SEBAGIAN orang menganggap bahwa menggunting kuku menjadi kebiasaan sederhana yang dianggap sepele. Padahal, menjaga kebersihan dan panjang kuku sangat penting untuk kesehatan tubuh. Hal ini bukan tanpa alasan, karena kuku yang terlalu panjang dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran, bakteri, hingga jamur yang berpotensi menyebabkan penyakit. Karena itu, memotong kuku secara rutin perlu dilakukan dengan cara yang benar agar kuku tetap sehat dan tidak menimbulkan luka.
Banyak juga orang yang masih salah saat menggunting kuku, misalnya memotong terlalu pendek, menggunakan alat yang kotor, atau memotong bagian sudut kuku terlalu dalam. Dari kebiasaan yang dilakukan ini bisa menimbulkan rasa nyeri, kuku tumbuh ke dalam, hingga infeksi.
Baca Juga: Adab Memotong Kuku dalam Islam
Tips Menggunting Kuku yang Benar Agar Tetap Sehat dan Bersih
Agar menggunting kuku dilakukan dengan benar, simak tips-tipsnya berikut ini!
Gunakan Gunting atau Pemotong Kuku yang Bersih
Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan alat pemotong kuku dalam keadaan bersih. Alat yang kotor dapat menjadi media penyebaran bakteri dan jamur.
Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menjaga kebersihan alat perawatan pribadi sangat penting untuk mencegah penularan infeksi kulit dan kuku. Karena itu, sebaiknya gunting kuku dibersihkan menggunakan sabun atau alkohol sebelum dan sesudah dipakai.
Selain itu, hindari berbagi alat pemotong kuku dengan orang lain untuk mengurangi risiko penularan penyakit kulit.
Potong Kuku Setelah Mandi
Waktu terbaik untuk menggunting kuku adalah setelah mandi atau mencuci tangan dan kaki menggunakan air hangat. Pada kondisi tersebut, kuku menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah dipotong dan tidak mudah pecah.
Kuku yang masih keras biasanya membutuhkan tekanan lebih besar saat dipotong. Hal ini dapat menyebabkan kuku retak atau terbelah.
Jangan Memotong Terlalu Pendek
Sebagian orang berpikir kuku yang dipotong sangat pendek akan terlihat lebih bersih. Padahal, memotong kuku terlalu dalam justru bisa melukai kulit di bawah kuku dan menyebabkan infeksi.
Dikutip dari American Academy of Dermatology agar kuku dipotong lurus dan tidak terlalu pendek untuk mencegah kuku tumbuh ke dalam atau cantengan.
Sisakan sedikit bagian putih pada ujung kuku agar kulit tetap terlindungi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Potong Kuku dengan Bentuk yang Tepat
Untuk kuku tangan, bentuk melengkung mengikuti ujung jari biasanya lebih nyaman dan rapi. Sedangkan kuku kaki dianjurkan dipotong lurus agar tidak menusuk kulit di sekitarnya.
Gunakan gerakan perlahan dan jangan menarik kuku yang belum terpotong sempurna karena dapat menyebabkan luka kecil.
Rapikan dengan Kikir Kuku
Setelah kuku dipotong, gunakan kikir kuku untuk merapikan bagian tepi yang tajam. Langkah ini penting agar kuku tidak mudah tersangkut pada pakaian atau melukai kulit.
Mengikir kuku juga membantu menjaga bentuk kuku tetap rapi dan nyaman.
Biasakan Menggunting Kuku Secara Rutin
Kuku sebaiknya dipotong secara rutin, terutama ketika mulai panjang dan terlihat kotor. Untuk anak-anak, orang tua perlu membantu memotong kuku agar tetap aman dan higienis.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan tubuh karena kotoran yang menumpuk di bawah kuku sering menjadi tempat berkembangnya kuman penyebab penyakit.
Menggunting kuku bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bagian penting dari menjaga kebersihan diri. Dengan menggunakan alat yang bersih, memotong kuku pada waktu yang tepat, dan menghindari pemotongan terlalu pendek, kesehatan kuku dapat tetap terjaga. Perawatan kecil yang dilakukan secara rutin akan membantu mencegah berbagai masalah kesehatan pada kuku dan kulit di sekitarnya. [DW]





