• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 4 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Stoikisme, Kebahagiaan Itu Bukanlah Sesuatu yang Harus Dikejar

11/07/2025
in Healthy, Unggulan
8 Resep Bahagia

foto: pixabay

85
SHARES
655
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YUK, belajar stoikisme, bahwa kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang harus dikejar. Lalu, yang benar bagaimana? Psikolog Klinis Dessy Ilsanty menjelaskan sebagai berikut.

Siapa yang tidak ingin bahagia? Pasti semua orang ingin merasakan kebahagiaan terus menerus dalam hidupnya.

Namun, kebahagiaan tidak akan datang dengan sendirinya dan tidak bisa dikendalikan, maka dari itu, kita harus bisa menciptakan cara agar dapat bahagia.

Kalau berbicara tentang kebahagiaan, sangat erat dengan fokus terhadap hal yang kita tidak bisa kendalikan, contohnya seperti tanggapan dari orang lain.

Baca Juga: Di manakah Anak Mendapatkan Kebahagiaannya?

Stoikisme, Kebahagiaan Itu Bukanlah Sesuatu yang Harus Dikejar

Kini, banyak orang lebih sering fokus ke hal yang tidak bisa kita kendalikan, daripada yang bisa dikendalikan.

Hal tersebut sulit untuk memunculkan kebahagiaan karena kunci untuk memiliki hidup bahagia adalah memusatkan diri pada hal-hal yang bisa dikendalikan dan bukan sebaliknya.

Untuk memiliki kebahagiaan yang nyata, ada ilmu yang mengkaji hal seperti itu. Namanya adalah stoik atau stoikisme.

Menurut konsep stoikisme, untuk menuju hidup bahagia didasarkan pada beberapa prinsip.

Di antaranya: memiliki kemampuan untuk melihat diri sendiri dan manusia lain secara objektif, mencegah diri sendiri agar tidak dikendalikan oleh rasa ingin bahagia atau takut terhadap rasa sakit dan penderitaan, serta membuat perbedaan antara kekuatan yang ada dan tidak ada.

Dapat dipelajari dari konsep ini bahwa kita tidak bisa mengendalikan apapun yang terjadi dari luar diri, dan kita sebaiknya fokus untuk mengendalikan yang bisa kita kendalikan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Dessy Ilsanty (@dessyilsanty)

Membentuk pola pikir Stoikisme

Untuk dapat menerapkan pola pikir stoikisme, ada beberapa cara agar kamu bisa membentuk pola pikir tersebut.

Membedakan hal yang bisa diubah dan tidak bisa diubah

Biasakan diri untuk menyusun jurnal

Mempersiapkan diri dan sabar dalam menghadapi masalah

Setiap hal buruk yang hadir merupakan sumber kebahagiaan

Kita semua hanya butiran kecil di alam semesta.

Sahabat Muslim, jadi fokus pada kebahagiaan dimulai dari hal-hal yang bisa kamu kendalikan. Setuju?[ind]

Tags: Kebahagiaanstoikisme
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bayi-bayi di Gaza Berjuang untuk Bertahan Hidup di Tengah Kekurangan Susu Formula

Next Post

Kartu Kuning dari UNESCO untuk Danau Toba

Next Post
Kartu Kuning dari UNESCO untuk Danau Toba

Kartu Kuning dari UNESCO untuk Danau Toba

Kapan Putraku Berhenti Mengompol?

Kapan Putraku Berhenti Mengompol?

Cut Meyriska Bagikan Momen Uniknya saat di Jepang

Cut Meyriska Bagikan Momen Uniknya saat di Jepang

  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8142 shares
    Share 3257 Tweet 2036
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2002 shares
    Share 801 Tweet 501
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3624 shares
    Share 1450 Tweet 906
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4514 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    480 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga