• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Formalin Dalam Makanan Picu Kanker

25/04/2015
in Berita
72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Ilustrasi
Ilustrasi

ChanelMuslim.com – Meski sudah berlangsung lama, penyalahgunaan formalin menjadi pengawet makanan di Indonesia tidak pernah tuntas diatasi. Padahal, kandungan berlebih formaldehida, senyawa aktif dalam formalin, dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari peradangan saluran cerna hingga berbagai jenis kanker.

Menurut ahli kimia pangan dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Nuri Andarwulan, dihubungi dari Jakarta, Kamis (23/4), formalin ialah larutan formaldehida dengan konsentrasi 37 persen. Selain cair, formaldehida bisa berbentuk gas atau serbuk.

Formaldehida ialah bahan penting dalam industri. Peranannya sulit digantikan. Senyawa aktif itu digunakan sebagai perekat kayu lapis, pengawet kayu, pembunuh kuman, bahan baku plastik, bahan cat, bahan bangunan, dan bahan komponen mobil.

“Masalahnya, formaldehida di Indonesia disalahgunakan jadi pengawet makanan,” ujarnya. Penyalahgunaan serupa ditemukan di sejumlah negara berkembang. Beberapa bahan makanan yang kerap ditemukan mengandung formalin ialah mi basah, tahu, bakso, ikan, hingga roti.

Formaldehida termasuk bahan kimia berbahaya dan beracun. Oleh karena itu, formaldehida tidak boleh dipakai di industri makanan. “Jika formalin untuk pengawetan makanan, itu jelas menyalahi aturan,” kata Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo.

Meski demikian, lanjut Nuri, formaldehida banyak ditemukan di alam. Formaldehida dihasilkan dari proses metabolisme semua makhluk hidup. Oleh karena itu, kandungan formaldehida banyak ditemui pada beragam jenis sayur, buah, daging, produk susu, hingga ikan laut.

Beberapa produk pertanian dengan kandungan formaldehida tinggi ialah jamur shiitake kering yang punya 100-406 miligram formaldehida per kilogram dan buah pir 38,7-60 miligram/kilogram. Selain itu, ada kembang kol dengan kandungan formaldehida 26,9 miligram/kilogram, anggur 22,4 miligram/kilogram, dan kentang 19,5 miligram/kilogram.

Penyalahgunaan bahan kimia formaldehida untuk pengawet akan membuat kandungan formaldehida dalam sejumlah bahan pangan itu kian tinggi.

Selain makanan, paparan formaldehida pada manusia bisa berasal dari bahan bangunan dan perabot di rumah ataupun mobil. Paparan juga bisa bersumber dari udara sekitar. Formaldehida pada udara berasal dari rokok, pembangkit listrik, gas buang kendaraan, atau industri.

Mekanisme alami

Namun, tubuh manusia punya mekanisme alami mendetoksifikasi formaldehida dalam jumlah tertentu. Setiap menit, liver mengonversi 22 miligram formaldehida menjadi karbon dioksida.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan, asupan harian yang bisa ditoleransi (TDI) untuk formaldehida dalam air minum ialah 150 mikrogram per kilogram berat badan.

Dokter spesialis gizi klinik di Rumah Sakit MRCCC Siloam Jakarta, AR Inge Permadhi, mengatakan, konsumsi makanan yang mengandung formaldehida tinggi akan menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan. Akibatnya, muncul mual, muntah, dan diare. Jika masuk dalam darah, formaldehida menyebabkan pusing.

Persoalannya, sedikit kandungan formaldehida pada makanan akan sulit dideteksi karena tak banyak mengubah tekstur ataupun aroma makanan. Dalam jangka panjang, bahan kimia tersebut tertimbun dalam tubuh dan sulit dimetabolisme tubuh. Hal itu mengakibatkan formaldehida dalam tubuh akan masuk ke inti sel dan memicu mutasi genetik hingga menimbulkan berbagai jenis kanker.

Badan Riset Kanker Internasional (IARC) WHO menyebut ada hubungan antara formaldehida yang terhirup dan munculnya kanker nasofaring (faring atau tekak adalah daerah antara rongga hidung, mulut, dan kerongkongan) dan leukemia (kanker darah). Paparan formaldehida juga dikaitkan kanker mulut, saluran pernapasan, paru-paru, otak, hingga pankreas.

Inge menambahkan, kandungan formalin tinggi pada bahan makanan bisa dideteksi dari aromanya yang seperti mengandung bahan obat. Sementara dari penampilannya, makanan berformalinbiasanya lebih kenyal, tidak mudah rusak, dan tidak dihinggapi lalat. (jwt/sumber :aceh-tribunnews)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Adhyaksa Dault: Usai UN, Mending Bersihin Sungai Ciliwung!

Next Post

Waspada! Wanita Gemuk Sulit Hamil

Next Post

Waspada! Wanita Gemuk Sulit Hamil

Ciri-Ciri Ikan Berformalin

Vatikan Desak Perkuat Dialog dengan Muslim

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1871 shares
    Share 748 Tweet 468
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3553 shares
    Share 1421 Tweet 888
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8048 shares
    Share 3219 Tweet 2012
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11195 shares
    Share 4478 Tweet 2799
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4487 shares
    Share 1795 Tweet 1122
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2165 shares
    Share 866 Tweet 541
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga