BEBERAPA cara agar flu lebih cepat sembuh yang direkomendasikan dari para ahli kesehatan dan disesuaikan dengan gaya hidup sehari-hari.
Flu kerap dianggap penyakit ringan, tetapi gejala yang muncul, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, hingga kelelahan ekstrem, bisa sangat mengganggu aktivitas.
Saat musim flu tiba, banyak orang mencari cara agar bisa pulih lebih cepat dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Meski flu disebabkan oleh virus yang harus dilawan tubuh secara alami, ada beberapa langkah yang disarankan dokter untuk membantu pemulihan terasa lebih ringan dan efektif.
Baca juga: Dinas Kesehatan DKI Jakarta Imbau Masyarakat pada Puncak Flu Musiman di Jakarta
Tujuh Cara Agar Flu Lebih Cepat Sembuh
Berikut cara agar flu lebih cepat sembuh:
Istirahat total
Langkah paling mendasar sekaligus sering diremehkan saat flu adalah istirahat. Padahal, tubuh membutuhkan waktu istirahat agar energi bisa difokuskan sepenuhnya untuk melawan infeksi.
Memaksakan diri tetap aktif saat flu justru bisa membuat tubuh terasa lebih lelah dan tidak nyaman, meski belum tentu memperpanjang durasi sakit.
Perbanyak minum
Demam dan keringat berlebih saat flu membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Jika tidak segera diganti, kondisi ini bisa memperberat gejala.
Dehidrasi dapat mengganggu aliran darah ke organ tubuh. Air putih, sup hangat, atau minuman elektrolit ringan bisa membantu menjaga hidrasi sekaligus membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Vaksin flu
Meski tidak berguna jika flu sudah terlanjur menyerang, vaksin flu terbukti membantu memperpendek durasi dan meringankan gejala bila seseorang terinfeksi setelah vaksinasi.
Pentingnya memperhatikan waktu jika ingin vaksin. Tubuh memerlukan sekitar dua minggu untuk membentuk kekebalan setelah vaksin. Namun, ini adalah cara terbaik agar flu yang dialami menjadi lebih singkat dan ringan.
Konsultasikan obat antivirus dengan dokter
Dalam kondisi tertentu, dokter dapat meresepkan obat antivirus seperti oseltamivir atau baloxavir. Obat ini bisa membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan sekitar satu hari.
Obar antivirus memang tidak sempurna mencegah infeksi, tetapi jika kamu tertular, gejalanya cenderung lebih ringan dan pemulihan lebih cepat.
Meski demikian, obat antivirus memiliki potensi efek samping, sehingga perlu pertimbangan medis sebelum digunakan.
Gunakan obat penurun demam
Obat bebas seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Obat ini tidak selalu mempercepat kesembuhan, tetapi sangat membantu meningkatkan kenyamanan pasien.
Jika kamu merasa sangat tidak enak badan, mengonsumsi obat seperti paracetamol dapat membantu merasa lebih baik. Anak-anak dan remaja tidak boleh diberikan aspirin karena risiko sindrom Reye.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pertimbangkan suplemen tambahan
Jika nafsu makan menurun saat flu, suplemen seperti vitamin C, zinc, atau elderberry dapat dipertimbangkan. Suplemen berguna untuk mendukung sistem imun, terutama bila asupan nutrisi harian terganggu.
Jika ingin menambahkan suplemen, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan atau apoteker untuk memastikan tidak ada interaksi dengan obat lain.
Lembapkan udara
Udara kering, terutama di musim hujan atau ruangan ber-AC, bisa memperparah hidung tersumbat dan tenggorokan kering. Disarankan penggunaan humidifier atau uap hangat untuk membantu melembapkan saluran napas.
Udara yang lembap dapat membantu membersihkan saluran hidung dan mengurangi iritasi akibat udara kering. Meski tidak mempercepat penyembuhan secara langsung, cara ini membuat proses pemulihan terasa lebih nyaman. [Din]




