HUSNUL Khatimah atau akhir hidup yang baik merupakan anugerah yang teramat mahal. Muazin ini terekam kamera cctv wafat selepas mengucapkan kalimat azan terakhir: Laa ilaaha illaLlah.
Seorang muazin di Pangkal Pinang, Kepri, menghembuskan nafas terakhirnya selepas mengucapkan kalimat tauhid di akhir azan, Jumat (30/1/2026) lalu.
Saat itu, menjelang shalat Isya. Sang muazin adalah ketua DKM Masjid bernama Suharto, usia 70 tahun. Nama masjidnya Al-Ihsan berlokasi di kecamatan Pangkal Balam, Pangkal Pinang, Kepulauan Riau.
Sebenarnya, petugas muazin yang biasa bukan almarhum. Tapi karena muazinnya belum datang, Pak Suharto berinisiatif menjadi muazin.
Video rekaman cctv Pak Suharto mengumandangkan azan viral di media sosial. Meski di usia tak lagi muda, tapi suara almarhum begitu lantang dan merdu.
Terlihat di rekaman itu, satu per satu para jamaah shalat mulai berdatangan selama azan dikumandangkan. Mereka berdiri secara acak jauh di belakang muazin.
Tapi, para jamaah itu akhirnya terkejut ketika azan baru saja berakhir. Sang muazin tiba-tiba terjatuh ke arah belakang dan menghempas di atas karpet masjid. Persis selepas mengucapkan ‘Laa ilaaha illaLlah’.
Para jamaah pun bergegas menghampiri almarhum. Mereka dikabarkan melakukan pertolongan. Setibanya di rumah sakit, dipastikan bahwa almarhum sudah wafat saat berada di masjid.
Rekaman cctv yang viral itu seolah mengajak jutaan umat Islam untuk menjadi saksi. Bahwa, almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah. Masya Allah! [Mh]





