• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Peneliti Australia Temukan Sakelar Pengaman untuk Sel Kanker

22/12/2025
in Healthy
Peneliti Australia Temukan Sakelar Pengaman untuk Sel Kanker

Foto: Pinterest

71
SHARES
545
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PARA peneliti di Australia menemukan “sakelar pengaman” molekuler yang membantu sel kanker menghindari serangan kekebalan tubuh dan itu membantu mengungkap mekanisme bagi tumor untuk melawan pengobatan imunoterapi.

Institut Penelitian Kanker Olivia Newton-John (Olivia Newton-John Cancer Research Institute/ONJCRI) Australia, menyatakan ilmuwannya mampu memetakan gen TAK1 yang bertindak seperti sakelar pengaman yang melindungi sel kanker dari sinyal kuat yang dihasilkan oleh sel T CD8+, sel pembunuh utama dari sistem kekebalan tubuh manusia.

ONJCRI, yang memimpin penelitian ini melalui kerja sama dengan Walter and Eliza Hall Institute of Medical Research Australia, menyebut bahwa TAK1 dapat diidentifikasi melalui skrining genetik skala besar untuk mencari gen yang membantu sel kanker bertahan dari serangan sel T CD8+.

Baca juga: Gerry Utama, Peneliti Indonesia Termuda yang Menjelajahi Benua Antartika

Peneliti Australia Temukan Sakelar Pengaman untuk Sel Kanker

Selama ini diketahui bahwa TAK1 meningkatkan kelangsungan hidup sel kanker dan menghambat kematian sel, namun kita tidak tahu bahwa sel kanker menggunakan taktik ini untuk menghindar ‘dibunuh’ oleh sistem imun.

Menurut penelitian yang telah diterbitkan di jurnal Cell Reports tersebut, ketika TAK1 dalam model laboratorium diblokir menggunakan penyuntingan gen CRISPR, pertumbuhan tumor menjadi menurun, yang menunjukkan bahwa sistem imun atau kekebalan tubuh mampu mengendalikan sel kanker dengan lebih baik.

Tanpa TAK1, sel kanker kehilangan protein penting cFLIP, yang biasanya mencegah kematian sel, dan sel-sel kanker tersebut menjadi jauh lebih sensitif terhadap serangan imun.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dia menambahkan, menonaktifkan TAK1 membuat sel kanker jauh lebih mudah dihancurkan oleh sistem imun, sehingga memberikan harapan untuk pilihan pengobatan yang lebih ampuh.

Tirta Djajawi, seorang peneliti pascadoktoral di ONJCRI, mengatakan bahwa memblokir TAK1 dapat membuat imunoterapi yang ada saat ini lebih efektif dengan menghilangkan kemampuan perlindungan diri pada tumor.

TAK1 seperti peredam kejut yang membuat sel kanker dapat bertahan dari serangan terkeras sistem kekebalan tubuh. Jika TAK1 dihilangkan, sel tumor akan runtuh di bawah kekuatan serangan kekebalan tubuh.

Imunoterapi kanker dapat bekerja dengan sangat baik, tetapi dalam beberapa kasus kurang efektif karena proses bertahan hidup bawaan tumor yang membantunya melawan serangan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian ini dilakukan pada berbagai jenis kanker, terutama melanoma, yang sering diobati dengan imunoterapi. [Din]

Tags: Peneliti Australia Temukan Sakelar Pengaman untuk Sel Kanker
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pengaruh Stimulasi, Nutrisi, dan Perkembangan Otak pada Balita

Next Post

Hukum Membaca al-Qur’an bagi yang Junub

Next Post
Belajarlah memilih diksi dari al-Qur'an

Hukum Membaca al-Qur’an bagi yang Junub

SD JISc Gelar Cultural Exhibition 2025

SD JISc Gelar Cultural Exhibition 2025

Cara Tepat Mengasah Perkembangan Otak Anak

Cara Tepat Mengasah Perkembangan Otak Anak

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2989 shares
    Share 1196 Tweet 747
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9040 shares
    Share 3616 Tweet 2260
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4089 shares
    Share 1636 Tweet 1022
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4730 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11666 shares
    Share 4666 Tweet 2917
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga