KONSUMSI air yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah. Dalam kondisi tertentu, seseorang bisa mengalami kelebihan cairan tubuh. Overhidrasi adalah ketika asupan air berlebihan dibandingkan jumlah air yang hilang dari tubuh.
Kelebihan cairan ringan sering kali tidak menimbuklan gejala. Meski begitu, ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan adanya gangguan dalam cara tubuh memproses cairan. Gejala yang paling umum meliputi:
Gangguan keseimbangan saat berjalan atau hilangnya koordinasi.
Lebih sering terjatuh.
Pusing.
Kebingungan.
Lesu.
Mual atau muntah.
Baca juga: Kemhan bersama Unhan Pasang 60 Unit Instalasi Penjernih Air Siap Minum di Aceh Tamiang
Konsumsi Air Berlebihan bisa Timbulkan Masalah Kesehatan
Sebagian besar orang sehat umumnya tidak perlu terlalu khawatir soal kelebihan cairan. Tubuh manusia sangat efektif dalam menyesuaikan diri. Begitu kadar air sudah cukup, tubuh akan membuang kelebihannya dengan sangat efisien, selama kondisi kesehatan normal.
Kemampuan ini juga menjelaskan mengapa seseorang tidak langsung sakit ketika kurang minum sesekali, karena tubuh mampu beradaptasi terhadap perubahan asupan cairan. Namun, ada kelompok tertentu yang harus lebih berhati-hati agar tidak minum air berlebihan.
Pertama adalah orang-orang dengan penyakit ginjal tertentu, terutama mereka yang memproduksi hormon antidiuretik (ADH) secara berlebihan, yang juga dikenal sebagai vasopresin.
Pada kondisi yang disebut sindrom sekresi hormon antidiuretik yang tidak sesuai alias syndorme of inappropriate antidiuretic hormone secretion (SIADH), hormon ADH memberi sinyal pada tubuh untuk terus menahan air, terlepas dari seberapa banyak seseorang minum. Hal tersebut bisa menyebabkan keracunan air jika tidak dikendalikan.
Situasi serupa juga dapat terjadi pada penderita penyakit hati dan gagal jantung kongestif. Pada gagal jantung, ginjal mengira bahwa kamu mengalami dehidrasi, lalu mereka akan mengeluarkan hormon-hormon ini. Dan jika kamu minum air, kamu bisa mengalami keracunan air berat.
Atlet juga berisiko mengalami overhidrasi jika minum air dalam jumlah sangat besar setelah aktivitas fisik berat. Ini mengencerkan natrium dalam tubuh mereka dan menyebabkan hiponatremia.
Hiponatremia adalah kondisi ketika kadar natrium turun ke tingkat berbahaya. Kondisi overhidrasi juga bisa muncul pada orang yang mengonsumsi obat diuretik atau antidepresan, penderita gangguan kelenjar adrenal atau kadar hormon tiroid rendah, serta mereka yang mengalami muntah atau diare berat dan kronis.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Meski demikian, bagi kebanyakan orang, tubuh masih mampu mengatur keseimbangan cairan dengan baik.
Overhidrasi memang jarang terjadi, tetapi tetap mungkin dialami. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius yang perlu ditangani.
Jika kamu sering mengalami gejala seperti pusing, kebingungan, mual, atau gangguan keseimbangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. [Din]




