• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 23 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

05/01/2022
in Cerpen
Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)
86
SHARES
660
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dalam menulis cerpen, setidaknya ada tiga sudut pandang yang bisa kita pilih untuk digunakan. Sudut pandang atau kita juga mengenalnya sebagai Point of View (POV) adalah kita bercerita dengan pandangan siapa dalam cerita itu.

Baca Juga: Self Editing dalam Menulis Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen

POV 1

Sudut pandang ini adalah ketika kita memilih bercerita melalui sudut pandang salah satu tokoh yang ada dalam cerita kita.

Nantinya, tokoh yang kita pilih itu akan berperan sebagai “Aku”. Jadi, kita bercerita dari sudut pandang si tokoh aku tersebut.

Intinya, kalau main game, ibaratnya kita memilih salah satu karakter game, sehingga seolah-olah kita melihat segala sesuatunya dari sudut pandang si karakter game itu.

Kita tidak bisa melihat dari sudut pandang karakter game lain. Selain itu, kita hanya bisa menceritakan hal-hal yang ditangkap oleh pancaindra si tokoh aku ini.

Contoh: Aku melihatmu membaca.

Di sini, si tokoh tidak bisa membacs pikiran atau perasaan tokoh lain. Alasannya adalah karena memang hal-hal tersebut tidak bisa ditangkap dengan pancaindra.

Contoh yang kurang tepat: Rio berpikir bahwa aku tidak secantik yang dibayangkan.

Ini tidak bisa dipakai karena tidak mungkin si tokoh aku tahu apa yang dipikirkan si Rio) kecuali emang kita mau buat cerita fantasi yang menjelaskan si tokoh punya kemampuan membaca pikiran orang misalnya.

Kemudian, sudut pandang POV 1 ini bisa dibagi lagi jadi dua.

Sudut pandang orang pertama pelaku utama.

Sederhananya, tokoh Aku yang kita pilih itu adalah tokoh yang memang berperan jadi tokoh utama. Jadi, ceritanya memang bercerita tentang si tokoh aku.

Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan.

Sementara itu, sudut pandang ini tokoh yang kita pilih sebagai tokoh aku bukanlah seorang tokoh utama.

Ini bisa siapa aja, entah antagonis, tritagonis, atau siapa pun. Intinya, cerita itu bukan menceritakan tentang si tokoh aku, melainkan cerita orang lain. Bisa saja kita milih POV 1 dari anak seorang presiden.

Jadi, sebenarnya tokoh utamanya adalah si presiden itu sendiri. Namun, ketika kita memutuskan memakai POV 1 dan memilih salah satu tokoh yang mau dijadiin tokoh aku itu, maka kita bisa berpikirnya bahwa si tokoh aku itu sudah pasti tokoh utama atau tokoh yang punya peran penting di cerita.

Akan tetapi, banyak juga yang memakai sudut pandang sampingan ini. Jadi, si tokoh aku ini tugasnya memang menceritakan kisah orang lain. [Cms]

(Bersambung pada bagian kedua)

Tags: POVSudut pandang dalam menulis cerpen
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Masjid Tertua di Hong Kong

Next Post

Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Next Post
Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Revolusi Industri 4.0 Mengubah Siapa Diri Kita

Revolusi Industri 4.0 Mengubah Siapa Diri Kita

Cara Membuat Filipino Choco Bread Super Nyoklat

Cara Membuat Filipino Choco Bread Super Nyoklat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9165 shares
    Share 3666 Tweet 2291
  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5240 shares
    Share 2096 Tweet 1310
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11706 shares
    Share 4682 Tweet 2927
  • Buka Aura, Bagaimana Hukumnya menurut Syariah?

    5632 shares
    Share 2253 Tweet 1408
  • 8 Keutamaan Shalawat Nabi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4146 shares
    Share 1658 Tweet 1037
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    174 shares
    Share 70 Tweet 44
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga