• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (2)

05/01/2022
in Cerpen
Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)
92
SHARES
705
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pada bagian satu, kita telah membahas sudut pandang orang pertama dalam menulis cerpen. Berarti, masih ada dua sudut pandang lain yang bisa kita pilih. POV ini sangat penting untuk kita pahami agar cerita kita bisa fokus dan jelas sehingga pembaca mudah memahaminya.

Baca Juga: Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen

POV 2

Sudut pandang ini biasanya kita bertindak seolah-olah sebagai tokoh sampingan/sebagai pengamat satu tokoh saja. Sama seperti POV 1. POV 2 ini hanya bisa menceritakan apa saja hal-hal yang ditangkap oleh pancaindra.

Ini POV yang cukup sulit digunakan. Sebab, tokoh sampingan tidak selalu ada. Dalam POV ini, kita bercerita seolah-olah sedang mengamati orang yang berada di dekat kita.

Jadi, pakai kata ‘Kamu, kau, engkau dan semacamnya’ Misal, engkau berjalan secara perlahan. Memastikan bahwa kau tidak meninggalkan dia di belakang.

POV ini jarang digunakan dalam novel-novel karena memang POV yang sangat-sangat terbatas dan rentan terjadi kesalahan/kebocoran POV.

Kalau mau pakai POV ini, mungkin bisa mulai dari sudut pandang orang sampingan. Sama-sama menceritakan tokoh lain, bukan dirinya.

Contoh= Kau berlari mendekati Jason.

POV 3

Terakhir, sudut pandang inilah yang bisa dibilang paling mudah digunakan. Karena, kita bisa bebas menuliskan isi hati, dan pikiran tokoh lain.

Kalau POV 1 hanya sebagai tokoh aku dan POV 2 sebagai pengamat, maka POV 3 ini bisa dibilang kita sebagai penulis yang tahu segalanya, sehingga bisa menceritakan apa-apa yang tidak bisa ditangkap oleh pancaindra, seperti pikiran tokoh lain dan perasaan si tokoh lain.

Sudut pandang orang ketiga serba tahu

Sederhananya, di sini kita bisa menuliskan sudut pandang semua tokoh yang ada dalam cerita, mulai dari pikiran dan perasaannya bahkan.

Contoh: Bella dan Ridho saling berpapasan. Mereka berdua tidak menyangka akan bertemu dalam kondisi yang seperti ini.

Jantung Bella berdegup cepat karena tidak siap untuk pertemuan tersebut. Sementara itu, pikiran Ridho tidak karuan. Pria itu belum menyiapkan gombalan-gombalan cinta untuk memikat hati Bella.

Sudut pandang orang ketiga terbatas

Sesuai namanya, sudut pandang ini sangatlah terbatas hanya pada satu tokoh saja. Bedanya apa sama POV 1?

Bedanya adalah kita di sini bertindak sebagai penulis yang mengamati salah satu tokoh itu, bukan bertindak sebagai orang yang bercerita.

Ibaratnya, kalau kita pakai POV 1, itu, ‘kan seolah-olah si tokoh menceritakan dari sudut pandangnya. Sementara itu, kalau sudut pandang orang ketiga terbatas ini, cerita itu berasal dari sudut pandang penulis yang hanya mengamati salah satu tokoh.

Sahabat Muslim, itulah ketiga sudut pandang yang bisa dipilih. Bagi yang baru memulai menulis, maka direkomendasikan untuk memakai POV 3. Namun, kalau ingin mencoba POV 1 atau 2, maka sangat diperbolehkan. [Cms]

Tags: Sudut pandang menulis cerpen
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Next Post

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

Next Post
MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

Dahulukan Mana, Menikah atau Menuntut Ilmu?

Dahulukan Mana, Menikah atau Menuntut Ilmu?

10 Cara Atasi Asam Lambung Naik

10 Cara Atasi Asam Lambung Naik

  • Mengenal Anger Release

    Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4018 shares
    Share 1607 Tweet 1005
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8912 shares
    Share 3565 Tweet 2228
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11600 shares
    Share 4640 Tweet 2900
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3483 shares
    Share 1393 Tweet 871
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4690 shares
    Share 1876 Tweet 1173
  • Resmikan STAI Aisyah Binti Abu Bakar, Menag Berharap Lulusannya Memiliki Pemahaman Keislaman Kuat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Memperbaiki Kuku Setelah Memakai Manikur Gel

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1916 shares
    Share 766 Tweet 479
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga