SELAIN membahas aspek kesehatan fisik, Ustaz Zaidul Akbar dalam Kajian Muslimah Ramadan di Masjid Baiturrahman, Sakura Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (2/3/2026), juga menekankan pentingnya pembenahan jiwa selama bulan suci.
Ia menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat spiritualitas melalui zikir, doa, sedekah, dan interaksi intensif dengan Al-Qur’an.
Semakin sering membaca dan mentadaburi Al-Qur’an, menurutnya, semakin kokoh pula kondisi jiwa seseorang.
Ia menilai banyak persoalan emosi dan batin yang dapat diperbaiki melalui kedekatan dengan Al-Qur’an.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam pandangannya, doa lebih mudah dipanjatkan ketika perut dalam keadaan kosong.
Sebaliknya, kondisi terlalu kenyang dapat menyebabkan rasa kantuk dan menurunkan kualitas ibadah.
Menurutnya, zikir menjadi cara menjaga hati tetap terkoneksi dengan Allah. Ia menganjurkan agar sebelum membaca Al-Qur’an, diawali dengan doa agar pesan yang dibaca lebih mudah meresap dan menjadi “nutrisi ruhani”.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai bulan perubahan.
Kajian Muslimah Masjid Baiturrahman, Ustaz Zaidul Akbar Ajak Jemaah Perbanyak Nutrisi Ruhani di Bulan Ramadan
Ia menegaskan bahwa Ramadan seharusnya membawa peningkatan kualitas diri, baik dari sisi ibadah maupun akhlak.
Sedekah disebut sebagai salah satu bentuk nutrisi jiwa yang besar manfaatnya.
Selain itu, ia menyampaikan pandangannya mengenai keterkaitan kondisi organ tubuh dengan aspek emosional dan relasi keluarga.
Ia menekankan pentingnya keikhlasan, memaafkan, serta menjaga hubungan baik sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan lahir dan batin.
Kajian tersebut ditutup dengan ajakan agar jamaah tidak hanya memperbanyak “makanan jasmani” selama Ramadan, tetapi juga memperbanyak “makanan ruhani” seperti mengaji, shalat malam, zikir, dan sedekah.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat selama bulan Ramadan.[Sdz]





