• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Anies, Nasdem, dan PKS

04/10/2022
in Editorial
Anies, Nasdem, dan PKS

Ilustrasi, foto: tribunnews.com

96
SHARES
740
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANIES Baswedan akhirnya resmi dicalonkan sebagai Capres dari Partai Nasdem. Deklarasi yang dipimpin langsung Ketua Umum, Surya Paloh, berlangsung pada Senin (3/10). Bagaimana PKS?

Akhirnya, Partai Nasdem resmi mengumumkan siapa capres yang mereka usung. Sosok yang diusung tak lain, Anies Baswedan.

Ketika ditanya kenapa Nasdem memilih Anies, Surya Paloh dengan politis mengatakan, “Why not the best?”

Boleh jadi makna the best yang dimaksud adalah pada hasil survei terbaru sejumlah lembaga yang mendudukkan Anies pada peringkat pertama capres pilihan rakyat. Salah satu lembaga survei itu adalah CSIS.

Padahal, dari garis ideologi, CSIS boleh jadi lebih dekat ke kubu lain yang bukan memihak pada Anies Baswedan. Bisa dibilang, itulah hasil survei objektif dari sebuah lembaga yang cukup kredibel.

Pertanyaannya, kenapa deklaratornya Nasdem dan bukan PKS? Bukankah Anies secara sosial politik lebih dekat ke PKS daripada ke Nasdem.

Jawaban tentang ini boleh jadi masih rahasia strategi tiga partai calon koalisi pengusung Anies, yaitu Nasdem, PKS, dan Demokrat.

Tapi, sekali lagi, kedekatan sosial politik partai maupun massa akar rumputnya, PKS jauh lebih ‘pantas’ sebagai deklarator pengusung Anies daripada yang lain.

Hal itu juga telah dibuktikan ketika pilgub DKI 2017 lalu. PKS bisa dibilang sebagai tulang punggung untuk kesuksesan Anies sebagai gubernur DKI.

Beberapa waktu terakhir pun PKS sudah memperlihatkan secara simbolik tentang siapa capresnya. Di antaranya ketika Anies disambut meriah di kantor DPP PKS. Begitu pun ketika kemeriahan milad PKS di Istora Senayan, Mei lalu.

Apakah ada ketidak-kompakan pimpinan PKS tentang Anies? Rasanya PKS tidak memiliki tradisi seperti itu. Kalau Majelis Syuro sudah memutuskan A, maka semua kader termasuk pimpinan akan memilih A. Bukan B, C, dan lainnya.

Apakah soal dukungan dana yang dirasakan berat oleh PKS? Tentang ini, kalkulasinya agak berbeda khusus untuk kasus mendukung Anies. Karena begitu banyak relawan termasuk konglomerat yang siap dukung Anies.

Selain itu, posisi PKS selama ini memang sudah ‘dimaklumi’ para politisi. Yaitu, kekuatan partai kader ini bukan pada finansialnya. Melainkan pada mobilisasi gerak kadernya. Dan hal ini menjadikan PKS sebagai partai unik sekaligus langka.

Jadi, kenapa bukan PKS, tapi Nasdem yang lebih dahulu mendeklarasikan Anies? Padahal dari segi perolehan suara di pemilu lalu, posisinya keduanya nyaris sama kuat.

Boleh jadi, karena sosok Anies sebagai calon yang tidak biasa di situasi dan kondisi yang luar biasa. Yaitu, ketika hampir seluruh jagat elit politik ramai-ramai menjegal Anies.

Apa saja bisa distigmakan kepada Anies. Salah satunya stigma ‘kadrun’ karena Anies secara biologis merupakan warga keturunan Arab.

Ketika stigma ini pudar, muncul lagi stigma yang lebih ideologis atau ke arah basis Islamnya. Yaitu apa yang disebut dengan politik identitas.

Dari dua stigma ini, PKS merupakan partai yang paling bisa dipukul sekaligus dengan sosok Anies. Artinya, ketika dua stigma itu mengerucut pada stigma pemberlakuan syariat Islam, keadaannya menjadi begitu match atau sangat beralasan.

Anies memang sulit jika distigmakan dengan isu korupsi, karbitan, tidak kompeten, apalagi PKI. Tapi sangat ‘empuk’ untuk diserang dari sisi stigma ‘kadrun’ dan syariat Islamnya.

Dengan Nasdem sebagai deklarator Anies, dan bukan PKS, rasanya serangan yang hampir pasti dialamatkan ke Anies itu bisa buyar dengan sendirinya.

Bagi umat Islam yang mayoritas di negeri ini, siapa pemimpin berikutnya merupakan hal yang sudah ditakdirkan jauh sebelum gonjang-ganjing ini berlangsung.

Yang bisa dilakukan umat adalah ikhtiar dan doa. Khususnya, untuk kemaslahatan bangsa dan negara Indonesia ke depannya. [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Aniesdan PKSNasdem
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Laki-Laki Tinggi dengan Wajah Bercahaya dan Hati Khusyuk

Next Post

5 Hal yang Dilakukan Rasulullah sebelum Melaksanakan Shalat Tahajud

Next Post
5 hal yang dilakukan Rasulullah sebelum tahajud

5 Hal yang Dilakukan Rasulullah sebelum Melaksanakan Shalat Tahajud

Ayam Bombay Panggang, Ide Makan Malam Istimewa

Ayam Bombay Panggang, Ide Makan Malam Istimewa

Kisah Pencuri dan Malik Ibnu Dinar

Apa itu Ushul Fiqh?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9707 shares
    Share 3883 Tweet 2427
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1486 shares
    Share 594 Tweet 372
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2624 shares
    Share 1050 Tweet 656
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11899 shares
    Share 4760 Tweet 2975
  • Hobi Berbagi Gunting Kuku dengan Keluarga? Dokter Kulit Ungkap Risiko di Baliknya!

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2542 shares
    Share 1017 Tweet 636
  • Wisata Satwa: Hiburan Manusia atau Bentuk Eksploitasi Hewan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4391 shares
    Share 1756 Tweet 1098
  • Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga