• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Fatherless Faktor Terbesar Anak Menjadi Lesbian

21/10/2023
in Jendela Hati
Transfer Keinginan

foto: FB Fifi Proklawati Jubilea

114
SHARES
880
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FATHERLESS. Budaya orang Indonesia, kalau bicara soal anak pasti ujung-ujungnya ibu. “Anak enggak mandi sore” maklum ibunya belum pulang kerja. “Anak enggak naik kelas” maklum ibunya sibuk.

“Anak berantem sama teman” maklum ibunya enggak perhatian.

“Anak jatuh ” ibunya ke mana aja…?

Lalu, bila semua masalah anak dibebankan pada ibu, di mana peran bapak?

Banyak orang menyebut hal ini sebagai “fatherless.”

Sedikit rahasia keluarga, Ibuku contoh anak yang fatherless, ayahnya tidak ada.

Maka ketika ketemu ayahku yang notabene jauh lebih tua, ibu memeluk erat-erat dan sangat depends on my father. Beliau ke suaminya (ayahku) seperti ke ayahnya.

Jadi aku sebagai anak merasa ibuku anak sulung dan anak sulung ibuku adalah anak kedua.

Baca Juga: Ada Gay di Sekolah Anakku (Bag. 4)

Fatherless Faktor Terbesar Anak Menjadi Lesbian

Ayahku Alhamdulillah kebapakan banget dan jiwa superhero-nya tinggi, jadi beliau yang sesungguhnya punya anak 7 jadi seperti punya anak 8.

Lalu apa efeknya? Ya, kami jadi tak punya contoh ibu, karena sang ibu memainkan peran sebagai anak, sebab beliau lama kehilangan bapak.

Dan kami pun memahaminya dan seringkali mengalah demi ibu. Jadi feeling fatherless itu forever sampai akhir hayatnya, ibuku meninggal dalam pelukan tangan kuat bapakku (sang super hero forever juga).

Alhamdulillah ibuku ketemu suami yang baik dan kebapakan.

Tapi, apakah kita sendiri menerima bila ada anak perempuan kita yang kemudiannya menikah dengan lelaki yang jauh lebih tua, yang hampir seumur ayahnya atau omnya?

Karena dia mencari sosok ayah dan bukan sosok suami?!

Dan lagi salah satu faktor terbesar lesbian yang sekarang lagi menimpa anak-anak remaja putri Indonesia, adalah “hilangnya peran ayah.”

Karena bagi anak perempuan “Ayah adalah cinta pertama.”

Bila hal itu hilang, maka dia sangat mudah diperhatikan oleh type masculine Lesbian yang utamanya lebih perhatian dan lembut dan mengayomi daripada lelaki biasa.

Be careful wahai para ayah, please tinggalkan gadget-mu, raih putrimu.

LGBT story pertama kali ini adalah tentang Fatherless salah satu faktor terbesar anak menjadi lesbian -Kak Sinyo quote-

Dan buat saya, ini adalah masalah serius. #CatatanPrincipal003.[]

(Catatan Mam Fifi, Agustus 2017)

By: Fifi P. Jubilea, Founder, Owner, Conceptor dan Trainer Jakarta Integrated International Islamic School, Jakarta Islamic Boys Boarding School, dan Jakarta Islamic Girls Boarding School.

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBs

Tiktok:

https://www.tiktok.com/@mamfifi_jisc

Tags: Fatherless Faktor Terbesar Anak Menjadi Lesbianfifi jubileaJakarta islamic schooljibbsjigscjiscmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar dari Sekolah Jepang

Next Post

Cara Membuat Gelas Buram Menjadi Bening Kembali

Next Post
Gelas buram bening kembali

Cara Membuat Gelas Buram Menjadi Bening Kembali

Trik Belajar Matematika Asyik dan Menyenangkan

Trik Belajar Matematika Asyik dan Menyenangkan

Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

Air Mata Palestina, Air Mata Kita

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Resep Singkong Keju Goreng

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7821 shares
    Share 3128 Tweet 1955
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    541 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga