• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 12 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ketika Eropa Tampak Tak Berdaya

25/05/2022
in Berita
Ketika Eropa Tampak Tak Berdaya

Ilustrasi, foto: thegwpf.com

81
SHARES
621
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HEGEMONI Amerika dan Barat kini sedang dipertaruhkan. Mereka sepertinya tak lagi bisa menyembunyikan keadaan masing-masing: bahwa mereka memang tak berdaya.

Rusia terus “menelanjangi” kerapuhan Eropa. Dimulai dari ketergantungan Eropa terhadap migas impor dari Rusia, ketahanan pangan mereka pun rapuh.

Hal tersebut terlihat dari hampir semua negara Eropa yang tak berdaya dengan manuver Rusia memainkan migas dari negaranya.

Mulai dari pembayaran yang sebagian besarnya harus dengan mata uang Rusia, Rubel, hingga penyanderaan migas bagi pertahanan Eropa.

Sebagian negara-negara Eropa yang tak berdaya itu, akhirnya secara suka rela membayar dengan Rubel, bukan lagi dengan Euro. Hal ini tentu akan kian menguatkan ekonomi Rusia.

Dengan kata lain, embargo ekonomi terhadap Rusia menjadi tidak signifikan alias tumpul. Sebaliknya, Eropa mengalami tingkat inflasi yang luar biasa hingga dua digit. Hal ini terjadi karena ketidakpastian pasokan migas Rusia yang menjadi kebutuhan dasar di Eropa.

Begitu pun dengan rapuhnya ketahanan pangan. Ternyata, Eropa juga memiliki ketergantungan dengan impor gandum dari Rusia. Lagi-lagi, Rusia memainkan ini untuk meningkatkan ketidakpastian ekonomi Eropa.

Soal pasokan gandu mini pula, India ternyata kompak dengan Rusia. India yang juga dikenal sebagai negara penghasil gandum terbesar menutup penjualan untuk luar negeri.

Dalam hal pertahanan, ilustrasi dengan Finlandia menjadi hal sangat miris. Finlandia yang bersikeras untuk menjadi bagian dari NATO akhirnya ikutan tak berdaya oleh manuver Rusia. Cukup dengan distopnya pipa gas dari Rusia, Finlandia mengalami krisis listrik dan energi yang parah.

Bagaimana mungkin bisa menunjukkan kekuatan pertahanan dan persenjataan, listriknya saja tidak bisa menyala.

Begitu pun dengan Amerika. Krisis bahan bakar di negeri Joe Biden ini menaikkan tingkat inflasi yang lumayan parah. Bahkan dikabarkan, ada pasar gelap di Amerika yang akhirnya membeli BBM dari Rusia.

Perang yang Berlaru-larut

Awalnya dunia menilai berlarut-larutnya perang Rusia Ukraina menunjukkan kegagalan dan kelemahan Rusia.

Namun, belakangan dunia baru menyadari bahwa hal itu sebagai permainan Rusia untuk melemahkan Eropa dan Amerika.

Semakin lama perang berlangsung, semakin lama pula krisis energi yang dialami Eropa dan Amerika. Begitu pun dengan krisis lainnya seperti pangan.

Dengan kata lain, benar apa yang dikatakan Putin bahwa mereka tidak sedang berperang melawan Ukraina. Melainkan sedang menghancurkan Eropa dan Amerika.

Sementara Rusia yang kini sedang diembargo ekonominya oleh “dunia”, justru memperlihatkan keadaan yang baik-baik saja. Tidak ada inflasi di sana. Tidak ada kekosongan bahan makanan, dan lainnya.

Inilah sebuah strategi perang Rusia yang lain dari yang lain. Yaitu, yang dipukul kaki, tapi kepala, badan, dan tangan musuh ikut merasakan kelumpuhan. [Mh]

 

Tags: Ketika Eropa Tampak Tak Berdaya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bekerja Demi Mendapat Balasan Allah bukan berarti Menolak Upah

Next Post

Qanaah Kunci Bahagia

Next Post
Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar

Qanaah Kunci Bahagia

Kirim Al Fatihah untuk Rasulullah Bukan Warisan dari Budaya Jawa

Kirim Al Fatihah untuk Rasulullah Bukan Warisan dari Budaya Jawa

Allah Inginkan Kebaikan Pada Hamba-Nya

Allah Inginkan Kebaikan Pada Hamba-Nya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8634 shares
    Share 3454 Tweet 2159
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3886 shares
    Share 1554 Tweet 972
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2210 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11437 shares
    Share 4575 Tweet 2859
  • Apa itu Liqo? Pentingkah untuk Diikuti?

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3407 shares
    Share 1363 Tweet 852
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2306 shares
    Share 922 Tweet 577
  • Al-Aqsha Dinistakan Berulang Kali, Masihkah Umat Islam Diam?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1392 shares
    Share 557 Tweet 348
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga