• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 28 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Merayakan Idul Adha yang Berbeda

10/07/2022
in Editorial
Merayakan Idul Adha yang Berbeda

Ilustrasi, foto: gaphotoworks.com

84
SHARES
646
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UNTUK kesekian kalinya, umat Islam di Indonesia merayakan Idul Adha dalam tanggal yang berbeda. Sama-sama tanggal 10 Zulhijjah, tapi di hari yang berbeda.

Umat Islam Indonesia merayakan Hari Raya Idul Adha dalam hari yang berbeda. Sama-sama di tanggal 10 Zulhijjah, tapi harinya berbeda: Sabtu dan Ahad.

Dua ormas besar Islam memiliki perhitungan tersendiri. Muhammadiyah menentukannya pada Sabtu kemarin. Sementara Nahdhatul Ulama dan pemerintah menyepakatinya pada Ahad.

Sungguh pun dalam dua hari yang berbeda, perayaan Idul Adha tetap semarak di berbagai daerah. Tak ada gesekan meski berbeda.

Hal ini menunjukan untuk kesekian kalinya tentang kematangan umat Islam di negeri ini. Suatu keadaan yang mungkin tidak begitu di negeri lain.

Pemahaman umat di negeri ini bukan sekadar pada teoritis. Tapi juga menyatu dalam kenyataan amal di kehidupan nyata.

Keputusan Idul Adha pada Sabtu dan Ahad merupakan dua ijtihad dengan hasil berbeda. Umat Islam sangat memahami bahwa hasil ijtihad tidak bisa dikalahkan dengan ijtihad yang hasilnya berbeda. Itu merupakan kaidah fikih yang sudah dipahami bersama.

Yang ada adalah saling menghormati dan menghargai. Yang ingin merayakan pada Sabtu dipersilakan, begitu pun yang di Ahad ini.

Masing-masing punya hujjah yang kuat. Dan, sudah bukan waktunya lagi untuk mengadu hujjah yang dilatarbelakangi oleh ego kelompok.

Dalam pengalaman menyepakati dua keputusan yang berbeda ini, rasanya umat Islam Indonesia yang paling bijak. Meskipun, para pengikut dari dua hasil ijtihad itu bukan dalam jumlah kecil. Melainkan, puluhan bahkan ratusan juta orang.

Kalau saja dinamika ini terjadi di Arab Saudi, rasanya sulit membayangkan apa yang akan terjadi. Tentu ini tidak bermaksud untuk mengecilkan negeri muslim mana pun.

Pemahaman dan kedewasaan dalam berbeda inilah yang menjaga ratusan juta umat Islam di negeri ini selalu bersatu dalam perbedaan.

Inilah di antara makna pengorbanan dalam sisi lain. Yaitu, pengorbanan ego kelompok demi persatuan dan kemaslahatan bersama. [Mh]

 

Tags: Merayakan Idul Adha yang Berbeda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Persiapan Penting bagi Keluarga Muslim Sambut Idul Adha

Next Post

Suami Istri Menjauhi Perilaku yang Menghancurkan Keharmonisan

Next Post
Sambutlah Suamimu maka Dirimu akan Disayang

Suami Istri Menjauhi Perilaku yang Menghancurkan Keharmonisan

KEMENKOPUKM Salurkan Hewan Kurban Kepada BAZNAS

KEMENKOPUKM Salurkan Hewan Kurban Kepada BAZNAS

Resep Sate Maranggi, Ide Menu BBQ-an Bersama Keluarga saat Idul Adha

Resep Sate Maranggi, Ide Menu BBQ-an Bersama Keluarga saat Idul Adha

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8751 shares
    Share 3500 Tweet 2188
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11515 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3938 shares
    Share 1575 Tweet 985
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga