• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 13 Mei, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Survei Median : 2019 Ganti Presiden

April 16, 2018
in Berita
72
SHARES
556
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Survey yang dilakukan Median (Media Survei Nasional) sejak 24 Maret hingga 6 April ini menunjukkan adanya kemungkinan di 2019 nanti ganti presiden.

“Jumlah koresponden yang berharap Jokowi kembali memimpin mencapai 42,22 persen, sedangkan diganti tokoh lain 46,3 persen,” jelas Sudarto, Direktur Riset  Median, di Cikini, Restoran Bumbu Desa, Jakarta (16/4/2018).

Sudarto mengemukakan, survei yang dilakukan ini tidak berbeda jauh dengan bulan Februari. Faktor yang paling mempengaruhi Pilpres 2019 pada Jokowi yaitu lemahnya ekonomi.

“Kinerja ekonomi belum membaik sampai April. Kenaikan listrik, sembako mahal, pekerjaan susah, ekonomi sulit. Itu paling susah bagi Jokowi.

Masyarakat memang melihat Infrastruktur menjadi suatu keunggulan tapi tidak mampu menutupi kondisi ril dari kebijakan ekonomi,” papar Sudarto.

Menurut Sudarto, elektabilitas Jokowi bisa semakin naik apabila program soal ekonomi lebih kena terhadap rakyat. Namun, juga bisa sebaliknya apabila kesejahteraan ekonomi tidak bisa dipenuhi.

Sebanyak 63,8 persen koresponden juga belum mau memilih Jokowi kembali sebagai presiden lagi dibandingkan tokoh lainnya, karena itu Sudarto menekankan prosentase pemilih alternatif masih cukup besar. “Prosentase pemilih alternatif masih besar,” tukas Sudarto.

Hal itu terlihat dari Jokowi yang dipilih sebanyak 36,2 persen, disusul Prabowo (20,4 persen), Gatot (7,0 persen), Jusuf Kalla (4,3 persen) dan Anies Baswedan (2,0 persen).

Survei yang menggunakan 1,200 responden dengan margin of error sebesar 2,9 persen ini juga menunjukan beberapa tokoh yang mengalami kenaikan elektabilitas seperti Muhaimin Iskandar (1,9 persen), Gatot Nurmantyo (7,0 persen), Jusuf Kalla (4,4 persen), Muhammad Zainul Majdi (1,5 persen), Anis Matta (1,7 persen).

Sudarto juga menjelaskan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi partai Islam yang paling kuat saat ini, yakni sebesar 8,5 persen, dilanjutkan PPP (3,6 persen), PKS (2,9 persen), PAN (2,0 persen) dan PBB (0,6 persen). (Ilham)

Previous Post

Artis dan Sutradara Film 212 Ramaikan Konser Peduli Palestina di Tangsel

Next Post

Hanya 15 Menit, Yuk Sarapan Pagi dengan Scrambled Egg

Next Post

Hanya 15 Menit, Yuk Sarapan Pagi dengan Scrambled Egg

Pilih No Pacaran, Ini Cerita Anisa Rahma

Viral Pasangan Nikah Muda di Bantaeng, Menag Berikan Penjelasan

.:: TERPOPULER

Chanelmuslim.com

© 1997 - 2022 ChanelMuslim - Media Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2022 ChanelMuslim - Media Pendidikan dan Keluarga