TENGGOROKAN terasa perih, gatal, kering, atau sakit saat menelan tentu membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang nyaman. Banyak orang langsung mengaitkannya dengan makanan pedas atau gorengan, padahal minuman yang dikonsumsi setiap hari juga dapat memperburuk iritasi pada sebagian orang.
Perlu diluruskan bahwa minuman tertentu tidak selalu menjadi penyebab langsung radang tenggorokan. Sakit tenggorokan paling sering berkaitan dengan infeksi virus, tetapi iritasi, kekeringan, alkohol, serta refluks asam lambung juga dapat memunculkan atau memperburuk keluhan. Karena itu, mengenali minuman yang menjadi pemicu pribadi bisa membantu menjaga tenggorokan tetap nyaman.
Baca Juga: Ini Dia Ragam Manfaat dan Kandungan Kimpul yang Sedang Viral
Kenali 5 Minuman yang Bisa Memicu Radang Tenggorokan
1. Kopi
Bagi sebagian orang, secangkir kopi mungkin sudah menjadi teman untuk memulai pagi. Namun, kandungan kafein dan asam alami dalam kopi dapat memicu refluks pada orang yang sensitif. Kafein dapat membuat katup antara lambung dan kerongkongan lebih rileks sehingga asam lambung lebih mudah naik.
Ketika asam lambung mencapai tenggorokan, muncul sensasi panas, mengganjal, batuk, suara serak, atau rasa tidak nyaman. Jika keluhan sering muncul setelah minum kopi, cobalah mengurangi jumlahnya dan hindari minum kopi menjelang tidur.
2. Minuman Bersoda
Minuman bersoda juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan, terutama bagi orang yang mudah mengalami refluks. Minuman berkarbonasi termasuk salah satu jenis minuman yang dapat memperburuk gejala refluks pada sebagian orang.
Gas dan sifat asam pada minuman bersoda dapat membuat perut terasa penuh dan memicu sendawa. Pada seseorang yang memiliki masalah refluks, kondisi tersebut dapat membuat isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
3. Minuman Berkafein
Bukan hanya kopi yang perlu diperhatikan. Minuman lain yang mengandung kafein juga dapat menjadi masalah bagi orang tertentu. Disarankan untuk menghindari kafein ketika mengalami sakit tenggorokan karena minuman berkafein dapat berkontribusi terhadap kekeringan.
Teh berkafein dan minuman energi termasuk contoh yang perlu diperhatikan. Bukan berarti semua orang harus menghindarinya sepenuhnya, tetapi ketika tenggorokan sedang terasa kering atau sakit, air putih dan minuman hangat tanpa kafein bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.
4. Minuman yang Sangat Asam
Jus jeruk, lemon, atau minuman dengan kandungan asam tinggi bisa terasa menyegarkan, tetapi pada sebagian orang justru memperburuk rasa perih di tenggorokan. Minuman dan makanan yang bersifat asam juga dapat memperparah gejala refluks.
Jika tenggorokan sedang sensitif, sebaiknya pilih minuman yang lebih lembut. Air putih, air hangat, teh herbal tanpa kafein, atau air hangat dengan madu dapat menjadi pilihan. Sangat direkomendasikan cairan hangat seperti teh tanpa kafein atau air hangat dengan madu untuk membantu menenangkan tenggorokan.
Hal yang perlu diingat adalah tidak semua sakit tenggorokan disebabkan oleh minuman. Infeksi virus merupakan penyebab yang umum, sehingga menghindari minuman tertentu saja belum tentu membuat keluhan langsung hilang. Jika sakit tenggorokan berlangsung lebih dari sekitar 10 hari, semakin berat, atau disertai kesulitan menelan maupun bernapas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Pada akhirnya, menjaga tenggorokan tidak harus dilakukan dengan cara rumit. Cukup perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi, minuman bersoda, alkohol, minuman berkafein, atau minuman asam. Jika salah satunya terbukti membuat keluhan semakin buruk, mengurangi konsumsinya bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga tenggorokan tetap nyaman. [DW]





