• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 26 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sebanyak 99 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut, Ini Imbauan Kemenkes

20/10/2022
in Berita
Sebanyak 99 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut, Ini Himbauan Kemenkes

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril.

82
SHARES
629
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERDASARKAN laporan dari Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada 18 Oktober 2022, gangguan ginjal akut progresif atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) telah mencapai 206 kasus dan sebanyak 99 anak meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

“Hingga saat ini jumlah kasus yang dilaporkan sebanyak 206 kasus dari 20 provinsi yang melaporkan, dengan tingkat kematian 99 kasus atau 48 persen,” ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril, pada Press Conference tentang Perkembang Acute Kidney Injury di Indonesia. (Rabu, 19/10/2022)

Gangguan ginjal akut ini telah mengalami peningkatan yang tajam sejak akhir Agustus lalu, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

Syahril mengatakan bahwa Kemenkes dan IDAI telah membentuk tim untuk melakukan penelusuran lebih jauh tentang kasus-kasus ini.

Selain itu, menurut hasil pemeriksaan tidak ada hubungan antara penyakit gangguan ginjal akut dengan vaksinasi Covid-19, sebagaimana yang disangka oleh banyak masyarakat.

“Karena gangguan gagal ginjal ini pada umumnya menyerang anak usia kurang dari enam tahun atau bahkan lima tahun sementara program vaksinasi Covid-19 belum menyasar pada anak usia satu sampai lima tahun,” ucap Syahril.

Baca Juga: Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak-Anak Semakin Meningkat

Sebanyak 99 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut, Ini Himbauan Kemenkes

Bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kemenkes melakukan pemeriksaan terhadap sisa sampel obat yang dikonsumsi oleh pasien.

Hasil sementara ditemukan senyawa yang berpotensi mengakibatkan gangguan ginjal akut progresif atipikal.

Keduanya masih melakukan penelusuran secara komprehensif termasuk kemungkinan faktor risiko lainnya.

Syahril juga menghimbau langkah pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan atas dugaan sementara dari penelitian yang sedang dilakukan.

“Dalam rangka pencegahan Kementerian Kesehatan sudah meminta kepada seluruh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, untuk sementara ini tidak meresepkan obat-obat atau memberikan obat-obat dalam bentuk persediaan cair atau sirup sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.”

Ia meminta seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk cair atau sirup kepada masyarakat sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.

Masyarakat juga dihimbau untuk sementara tidak mengkonsumsi obat cair atau sirup tanpa berkonsultasi kepada tenaga kesehatan. Sebagai alternatif dapat menggunakan obat berbentuk tablet, kapsul, suppositoria atau lainnya. [Ln]

 

 

Tags: Ini imbauan KemenkesSebanyak 99 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Kunci Diet Sehat Menurut Ahli Gizi UGM

Next Post

Universitas Muhammadiyah Surakarta Buka Cabang di Korea Selatan, Nama Seoul jadi Trending

Next Post
Universitas Muhammadiyah Surakarta buka cabang di Korea Selatan, nama Seoul jadi Trending

Universitas Muhammadiyah Surakarta Buka Cabang di Korea Selatan, Nama Seoul jadi Trending

Garis Putus-putus Kehidupan

Garis Putus-putus Kehidupan

Gelisah karena tidak bisa membayar utang

Gelisah karena Tidak Bisa Membayar Utang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9410 shares
    Share 3764 Tweet 2353
  • Simak Beberapa Dampak Buruk Akibat Mencuci Muka secara Berlebihan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1312 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065
  • Ular dan Penampakan Jin

    546 shares
    Share 218 Tweet 137
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4829 shares
    Share 1932 Tweet 1207
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2426 shares
    Share 970 Tweet 607
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11792 shares
    Share 4717 Tweet 2948
  • Ketahui Beberapa Cara untuk Mengatasi Rambut Kusut

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Perkuat Madrasah Seluruh Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga