• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Belajar Sabar dari Antrean

06/04/2022
in Editorial
Minyak Goreng Masih Langka

Ilustrasi, foto: cirebon.inews.id

89
SHARES
685
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANTREAN menjadi fenomena baru satu bulan belakangan ini. Puncaknya, tiga hari terakhir ini.

Umumnya warga saat ini akhirnya membiasakan diri dalam antre. Awalnya antre dilakukan oleh sebagian besar emak-emak untuk mendapatkan minyak goreng harga normal.

Namun kini, antrean bukan hanya tentang minyak goreng. Melainkan juga, bensin, solar, dan entah apa lagi nantinya.

Tentang minyak goreng, antrean memang bukan lagi untuk memperoleh yang kemasan. Tapi untuk memperoleh yang curah. Biasanya, ini dilakukan oleh usaha kecil rumahan seperti pedagang gorengan.

Di Cirebon, antrean untuk dapat minyak goreng curah bahkan butuh hampir setengah hari. Mereka umumnya pedagang gorengan yang butuh sekitar 36 liter untuk satu pekan berdagang.

Mereka membawa dirigen ukuran 40 liter ke agen sejak selepas tarawih. Dirigen-dirigen dari sekian banyak pemilik disusun begitu rapih agar tidak saling curang.

Sekitar jam 10 malam, mereka sudah siap di lokasi antrean. Ada yang membawa bekal makanan untuk sahur. Padahal, agen baru buka pada pagi hari.

Begitu pun yang terlihat di Kulonprogo Yogyakarta. Ratusan ibu-ibu antre di sepanjang jalan menuju kios agen minyak goreng curah. Umumnya mereka sebagai pelaku usaha kecil dan rumahan.

Kenapa harus antre? Karena harga di agen dipatok dalam harga eceran tertinggi sebesar Rp 15.500 per liter. Sementara harga jenis kemasan sebesar Rp 25.000 per liter. Itulah yang membuat mereka rela antre.

“Sedih, ya. Habis mau gimana lagi?” ucap salah seorang ibu yang rela berpanas-panasan antre.

Dari sudut yang lain, ada antrean panjang truk menuju SPBU. Paling cepat empat jam mereka baru bisa dapat giliran membeli solar. Itu pun kalau nggak kehabisan.

Dan dua hari terakhir ini, para pengemudi truk yang antre kini juga ditemani pengendara mobil umum. Mereka antre untuk mendapatkan bensin jenis pertalite yang kini mulai langka.

Begitu pun dengan pengendara sepeda motor yang akhirnya juga ikut dalam antrean panjang. Mereka antre untuk mendapatkan bensin pertalite yang masih dengan harga lama sebesar Rp 7.600.

Antrean di pom bensin ini terjadi setelah jenis pertamax naik menjadi Rp 12.500 dari harga sebelumnya sebesar Rp 9.000.

Bangsa Indonesia yang sebelumnya dikenal umumnya susah untuk diajak antre, kini mau nggak mau ikut tertib antre. Ya kalau nggak mau antre, nanti bisa nggak dapat barang yang akan dibeli. Masalahnya, itu barang kebutuhan pokok.

Syukurnya, semua peristiwa serba antre itu berlangsung seiring dengan masuknya Bulan Suci Ramadan. Dan orang yang berpuasa wajib sabar.

Mungkin, mereka yang bertugas menaikkan harga-harga itu paham betul dengan hikmah Ramadan. Dan hikmah utamanya adalah sabar dan menahan nafsu.

Ya, mau apa lagi. Petik saja hikmahnya. Yaitu, belajar sabar dalam antrean. Antrean panjang yang mungkin saja sangat merugikan, dari waktu dan tentu saja tenaga. [Mh]

 

 

Tags: Belajar Sabar dari Antrean
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Amir bin Fuhairah, Sahabat yang Jenazahnya Diangkat ke Langit oleh Malaikat

Next Post

Seperti Rezeki Burung

Next Post
Seperti Rezeki Burung

Seperti Rezeki Burung

Setelah Shalat Witir

Doa Setelah Shalat Witir yang Dianjurkan Rasulullah

Tidak Semua Orang Berpuasa Mendapatkan Kenaikan Takwa

Tidak Semua Orang Berpuasa Mendapatkan Kenaikan Takwa

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8995 shares
    Share 3598 Tweet 2249
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4715 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11641 shares
    Share 4656 Tweet 2910
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4064 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3512 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga