• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 20 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Jangan Asal Dicuci, Ini Cara Tepat Merawat Baju Songket agar Tetap Awet

09/08/2026
in Fashion
Jangan Asal Dicuci, Ini Cara Tepat Merawat Baju Songket agar Tetap Awet

Sumber: Pinterest

69
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAJU songket memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan pakaian biasa. Motifnya yang khas, detail tenunan yang rumit, serta benang hias berwarna emas atau perak membuat busana ini terlihat mewah dan istimewa. Tidak heran jika baju songket sering digunakan untuk menghadiri acara pernikahan, pesta, perayaan adat, hingga acara resmi.

Karena termasuk bagian dari wastra tradisional Indonesia, baju songket membutuhkan perawatan yang lebih hati-hati. Kesalahan mencuci, menjemur, menyetrika, atau menyimpan dapat membuat warna memudar, kain berubah bentuk, bahkan benang hiasnya rusak.

Baca Juga: Ragam Minuman yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal, Bukan Sekadar “Membersihkan”

Jangan Asal Dicuci, Ini Cara Tepat Merawat Baju Songket agar Tetap Awet

1. Periksa label perawatan terlebih dahulu

Sebelum mencuci, perhatikan label pada baju. Tidak semua kain songket memiliki bahan dan konstruksi yang sama. Ada songket yang menggunakan serat dasar tertentu dengan benang hias yang membutuhkan penanganan khusus.

Jika baju songket memiliki detail rumit, payet, bordir, atau lapisan tertentu, jangan langsung memasukkannya ke mesin cuci. Untuk busana bernilai tinggi atau memiliki konstruksi sangat rumit, pertimbangkan menggunakan jasa laundry profesional yang memahami penanganan kain khusus.

2. Hindari mesin cuci dan sikat kasar

Jika baju memang dapat dicuci manual, gunakan tangan dengan gerakan yang sangat lembut. Jangan mengucek keras, memelintir, atau menyikat permukaan kain.

Menurut Cleanipedia, kain songket sebaiknya dicuci secara manual dan tidak menggunakan mesin cuci, deterjen keras, maupun sikat karena dapat merusak tekstur serta bagian benang hiasnya.

Gunakan air bersih dengan suhu normal dan hindari air panas. Perendaman terlalu lama juga sebaiknya dihindari.

3. Jangan menjemur di bawah matahari langsung

Setelah dicuci, jangan memeras baju songket dengan cara dipelintir. Cukup tekan perlahan untuk mengurangi air, kemudian angin-anginkan di tempat yang teduh.

Paparan matahari langsung dalam waktu lama dapat memengaruhi warna kain. Posisi baju juga sebaiknya diatur agar bagian yang rentan tidak menerima panas berlebihan.

4. Setrika dengan perlindungan kain

Baju songket yang kusut tidak boleh langsung ditempelkan pada permukaan setrika yang panas. Letakkan kain tipis sebagai pelapis antara setrika dan songket.

Gunakan suhu yang sesuai dengan bahan dasar kain. Cara ini membantu mengurangi risiko kerusakan pada tekstur serta benang hias yang menjadi ciri khas songket.

5. Jangan sembarangan melipat

Penyimpanan menjadi bagian penting yang sering dilupakan. Bekas lipatan yang terlalu lama dapat membuat bagian tertentu dari kain mengalami tekanan terus-menerus.

Cleanipedia merekomendasikan penyimpanan songket dengan cara digantung atau digulung sebagai alternatif agar kain tidak memiliki bekas lipatan yang terlalu kuat.

Gunakan lemari yang bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara cukup. Hindari menyimpan songket dalam kondisi masih lembap karena dapat memicu munculnya jamur.

6. Angin-anginkan setelah digunakan

Baju songket yang baru dipakai sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke lemari. Angin-anginkan terlebih dahulu sampai kelembapannya hilang.

Kebiasaan sederhana ini penting terutama setelah baju digunakan dalam acara yang berlangsung berjam-jam. Keringat dan kelembapan yang tertinggal dapat membuat kain lebih cepat berbau atau mengalami masalah selama penyimpanan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

7. Gunakan dengan hati-hati

Perawatan tidak hanya dilakukan setelah baju dicuci. Saat mengenakannya, hindari aksesori yang memiliki ujung tajam karena dapat menarik benang tenun. Parfum juga sebaiknya tidak disemprotkan langsung ke permukaan kain.

Merawat baju songket memang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan pakaian sehari-hari. Namun, usaha tersebut sebanding dengan nilai keindahan dan budaya yang terdapat di dalamnya. Songket bukan sekadar busana, tetapi bagian dari kekayaan tekstil tradisional Indonesia. Museum Tekstil sendiri memiliki peran sebagai pusat pelestarian wastra Indonesia, sementara publikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menempatkan songket sebagai salah satu bentuk kain tradisional Indonesia.

Dengan mencuci secara lembut, menghindari panas berlebihan, menyimpan dalam kondisi kering, serta memperlakukannya dengan hati-hati, baju songket dapat tetap cantik dan digunakan dalam berbagai kesempatan selama bertahun-tahun. [DW]

Tags: Ini Cara Tepat Merawat Baju Songket agar Tetap Awet
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inilah Kelebihan Bahan Jersey untuk Gamis tapi Ketahui Juga Kekurangannya

Next Post

Membaca Alfatihah setelah Shalat Bukan Bid’ah

Next Post
Menumbuhkan Muroqobah atau Pengawasan Allah

Membaca Alfatihah setelah Shalat Bukan Bid'ah

Masker Mentimun Memberikan Kesegaran pada Kulit Kusam

Masker Mentimun Memberikan Kesegaran pada Kulit Kusam

Aktivis Muda Tiduran di Jalan Pasar Unpad dan Rektorat dalam Aksi Palestina

Aktivis Muda Tiduran di Jalan Pasar Unpad dan Rektorat dalam Aksi Palestina

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9364 shares
    Share 3746 Tweet 2341
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11776 shares
    Share 4710 Tweet 2944
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Kisah Julia Prastini, Dulu Benci Islam Sekarang Mualaf Hafidz Qur’an

    222 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2416 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Ular dan Penampakan Jin

    532 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Kreasi Talas Lezat untuk Menu Rumahan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4239 shares
    Share 1696 Tweet 1060
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga