• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hampir Setengah Abad Diembargo, Iran Justru Jadi Negara Super

02/04/2026
in Berita
Hampir Setengah Abad Diembargo, Iran Justru Jadi Negara Super

Ilustrasi, foto: tribunnews.com

80
SHARES
618
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FENOMENA ‘kemenangan’ Iran terhadap perang hampir lima pekan di Timteng, menjadi sorotan tersendiri. Bagaimana mungkin negara yang diembargo 47 tahun, bisa tampil begitu prima melawan musuh-musuhnya.

Iran akhirnya sukses menunjukkan kemampuan dirinya. Meski dikeroyok negara-negara super power, tapi bisa bertahan lebih dari sebulan serangan bertubi-tubi.

Apa rahasianya?

Satu, adanya kepemimpinan yang meneladani

Kepemimpinan merupakan hal utama sebuah organisasi, bangsa, dan negara. Tanpa kepemimpinan yang baik, segalanya bisa hancur berantakan.

Salah satu yang dimiliki Iran dan tidak dimiliki bangsa lain adalah adanya kepemimpinan yang mampu memberikan teladan baik. Baik di hampir segala hal.

Mulai dari idealisme, kesederhanaan, rasa cinta dengan rakyat, ketulusan dalam memimpin, dan tentu saja kemampuan yang memadai.

Selama hampir setengah abad itu, Iran begitu sukses dipimpin oleh kaum mullah. Yaitu, kepemimpinan Khameini.

Di Iran, kepemimpinan Khamaeni itu tak ubahnya sebagai kepemimpinan ulama dan sekaligus sebagai umara.

Kedua, adanya cita-cita bersama untuk melawan musuh besar yang sama.

Sejak revolusi Islam Iran pada tahun 1979, Iran sudah memantapkan konsep negaranya yang khusus. Meskipun hal itu akan diserang oleh penguasa dunia seperti Israel dan Barat.

Benar saja. Satu tahun setelah sukses menyatakan sebagai Negara Islam di Iran, Barat langsung menyerang Iran melalui ‘tangan’ Irak: Saddam Husein.

Perang besar pun terjadi sejak tahun 1980. Dan perang keroyokan itu pun bisa bertahan hingga 8 tahun. Hingga selama itu, Iran tak juga bisa dijatuhkan.

Setelah gagal mengalahkan Iran, Barat kembali merampas kekuatan Saddam Husein yang ditakutkan akan menjadi bumerang di kemudian hari.

Bukan itu saja. Barat pun menjatuhkan seribu satu sanksi untuk Iran. Termasuk embargo ekonomi. Siapa pun yang berani menjalin hubungan ekonomi akan mereka hukum.

Namun, justru hal itu menjadikan Iran menjadi piawai dalam menghadapi musuh bersama mereka. Bahkan meskipun berkali-kali dirongrong oleh kekuatan dari dalam.

Iran justru tumbuh dan berkembang sebagai bangsa yang mandiri, dalam hampir semua hal: industri, ekonomi, keuangan, pangan, teknologi, militer, dan lainnya.

Tiga, perpaduan sinergis antara agama, ilmu, dan amal.

Meskipun berbeda dengan Sunni, Islam di Iran berkembang begitu pesat. Mereka begitu piawai mensinergikan tiga kekuatan: Islam, ilmu, dan amal.

Sinergi itu tidak tumbuh begitu saja secara alami. Melainkan, dikelola dengan begitu telaten melalui mekanisme politik dan pertahanan negara. Sehingga, tidak bisa sembarang kekuatan ‘nyelonong’ menjadi pemimpin negara.

Bisa dibilang, sistem kaderisasi dan pembinaan keislaman di Iran menyatu dalam pembinaan keilmuan dan amal di berbagai hal. Jadi, siapa pun yang menjadi presiden, gubernur, pemimpin militer; tetap berada dalam orbit kepemimpinan tertinggi di Iran.

Jangan lupa, di balik kekuatan intelektual Nato dan militer Barat di era 80-an, ada tokoh-tokoh intelektual Iran di situ. Dan ketika mereka semua ditarik ke ‘kandang’, semua teknologi barat khususnya militer sudah tersedot ke dalam negeri Iran.

Empat, Iran sukses menjaga koalisi permanen dengan lawan-lawan Barat.

Sejak awal, Iran sudah begitu piawai menempatkan diri di aliansi dunia. Iran tidak asal melakukan aliansi. Melainkan disesuaikan dengan musuh besar mereka: Israel dan Barat.

Tidak heran jika Iran selalu setia beraliansi dengan Rusia, Cina, dan Korea Utara. Ketiganya merupakan kekuatan tandingan Barat dalam perlombaan penguasaan dunia.

Dalam persenjataan canggih, Iran memaklumi kalau ia tidak bisa berdiri sendiri. Ia butuh kekuatan lain di luar negerinya. Dan hal itu ia dapatkan di negara-negara aliansi itu. Tentu dengan kemitraan yang saling menguntungkan, senasib dan sepenanggungan. [Mh]

 

Tags: Hampir Setengah Abad DiembargoIran Justru Jadi Negara Super
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wanita Pun Bisa Berjihad Maksimal

Next Post

Apakah Tinju Haram dalam Islam?

Next Post
Apakah Tinju Haram dalam Islam?

Apakah Tinju Haram dalam Islam?

Daftar Makanan dan Minuman yang dapat Mengurangi Rasa Lelah dan Meningkatkan Energi

Daftar Makanan dan Minuman yang dapat Mengurangi Rasa Lelah dan Meningkatkan Energi

Makna Haji Bagi Seorang Muslimah (1)

Makna Haji Bagi Seorang Muslimah (1)

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9313 shares
    Share 3725 Tweet 2328
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11757 shares
    Share 4703 Tweet 2939
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4222 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga