• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 25 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tingkat Perceraian di Jawa Timur Tertinggi se-Indonesia

20/03/2021
in Berita
51 Keutamaan Zikir

Foto: Pexels

72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

cerai di indonesiaChanelmuslim.com – Tingkat perceraian di Jawa Timur merupakan yang tertinggi se-Indonesia. “Dalam lima tahun terakhir, Jatim menjadi the best (terbaik) tapi dalam perceraian,” kata konsultan pernikahan dan masalah keluarga Dr Hj Hasniah MSi dalam seminar pernikahan pada Pameran Bakohumas Nasional 2015 di Surabaya, Rabu 18/11/2015 seperti dilansir Antaranews.com.

Dalam seminar bertajuk “Ayo Nikah…Nikah Gratis di KUA” yang diselenggarakan Kemenag RI itu, ia menjelaskan angka perceraian di Jatim pada lima tahun lalu masih mencapai 38 persen dari angka perceraian nasional.

“Tapi, sampai awal November tahun ini sudah tercatat 47 persen dari angka perceraian nasional. Apa ada orang yang menikah untuk mencari teman bertengkar, tentu tidak ada. Kalau bertengkar, tentu penyebabnya karena tidak siap,” katanya.

Menurut dosen UIN Sunan Ampel Surabaya itu, ada dua cara untuk mempertahankan pernikahan agar tidak mudah bercerai yakni tujuan menikah untuk ibadah dan menjadikan pernikahan sebagai perjanjian suci.

“Tujuan menikah untuk ibadah itu dilakukan untuk mencari ridha Allah SWT dan ridha Allah SWT itu bergantung karena ridha orang tua, karena itu kalau menikah siri tanpa restu orang tua adalah tujuan yang keliru,” katanya.

Sementara itu, ikhtiar menjadikan pernikahan sebagai perjanjian suci adalah mengembalikan fungsi pernikahan sesuai agama yakni “pakaian” untuk 5-S (saling mengerti, saling menerima, saling mempercayai, saling menghargai, saling mencintai).

“Kalau pergaulan bebas itu berarti bukan menjadikan pernikahan sebagai perjanjian suci, jadi kalau baru kenal lewat media sosial langsung menikah adalah tujuan yang keliru dan pasti bahaya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jatim Drs G Faridul Ilmi MAg menyatakan KUA sekarang sudah berbeda dengan dulu karena sejak ada PP 19/2015, maka menikah di KUA sekarang gratis.

“Tidak bayar sepeser pun, tapi kalau mengundang penghulu, maka bayar, tapi pembayaran tidak ke penghulu atau KUA, melainkan ke rekening Kemenag,” katanya.

Namun, pernikahan memang tidak sekadar memenuhi persyaratan administrasi, melainkan perlu faktor agama yang berperan, sebab pernikahan itu untuk menghasilkan keturunan yang jauh dari perilaku buruk.

Senada dengan itu, ahli psikologi kesehatan, pernikahan, dan reproduksi remaja Dr dr Hj Siti Nur Asiyah MAg menyatakan pengenalan reproduksi itu penting untuk kesehatan.

“Kalau mudah percaya kepada orang yang baru kenal di twitter atau facebook, lalu terseret ke pergaulan bebas akan mudah terjangkit kencing nanah (GO), HIV/AIDS,” katanya.

Selain kesehatan secara fisik, katanya, kesehatan secara psikis juga penting, karena kalau menikah dalam usia dini karena pacaran yang berlebihan, maka kesiapan dalam mengasuh anak akan menjadi masalah yang tidak terselesaikan.

Pemicu perceraian di Indonesia beragam mulai dari perselingkuhan, faktor ekonomi dan lainnya.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ustadz Maulana Menarik Ucapannya kalau Pemilihan Pemimpin Tidak ada Kaitannya dengan Islam

Next Post

Fenomena Baru, Jeddah Selalu Kebanjiran Sejak 2009

Next Post

Fenomena Baru, Jeddah Selalu Kebanjiran Sejak 2009

Israel Ternyata Sudah Tahu Paris akan Ada Serangan Teror

Inilah Hijab Blogger Paling Populer di Media Sosial

Meski Ada Quran Mobile, Pria ini Lebih Memilih Mushaf

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8102 shares
    Share 3241 Tweet 2026
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3599 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Tips Membedakan Kerupuk Kulit Babi dan Kulit Sapi

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11221 shares
    Share 4488 Tweet 2805
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5051 shares
    Share 2020 Tweet 1263
  • Tata cara Mandi Wajib atau Mandi Besar dalam Islam

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga