• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (2)

05/01/2022
in Cerpen
Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)
91
SHARES
697
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pada bagian satu, kita telah membahas sudut pandang orang pertama dalam menulis cerpen. Berarti, masih ada dua sudut pandang lain yang bisa kita pilih. POV ini sangat penting untuk kita pahami agar cerita kita bisa fokus dan jelas sehingga pembaca mudah memahaminya.

Baca Juga: Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen

POV 2

Sudut pandang ini biasanya kita bertindak seolah-olah sebagai tokoh sampingan/sebagai pengamat satu tokoh saja. Sama seperti POV 1. POV 2 ini hanya bisa menceritakan apa saja hal-hal yang ditangkap oleh pancaindra.

Ini POV yang cukup sulit digunakan. Sebab, tokoh sampingan tidak selalu ada. Dalam POV ini, kita bercerita seolah-olah sedang mengamati orang yang berada di dekat kita.

Jadi, pakai kata ‘Kamu, kau, engkau dan semacamnya’ Misal, engkau berjalan secara perlahan. Memastikan bahwa kau tidak meninggalkan dia di belakang.

POV ini jarang digunakan dalam novel-novel karena memang POV yang sangat-sangat terbatas dan rentan terjadi kesalahan/kebocoran POV.

Kalau mau pakai POV ini, mungkin bisa mulai dari sudut pandang orang sampingan. Sama-sama menceritakan tokoh lain, bukan dirinya.

Contoh= Kau berlari mendekati Jason.

POV 3

Terakhir, sudut pandang inilah yang bisa dibilang paling mudah digunakan. Karena, kita bisa bebas menuliskan isi hati, dan pikiran tokoh lain.

Kalau POV 1 hanya sebagai tokoh aku dan POV 2 sebagai pengamat, maka POV 3 ini bisa dibilang kita sebagai penulis yang tahu segalanya, sehingga bisa menceritakan apa-apa yang tidak bisa ditangkap oleh pancaindra, seperti pikiran tokoh lain dan perasaan si tokoh lain.

Sudut pandang orang ketiga serba tahu

Sederhananya, di sini kita bisa menuliskan sudut pandang semua tokoh yang ada dalam cerita, mulai dari pikiran dan perasaannya bahkan.

Contoh: Bella dan Ridho saling berpapasan. Mereka berdua tidak menyangka akan bertemu dalam kondisi yang seperti ini.

Jantung Bella berdegup cepat karena tidak siap untuk pertemuan tersebut. Sementara itu, pikiran Ridho tidak karuan. Pria itu belum menyiapkan gombalan-gombalan cinta untuk memikat hati Bella.

Sudut pandang orang ketiga terbatas

Sesuai namanya, sudut pandang ini sangatlah terbatas hanya pada satu tokoh saja. Bedanya apa sama POV 1?

Bedanya adalah kita di sini bertindak sebagai penulis yang mengamati salah satu tokoh itu, bukan bertindak sebagai orang yang bercerita.

Ibaratnya, kalau kita pakai POV 1, itu, ‘kan seolah-olah si tokoh menceritakan dari sudut pandangnya. Sementara itu, kalau sudut pandang orang ketiga terbatas ini, cerita itu berasal dari sudut pandang penulis yang hanya mengamati salah satu tokoh.

Sahabat Muslim, itulah ketiga sudut pandang yang bisa dipilih. Bagi yang baru memulai menulis, maka direkomendasikan untuk memakai POV 3. Namun, kalau ingin mencoba POV 1 atau 2, maka sangat diperbolehkan. [Cms]

Tags: Sudut pandang menulis cerpen
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Next Post

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

Next Post
MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

Dahulukan Mana, Menikah atau Menuntut Ilmu?

Dahulukan Mana, Menikah atau Menuntut Ilmu?

10 Cara Atasi Asam Lambung Naik

10 Cara Atasi Asam Lambung Naik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8373 shares
    Share 3349 Tweet 2093
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4293 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3777 shares
    Share 1511 Tweet 944
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga