• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 17 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

28/11/2021
in Berita
Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme
77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin menolak tegas berbagai tindakan terorisme. Ia berharap terorisme segera berakhir.

Baca juga: Anak Rohis Manis Bukan Terorisme

“Kita ingin terorisme ini diatasi dan dihilangkan. Baik di tingkat pribadi maupun kelompok, termasuk oleh negara. Contohnya terorisme terhadap bangsa Palestina,” tegas Ustaz Zaitun saat menjadi narasumber pada kegiatan Pra Muktamar Wahdah Islamiyah yang berlangsung secara daring, Kamis-Ahad (25-28/11/2021).

Ustaz Zaitun mengatakan Wahdah Islamiyah selama ini berlandas manhaj wasathiyah Islam. Yakni Islam yang berada di tengah-tengah, penuh keadilan dan rahmat, serta selalu setia terhadap kebenaran.

“Manhaj wasathiyah menolak terorisme. Kita harus terus berlandaskan pada manhaj tersebut,” ujar UZR, panggilan karibnya.

UZR berpesan kepada aparat keamanan agar dalam menumpas terorisme selalu melibatkan ulama, dai maupun ormas-ormas Islam. Termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Di MUI ada BPET (Badan penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme). Jika MUI dilibatkan akan lebih komprehensif dan menghilangkan ekses-ekses negatif. Ini akan berpengaruh positif terhadap pembangunan. Terutama pembangunan jiwa-jiwa bangsa Indonesia,” ungkap UZR.

Pada kesempatan ini, UZR berpesan kepada peserta Pra Muktamar agar terus mengedepankan sikap wasathiyah dalam dakwah di tengah masyarakat.

“Wahdah sangat menghargai kesepakatan yang pernah dibuat oleh para pendiri bangsa. Yaitu NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Kita ingin konsekuen terhadap kesepakatan yang pernah dibuat tersebut,” jelas UZR.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Syaibani Mujiono mengatakan, Pra-Muktamar melibatkan seluruh jajaran pengurus pusat hingga pengurus daerah.

“Pra Muktamar ini mematangkan draf yang selama 3 bulan lalu telah digodok. Nanti draf yang sudah matang inilah yang akan dibawa ke muktamar,” jelas Ustaz Syaibani.

Dia menambahkan, bahwa 13 kelompok kerja yang sebelumnya dibentuk badan perumus, masing-masing membahas, merekomendasikan hasil kerja, seperti konsep ketahanan keluarga, ekonomi dan kesehatan.

“Kalau soal ketahanan keluarga, lembaga memberikan konsep agar bagaimana para aktivis dakwah bisa menjaga ritme keluarga dan aktivitas dakwah itu sendiri, sedangkan soal konsep ekonomi, Wahdah memiliki misi menciptakan satu rumah satu usaha. Adapun kesehatan, adanya konsep tentang sistem pengawalan kesehatan sejak lahir hingga meninggal,” terang Ustaz Syaibani.

Untuk diketahui, Muktamar IV Wahdah Islamiyah dijadwalkan berlangsung pada 18-22 Desember 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Muktamar IV akan diikuti 2500 peserta dengan 300 peserta mengikuti secara luring dan selebihnya daring.[ah/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Saudi Izinkan Masuk Semua Wisatawan yang Sudah Divaksin Pertama COVID-19

Next Post

Riyadh dan Dubai Rayakan Pekan Dunia Masakan Italia

Next Post
Riyadh dan Dubai Rayakan Pekan Dunia Masakan Italia

Riyadh dan Dubai Rayakan Pekan Dunia Masakan Italia

Bermain Game Jadi Mata Pencaharian Baru bagi Beberapa Anak Muda Suriah

Bermain Game Jadi Mata Pencaharian Baru bagi Beberapa Anak Muda Suriah

Inilah SALSA (Sekolah Lansia Salimah) di Kudus

Inilah SALSA (Sekolah Lansia Salimah) di Kudus

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Lantik Pengurus Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting se Kabupaten Kudus, Salimah Bekali Tips Produktif Selama Ramadan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1719 shares
    Share 688 Tweet 430
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3501 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2922 shares
    Share 1169 Tweet 731
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    4989 shares
    Share 1996 Tweet 1247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11160 shares
    Share 4464 Tweet 2790
  • Sekolah Lansia Salimah Kalbar Dorong Lansia Tetap Produktif dan Terus Belajar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4457 shares
    Share 1783 Tweet 1114
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga