• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Betapa Piciknya Eropa

01/09/2020
in Editorial
72
SHARES
552
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Akhir pekan lalu menjadi deretan hari yang menjadi saksi betapa piciknya Eropa. Mereka membakar, menendang, dan meludahi Alquran seolah sampah menjijikkan. Bagaimana mungkin masyarakat yang mengklaim sebagai pelopor kebebasan ini jauh lebih terbelakang dari negara berkembang sekali pun. Agama itu keyakinan, bukan baju yang bisa dipakai dan dilepas.

Setelah Polandia, Swedia, gelombang kebencian terhadap Islam dipertontonkan masyarakat di Norwegia. Demonstran yang sebagian besar anak muda ini meluapkan kebencian mereka terhadap Islam dan kaum muslimin. Terutama, mereka yang kini menjadi pendatang.

Salah satu luapan kebencian itu, mereka meludahi Alquran. Seraya meneriakkan yel-yel rasis anti Islam, sebuah mushaf Alquran mereka sobek selanjutnya mereka ludahi.

Apa yang mereka lakukan sebenarnya mengungkapkan sisi lain siapa mereka sebenarnya. Bahwa, hanya casingnya saja mereka seperti masyarakat maju, tapi nalarnya jauh sangat terbelakang.

Di negara-negara berkembang seperti kawasan Asia Tenggara, nyaris belum pernah dijumpai adanya kelompok besar masyarakat yang begitu membenci agama lain dengan cara menistakan kitab suci sebuah agama.

Kita mungkin bisa tidak percaya kalau perilaku bar-bar ini sungguh terjadi di negara-negara Eropa. Dari segi pendidikan mereka lebih unggul dari kawasan mana pun. Dan dari sisi ekonomi, kehidupan mereka jauh dari layak untuk ukuran kawasan Asia Tenggara, terlebih lagi Afrika. Apa yang salah di kepala mereka?

Kalau pun persoalannya pada ketidaksukaan terhadap agama Islam. Apakah dengan cara itu bisa menjadi jalan keluar. Kenapa harus Alquran yang dinistakan. Sudahkah mereka menemukan hal-hal yang merusak dalam ayat Alquran. Kenapa Alquran seperti narkoba yang pantas dibakar, ditendang, dan diludahi.

Persoalan kitab suci, ajaran agama; merupakan wilayah pemikiran dan keyakinan. Jika dianggap tidak sesuai dengan budaya lokal, kenapa tidak dilakukan dengan cara diskusi terbuka tentang Alquran dan Islam. Di situlah bisa diuji secara ilmiah, apa yang menakutkan dari Islam dan Alquran. Dan di situ pula, akan ditemukan titik temu dua pihak yang bertolak belakang.

Kedua, membendung sebuah ajaran agama di zaman globalisasi seperti saat ini bisa diumpamakan seperti membendung air di musim penghujan. Sebuah upaya sia-sia yang justru merugikan pelakunya.

Kenapa Eropa harus menyimpan ketakutan terhadap Islam? Apakah Eropa akan berubah menjadi Timur Tengah ketika warganya banyak menjadi muslim. Kenapa tidak menelisik tetangga mereka seperti Inggris. Apakah negara yang disegani dunia itu berubah menjadi sosok yang mereka takutkan setelah banyak warganya menerima Islam.

Ketiga, apakah mereka tidak membuka sejarah, siapa yang sebenarnya sangat berjasa menjadikan Eropa seperti sekarang ini. Sejak kapan Eropa mengenal ilmu pengatahuan dan teknologi. Siapa yang mengajarkan itu semua?

Eropa sebelum masuknya Islam di abad pertengahan tak lebih dari sekumpulan orang bar-bar yang berparas bagus dan berkulit putih. Mereka saling bunuh. Saling berperang satu sama lain. Tidak ada cara berpikir ilmiah. Tidak ada kedokteran, yang marak justru perdukunan dan sihir.

Apakah mereka bisa seperti sekarang ini jika tidak disentuh Islam? Semua tokoh-tokoh ilmuwan Eropa yang ada selalu memiliki kaitan dengan peradaban Islam di Cordoba dan Andalusia yang pernah menjadi pusat peradaban Islam di Eropa di abad pertengahan.

Apa yang salah dengan Islam dan Alquran? Semakin mereka mempertontonkan Islamofobia, semakin dunia merasa miris dengan generasi baru Eropa yang sangat memprihatinkan. Generasi yang tidak bisa berdiskusi secara ilmiah. Yang mereka bisa hanya membakar, merobek, dan meludahi Alquran.

Agama itu keyakinan. Ia hidup dalam hati dan pikiran manusia, dan terefleksikan dalam kehidupan nyata melalui tindakan dan kerja. Jadi, bukan seperti baju yang jika dipaksa bisa ditanggalkan, atau diganti dengan model baju lain sesuai selera lingkungan yang menginginkan. (Mh)

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Exclusive Guide Book Jakarta Culinary & Hangout Spots, Buku Panduan Kuliner dan Tempat Kongkow di Jakarta Resmi Diluncurkan

Next Post

Ini Deretan Pasangan Artis Muda yang Dikarunia Anak Selama Pandemi Covid-19

Next Post

Ini Deretan Pasangan Artis Muda yang Dikarunia Anak Selama Pandemi Covid-19

Yuk, Ikuti Beasiswa Kuliah S1 dan S2 di University Sciences Po Prancis

Sajian Makan Siang Mudah dengan Empal Daging Rice Cooker

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6163 shares
    Share 2465 Tweet 1541
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1752 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga