny mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan produktivitas.
Ia mendorong siswa untuk tidak menghindari tantangan, melainkan belajar menghadapinya secara bertanggung jawab.
JISc Gelar Pre College Talkshow, Bahas Strategi Mengelola Stres Jelang Dunia Kampus
Menurutnya, pengalaman menghadapi stres akan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa yang tangguh.
Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu memahami bahwa stres merupakan bagian alami dari kehidupan, sekaligus belajar strategi untuk mengelolanya dengan baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi dinamika kehidupan kampus.
Perlu diketahui, JISc menerapkan konsep Thinking Skill dalam pembelajaran anak didik. Para siswa selain mendapatkan pembelajaran agama dan kurikulum nasional, juga diasah kemampuan berpikir dan wawasannya lewat kegiatan kompetisi dan immersion, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Konsep ini dikenalkan oleh pendiri dan konseptor JISc (Jakarta Islamic School), Fifi P. Jubilea, S.E., S.Pd., M.Sc., Ph.D yang mengasah Thinking Skill dalam pembelajaran para siswa.
Baca juga: SMP JISc Gelar English Competition 2026 untuk Asah Kemampuan Bahasa Inggris Siswa
Keuletan Mam Fifi dalam menyusun konsep kurikulum dan pembelajaran di sekolah JISc, JIBBS, dan JIGSc, berbuah manis dengan diterimanya para siswa di kampus impian.
Pada 2024, sebanyak 150 dari 153 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, ternama di Indonesia dan perguruan tinggi luar negeri.
Hal ini sejalan dengan visi JISc untuk mencetak Pemimpin Muslim Masa Depan (Khalifah Fil Ardh) Yang Memiliki Wawasan Internasional, Nilai Keislaman dan Karakter Keindonesiaan.
Beberapa program unggulan yang dimiliki JISc yaitu:
Kurikulum Internasional, Kurikulum Islamic dan Kurikulum Nasional (K-13 & IKM),
Double Certificate DIKNAS & International,
Active English Speaking,
Tahfizh Al-Qur’an.
Pembinaan Karakter dan
16 Siswa Per Kelas.
Informasi lebih lanjut dapat kamu temui di www.jakartaislamicschool.com atau hubungi 0811-1277-155 (Fullday), 0899-9911-723 (Boarding).[Sdz]





