• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Stoikisme, Kebahagiaan Itu Bukanlah Sesuatu yang Harus Dikejar

19/05/2026
in Healthy, Unggulan
8 Resep Bahagia

foto: pixabay

87
SHARES
673
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YUK, belajar stoikisme, bahwa kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang harus dikejar. Lalu, yang benar bagaimana? Psikolog Klinis Dessy Ilsanty menjelaskan sebagai berikut.

Siapa yang tidak ingin bahagia? Pasti semua orang ingin merasakan kebahagiaan terus menerus dalam hidupnya.

Namun, kebahagiaan tidak akan datang dengan sendirinya dan tidak bisa dikendalikan, maka dari itu, kita harus bisa menciptakan cara agar dapat bahagia.

Kalau berbicara tentang kebahagiaan, sangat erat dengan fokus terhadap hal yang kita tidak bisa kendalikan, contohnya seperti tanggapan dari orang lain.

Baca Juga: Di manakah Anak Mendapatkan Kebahagiaannya?

Stoikisme, Kebahagiaan Itu Bukanlah Sesuatu yang Harus Dikejar

Kini, banyak orang lebih sering fokus ke hal yang tidak bisa kita kendalikan, daripada yang bisa dikendalikan.

Hal tersebut sulit untuk memunculkan kebahagiaan karena kunci untuk memiliki hidup bahagia adalah memusatkan diri pada hal-hal yang bisa dikendalikan dan bukan sebaliknya.

Untuk memiliki kebahagiaan yang nyata, ada ilmu yang mengkaji hal seperti itu. Namanya adalah stoik atau stoikisme.

Menurut konsep stoikisme, untuk menuju hidup bahagia didasarkan pada beberapa prinsip.

Di antaranya: memiliki kemampuan untuk melihat diri sendiri dan manusia lain secara objektif, mencegah diri sendiri agar tidak dikendalikan oleh rasa ingin bahagia atau takut terhadap rasa sakit dan penderitaan, serta membuat perbedaan antara kekuatan yang ada dan tidak ada.

Dapat dipelajari dari konsep ini bahwa kita tidak bisa mengendalikan apapun yang terjadi dari luar diri, dan kita sebaiknya fokus untuk mengendalikan yang bisa kita kendalikan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Dessy Ilsanty (@dessyilsanty)

Membentuk pola pikir Stoikisme

Untuk dapat menerapkan pola pikir stoikisme, ada beberapa cara agar kamu bisa membentuk pola pikir tersebut.

Membedakan hal yang bisa diubah dan tidak bisa diubah

Biasakan diri untuk menyusun jurnal

Mempersiapkan diri dan sabar dalam menghadapi masalah

Setiap hal buruk yang hadir merupakan sumber kebahagiaan

Kita semua hanya butiran kecil di alam semesta.

Sahabat Muslim, jadi fokus pada kebahagiaan dimulai dari hal-hal yang bisa kamu kendalikan. Setuju?[ind]

Tags: Kebahagiaanstoikisme
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Menggunting Kuku yang Benar Agar Tetap Sehat dan Bersih

Next Post

Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan Berangkatkan Calon Haji Tertua Berusia 102 Tahun

Next Post
Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan Berangkatkan Calon Haji Tertua Berusia 102 Tahun

Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan Berangkatkan Calon Haji Tertua Berusia 102 Tahun

Drama yang Disukai Banyak Wanita

Rujuk dan Talak Ketika Marah

Kemenkes Pantau Perkembangan Penyakit Ebola dalam Situasi Global

Kemenkes Pantau Perkembangan Penyakit Ebola dalam Situasi Global

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8903 shares
    Share 3561 Tweet 2226
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1100 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Di Negara Tropis Performa Parfum dapat Dinilai Setelah 8-10 Jam Pemakaian

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11592 shares
    Share 4637 Tweet 2898
  • Lightplus Lightperience Picnic 2026 Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Gen Z

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3478 shares
    Share 1391 Tweet 870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4011 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga