• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik (2)

19/01/2022
in Berita
Perpanjangan Masa Jabatan

Ilustrasi, foto: blog.tiket.com

75
SHARES
577
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Oleh Sapto Waluyo

(Pembina Central Indonesian Reform)

ChaneMuslim.com- Dalam konteks itu, maka posisi Sandi Uno bisa seperti “layangan putus” karena sangat tergantung dari restu Prabowo. Betapapun cukup tinggi elektabilitasnya, Sandi tidak mungkin maju tanpa restu Prabowo. Andaikata Sandi tetap nekad maju pencalonan tanpa delegasi dari Prabowo, maka pasti Gerindra akan melepas ikatannya. Itu skenario yang nyaris mustahil. Dukungan Ijtima Ulama di beberapa daerah agar Sandi maju pilpres mewakili aspirasi umat telah dikritik sangat keras oleh elite Gerindra (Kamrussamad), karena dinilai bisa menggeser orientasi ideologi Gerindra ke kanan.

Posisi Ganjar (21,5%) yang berkibar setinggi Prabowo juga sama beresiko untuk “putus”, karena PDIP secara formal belum mengajukan calon, tapi kandidat terkuat adalah Puan Maharani. Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang Wuryanto menyatakan dengan tegas, bahwa “mereka yang berada di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng” bagi para pendukung di luar keputusan DPP PDIP (Tribun News, 13/10/2021). Aksi Ganjar memberikan bantuan kepada akar rumput PDIP telah mendapat reaksi balik, karena dipandang sebagai pencitraan belaka. Sementara kebijakannya sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode belum mampu mengentaskan kemiskinan masyarakat Jateng yang bertengger 11,25 persen.

Nasib serupa dialami Anies Baswedan (17,7%) yang bersaing ketat elektabilitasnya dengan Prabowo dan Ganjar. Belum ada satupun partai yang mengusungnya, karena pendaftaran capres memang masih jauh (resminya sekitar Agustus 2023). Partai Nasdem terus merapat ke Anies, PPP dan PAN juga simpati dengan kinerja Anies, meskipun publik tahu pendukung setia Anies adalah PKS. Tapi, Anies tak boleh meremehkan PKS karena pengalaman selama berkoalisi politik di berbagai momen pemilu/pilpres telah mematangkan sikap partai oposisi itu. Jika PKS memberikan dukungan kepada figur lain, maka posisi Anies bisa “putus” juga. Dinamika politik nasional tak bisa ditebak.

Dari simulasi yang dilakukan Datasight Indonesia, Anies unggul bila berpasangan dengan figur alternatif seperti Khofifah Indar Parawansa atau Airlangga Hartarto. Untuk simulasi 3 pasang kandidat: Anies-Khofifah (34,8%) menang menghadapi Prabowo-Puan (30,4%) dan Airlangga-AHY (9,9%); ada 24,8% warga belum menentukan sikap. Pasangan Anies-Airlangga (24.0%) bersaing ketat dengan Sandi-AHY (27,7%) dan Ganjar-Salim (24,8%); sedang 23,4% pemilih belum menentukan sikap.

Suara Anies akan anjlok bila menggandeng Puan (20,0%) menghadapi Prabowo-Muhaimin (37,5%) dan Airlangga-Salim (14,0%); dan belum menentukan sikap cukup besar (28,5%). Anies harus menjaga suara umat, bila tidak ingin putus dan melayang-layang di langit politik. Sebagaimana Sandi Uno dengan beragam trick pendukungnya mencoba mendekati suara umat lewat Ijtima Ulama dan temu komunitas.

Kristalisasi dukungan semakin nyata, bila simulasi hanya dua pasang kandidat: Anies-Airlangga (38,4%) akan unggul menghadapi Prabowo-Puan (36,5%), karena berhasil mempersatukan kekuatan nasiolis-reljius. Sementara koalisi PDIP-Gerindra yang semakin erat untuk membayar utang politik Megawati (Perjanjian Batu Tulis tahun 2009) semakin menunjukkan limitasi politik nasionalis. Dengan suara warga belum menentukan sikap 25,0%.

Keunggulan semakin nyata bila Anies berpasangan dengan Sandi (43,1%) menghadapi Ganjar-Ridwan Kamil (36.6%), dengan suara belum memutuskan (20,3%). Pasangan Anies-Sandi seperti memutar memori publik tentang kemenangan di Pilgub DKI Jakarta tahun 2017, dan hanya mungkin terulang kembali bila Prabowo merelakan kartu politiknya kepada Sandi atau Sandi mengambil sikap keluar dari Gerindra dan mendapat dukungan partai lain. Skenario ini seperti roller coaster dalam dunia politik, jungkir-balik posisi politik. Dengan kata lain, akan banyak layang-layang putus di langit politik Indonesia.

Apapun yang terjadi di langit politik nasional, rakyat Indonesia sebagian besar tidak terlalu peduli lagi, bila tidak dapat dibilang apatis. Begitu kerasnya pertarungan politik 2019, namun rakyat menyaksikan para kandidat yang berkompetisi toh akhirnya bisa duduk satu meja untuk berbagi kekuasaan dan aset negara. Betapapun keras suara rakyat, buruh, petani dan mahasiswa berteriak: agenda elite oligarkis akan tetap berlaku seperti pemaksaan RUU Cipta Kerja dan RUU Ibu Kota Negara.

Harapan rakyat seperti layangan putus yang diterpa hujan badai. [Mh]

Tags: Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fenomena Layangan Putus dalam Bursa Politik (1)

Next Post

Tips Menumbuhkan Rasa Percaya Diri ala Amrit Raje

Next Post
Tips Menumbuhkan Rasa Percaya Diri ala Amrit Raje

Tips Menumbuhkan Rasa Percaya Diri ala Amrit Raje

Pelatihan Jelly Art, Peluang Kembangkan Bisnis Kuliner Kekinian

Pelatihan Jelly Art, Peluang Kembangkan Bisnis Kuliner Kekinian

Cara Membuat Jelly Art, Cocok Jadi Ide Bisnis Rumahan

Cara Membuat Jelly Art, Cocok Jadi Ide Bisnis Rumahan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7907 shares
    Share 3163 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 “The Kaleidoscope” Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga