ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 09 Juli 2020 | 19 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
DUNIA

Pengalaman Pertama para WNI Tarawih di Amerika

17 May 2019 09:15:25
Pengalaman Pertama para WNI Tarawih di Amerika

ChanelMuslim.com - Menjalankan ibadah puasa jauh di negeri orang pada saat Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri. Simak pengalaman beberapa Muslim Indonesia di AS dalam melaksanakan ibadah puasa sekaligus sholat tarawih pertama kalinya di negeri empat musim ini.

Bulan Ramadhan tahun ini, masyarakat Muslim Amerika melaksanakan ibadah puasa di tengah-tengah musim semi. Lama puasa kali ini rata-rata mendekati 16 jam. Sejumlah persiapan pun dilakukan, baik fisik maupun mental. Alda Hamid, yang pernah bekerja di rumah produksi di Jakarta dan belum setahun ini menetap di Maryland, merasa senang, karena ini juga yang pertama kalinya ia berpuasa dengan status menikah.

“Alhamdulillah seneng banget. Sahur bisa bareng, buka puasa juga bareng. Sholat sekarang sudah ada imam-nya,” kata Alda.

Jam puasa yang panjang di Amerika menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah Muslim asal Indonesia, yang baru pertama kali melaksanakan Ramadhan di Amerika.

Hasna Fadhilah merasakan sholat tarawih agak larut, karena waktu maghrib saja sekitar pukul 8 malam di Washington DC. Dosen IPDN Jatinagor yang sedang menjalani fellowship dengan Religious Freedom Institute itu merasa khawatir karena sholat tarawih berakhir pukul10-11 malam.

“Dengan kondisi ini, kadang saya khawatir untuk pergi, namun kemudian di hari ke-dua tarawih, dari komunitas masjid banyak yang menawarkan tumpangan ke rumah,” kata Hasna Fadhilah.

Khawatir akan waktu puasa yang bisa mencapai 16 jam di Amerika, tidak pernah dialami Irwan Saputra. Mahasiswa yang juga menjabat sebagai Vice President di Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias DC), melaksanakan sholat tarawih malam pertama Ramadhan di IMAAM Center, Maryland.

“Tapi, karena lokasi yang sangat jauh, malam selanjutnya saya shalat di apartemen dengan kawan di apartemen yang juga muslim dari Afghanistan. Saya selalu jadi imam di shalat kami,” kata Iwan.

Maryam Nisywa sangat menikmati puasa 16 jam di Washington D.C., dengan tetap menahan lapar dan nafsu sepanjang hari. Mahasiswa George Washington University itu, bersyukur dengan cuaca musim semi yang sejuk dan beruntung dapat melaksanakan tarawih bersama keluarga yang sedang menetap di Amerika.

“Semenjak hari pertama tarawih, kami mengundang beberapa kerabat dekat untuk melaksanakan shalat tarawih di rumah kami,” kata Maryam Nisywa.

Rizki Harahap yang pernah tinggal di Jakarta dan Medan, kini bermukim di Durham, North Carolina. Beberapa masjid di kota tempat Rizki kuliah dan tinggal bersama anak dan istrinya, menyelenggarakan tarawih berjamaah.

“Menariknya, Duke University Centre of Muslim Life (CML) juga menyelenggarakan buka bersama, sholat tarawih berjamaah, dan pengajian selama Ramadhan,” jelas Rizki.

Sementara itu Mauliyah asal Yogjakarta menangis terharu untuk pertama kali bisa menjalankan Ramadhan dan sholat tarawih pertamanya di Islamic Center of San Diego. Mauliyah mengungkapkan sholat tarawih di sini tampak seperti perpaduan antara NU dan Muhammadiyah dan ia tidak merasa canggung untuk menyesuaikannya.

“Sholat tarawih dilakukan sebanyak delapan rakaat, sama seperti orang Muhammadiyah, dan ketika sholat witir mereka menggunakan bacaan doa qunut, sama seperti orang NU di Indonesia,” kata Mauliyah.[ah/voaindonesia]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
09 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga