• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 10 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Resto Dayang Sumbi Hadirkan Makanan Khas Indonesia di Jerman

23/08/2019
in Berita
83
SHARES
640
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Di kawasan industri Ruhrgebiet di bagian barat Jerman terletak kota Mülheim an der Ruhr. Di kota inilah Amalia Sugiharto te Kamp membuka restorannya yang bernama lengkap Dayang Sumbi – Indonesian Pacific Soulfood. Di sekeliling restorannya terdapat beberapa kantor dan bisnis, juga sejumlah besar apartemen tempat tinggal.

"Orang Jerman kebanyakan datang dari Selasa sampai Jumat." Sejumlah langgalan orang Jerman datang saat jam makan siang, tutur Ibu Amalia, seraya menunjukkan Mittagsmenü, atau menu makan siang, yang terpampang di papan. Bulan Augustus Mittagsmenü terdiri dari: lumpia vegetaris ditambah semua makanan dengan kari, ditambah dengan minuman ringan.

Kalau orang Indonesia biasanya datang saat weekend katanya, seraya menambahkan, orang Indonesia biasanya datang beramai-ramai. Ingin mengobrol dan dugem? Itu bisa dilakukan di Dayang Sumbi. Suasana restoran memberikan perasayan nyaman.

Di dinding tergantung berbagai lukisan asal Bali, juga beberapa dekorasi lainnya berasal dari Bali. Ibu Amalia yang menggagas restoran ini, tetapi sekarang ia juga punya mitra bisnis. Namanya Andreas Borgmann. "Dialah yang membawa hiasan-hiasan dari Bali ini," demikian ungkapnya.

Ia bercerita, sebetulnya ia tidak punya pendidikan spesial untuk jadi juru masak. "Tetapi lidah saya, lidah Indonesia," katanya. Jadi ia dulu terus mencoba membuat rempeyek dan berbagai makanan lain, hingga terasa enak. Ternyata upayanya juga berbuah kesuksesan. Teman-temannya mulai memesan, dan akhirnya ia memutuskan membuka restoran. Pengalaman membuka restoran juga sudah dimilikinya, karena dulu di Indonesia, ia juga sudah pernah membuka restoran Jepang. "Karena kami pindah ke Jerman, restoran itu dijual," demikian ceritanya.

Tetapi di Jerman ia juga belajar banyak, dan itu juga sangat membantu dalam meraih kesuksesan. Apa pelajaran paling besar yang dipetik dari pengalaman hidup di Jerman? "Menghargai waktu," katanya dengan yakin. "Dan tahu bahwa mencari uang di sini itu tidak gampang," tambahnya sambil tertawa.

Harus bekerja keras. Tapi karena itu, ia jadi belajar menghargai waktu dan konsekuen dengan apa yang direncanakan serta dilakukan. Di Jerman seorang pemilik restoran termasuk kategori pekerjaan yang selbstständig, yang artinya mandiri. Artinya, "Saya harus bisa berdiri sendiri dan melakukan semuanya sendiri," demikian dijelaskan Ibu Amalia. Ia menandaskan lagi, di Jerman, yang punya restoran tidak hanya punya modal, tetapi harus bisa melakukan apa yang ditawarkan. Dan sampai sekarang, banyak tamu yang puas dengan makanan yang dimasaknya. Motonya: "Tamu zufrieden (puas), saya bahagia." 

Ketika ditanya, apa pesannya bagi generasi muda Indonesia, ia menjawab dengan tegas: "Semangat untuk bekerja!" Ia mengingatkan bahwa ia sudah lebih dari 50 tahun, tetapi untuk bekerja dan untuk maju, tidak ada kata terlambat![ah/dwindonesia]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PBB Sebut Militer Myanmar Berniat Musnahkan Muslim Rohingya

Next Post

Meski Dilarang Berceramah, Zakir Naik Tidak Akan Diusir dari Malaysia

Next Post

Meski Dilarang Berceramah, Zakir Naik Tidak Akan Diusir dari Malaysia

Dengan Hasil GSCE Tinggi, Hasan Mendapatkan Beasiswa Eton

Sarapan Akhir Pekan dengan Makaroni Keju Panggang

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9071 shares
    Share 3628 Tweet 2268
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4382 shares
    Share 1753 Tweet 1096
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4109 shares
    Share 1644 Tweet 1027
  • KPIPA Luncurkan Al-Aqsa Memanggil Perempuan Jawa Barat (ALMA)

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Inilah Kelebihan Bahan Jersey untuk Gamis tapi Ketahui Juga Kekurangannya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ragam Minuman yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal, Bukan Sekadar “Membersihkan”

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga