• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik (1)

19/01/2022
in Berita
Perpanjangan Masa Jabatan

Ilustrasi, foto: blog.tiket.com

82
SHARES
634
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

Oleh: Sapto Waluyo
(Pembina Center for Indonesian Reform)

 

ChanelMuslim.com- Politik Indonesia mirip dengan dunia sinetron, ada drama atau komedi. Ceritanya sambung-menyambung, seakan tak pernah berakhir: ada kaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain, koneksi antara satu tokoh dengan tokoh yang lain. Bisa jadi rumit seperti film seri Bollywood atau banyak plot twist seperti drakor (Drama Korea).

Yang jadi target diaduk-aduk emosinya adalah para konstituen atau rakyat Indonesia secara keseluruhan, semua merasa terlibat. Seolah manuver politik yang dirancang elite adalah ide bersama, dan nasib politik yang menimpa figur politisi popular adalah nasib rakyat yang penuh derita. Berbagi tangis dan tawa, canda dan hujatan. Benar-benar sublim.

Fenomena terkini ialah tampilnya politisi kondang yang menjadi pujaan jutaan pendukung fanatik, namun tragisnya belum mendapat dukungan partai politik (yang menjadi syarat bagi kompetisi di level nasional). Tokoh yang berkibar di langit survei antara lain: Ganjar Pranowo, Anies Baswedan atau Ridwan Kamil. Nama mereka terbang tinggi, tapi belum ada satupun partai yang secara terbuka mengikat dan mengusungnya.

Nasib mereka seperti “Layangan Putus”, sebuah drama seri yang tayang di televisi digital. Ceritanya, tentang seorang isteri (Kinan diperankan oleh Putri Marino) yang hidup bahagia bersama suaminya yang ganteng, Aris (Reza Rahardian). Tapi, di saat Kinan sedang hamil anak kedua, Aris ternyata main mata dengan rekan bisnisnya, Lidya (Anya Geraldine). Drama yang mengangkat tema keseharian di kalangan keluarga perkotaan tentang: kesetiaan versus perselingkuhan, keutuhan keluarga (termasuk masa depan anak) versus petualangan cinta, monogami versus poligami (terbuka atau tertutup).

Cerita sangat jamak, dan karena itu justru menyedot emosi jutaan emak-emak galau. Efek selanjutnya mengundang para pemasang iklan, sehingga serial berbiaya lebih murah dari film layar lebar itu pun meraup keuntungan besar. Ciri-ciri layangan putus, menurut psikolog keluarga Dr. Muhammad Iqbal antara lain: lebih sibuk dari biasanya, gelisah dan mudah marah, menurunnya hubungan intim, berubah penampilan, tidak terbuka masalah keuangan, menjauh dari lingkungan sosial, suka membandingkan dan menyalahkan pasangan.

Dalam dunia politik perselingkuhan juga suatu perkara yang jamak terjadi. Misalnya, pasangan kepala daerah yang maju dalam pemilihan karena ikatan dua atau lebih gabungan partai politik. Pada awal periode kemenangan politik, pasangan itu mungkin terlihat serasi. Namun, setelah masa bulan madu lewat, mulai terlihat gejala pertarungan kepentingan dan persaingan untuk mencari popularitas. Menjelang akhir periode kekuasaan, pasangan itu akan diuji: apakah akan melanjutkan koalisi politik yang telah dibangun atau mengakhirinya dan memulai babak baru persaingan dengan pasangan lain.

Begitu jamaknya pengkhianatan dalam tradisi politik, sehingga terkenal adagium: “tak ada kawan atau lawan abadi, yang ada ialah kepentingan abadi”. Tanda-tanda perselingkuhan politik itu mirip dengan pengkhianatan pasangan: lebih sibuk dari biasanya (terutama untuk mencari dukungan konstituen dan membangun citra positif), mulai jarang berkomunikasi dan berkoordinasi (apalagi terkait realisasi anggaran dan rekrutmen pejabat publik), dan berubahnya penampilan untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih eksis/dominan dibanding pasangannya.

Sebenarnya pengkhianatan politik itu tidak hanya terjadi dalam koalisi antara beberapa partai polilitik. Bahkan, dalam satu partai politik pun kerap terjadi pengkhianatan, bila para anggota bersaing satu sama lain untuk berebut posisi paling berpengaruh dan menguntungkan. Karena itu, tak aneh bila ada yang mendefinisikan politik sebagai pertarungan kepentingan dan jabatan (posisi) untuk mempengaruhi dan mengendalikan orang lain. Walaupun pada hakekatnya, esensi politik terkait dengan kepentingan umum dan pembuatan kebijakan publik.

Hasil survei nasional oleh Datasight Indonesia yang dirilis 12 Januari 2022, masih menempatkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden teratas yang dipilih responden (21,8%). Diikuti oleh Ganjar Pranowo (21,5%), Anies Baswedan (17,7%), Sandiaga Uno (7,2%) dan Ridwan Kamil (6,8%). Di antara jejeran kandidat itu, posisi Prabowo paling kuat. Bukan hanya tingkat elektabilitasnya tinggi, tetapi karena jabatan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra tidak tergantikan. [Mh/bersambung]

Tags: Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Upaya Cegah Stunting dan Obesitas pada Anak (2)

Next Post

Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik (2)

Next Post
Perpanjangan Masa Jabatan

Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik (2)

Tips Menumbuhkan Rasa Percaya Diri ala Amrit Raje

Tips Menumbuhkan Rasa Percaya Diri ala Amrit Raje

Pelatihan Jelly Art, Peluang Kembangkan Bisnis Kuliner Kekinian

Pelatihan Jelly Art, Peluang Kembangkan Bisnis Kuliner Kekinian

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11855 shares
    Share 4742 Tweet 2964
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4874 shares
    Share 1950 Tweet 1219
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga