• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Din Syamsuddin: Pelabelan Ponpes Radikal Bikin Masyarakat Takut

Februari 25, 2016
in Berita
69
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

images

Chanelmuslim–Pondok pesantren tak jarang jadi sangkaan sebagai lahan penyemaian benih-benih radikalisme. Hal itu dikarenakan materi pengajaran yang diberikan kepada para santri terkandung muatan yang multitafsir, seperti soal jihad yang harus bijak menafsirkannya.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) awal Februari ini telah merilis 19 pondok pesantren yang terindikasi mengajarkan doktrin bermuatan radikalisme. Simpulan itu berdasarkan hasil proses profiling tim BNPT di lapangan, dimana ke-19 pondok pesantren itu terlihat mendukung dan menyemaikan ajaran radikalisme di Indonesia.

Pondok pesantren yang disebut BNPT itu tersebar di berbagai daerah seperti di Aceh, Ambon, Poso, Makassar, Lombok, Lamongan, Cilacap, Solo, Serang, Ciamis, Cirebon, dan Jakarta.

Khawatir akan dampak dari publikasi media atas tudingan miring tersebut, sejumlah tokoh menyuarakan keprihatinannya. Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengatakan lembaga pendidikan Islam pondok pesantren tidak bisa digeneralisir sebagai sarang teroris.

“Tidak boleh generalisasi seperti itu. BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) mengeneralisasi itu seolah seluruh pesantren tempat mendidik kaum radikal itu tidak benar, bisa sesat-menyesatkan,” katanya di Jakarta, Rabu (24/2), seperti dikutip Antaranews.

Menurut Din, hadirnya lembaga pesantren sudah sangat tua di Indonesia, bahkan berkembang 1-2 abad sebelum ada negara Indonesia. Hal itu tidak menjadi masalah selama bertahun-tahun lamanya. Di ponpes jugalah tempat melahirkan ulama, zuama, cendekiawan muslim dan tokoh-tokoh. “Saya juga alumni pondok. Jangan digeneralisasi, jangan ‘digebyah uyah’,” ujarnya.

Kendati demikian, Din tidak menampik jika terdapat sejumlah pondok pesantren yang beraliran radikal. “Boleh jadi satu dua demikian. Itu justru pemerintah harus melakukan perhatian termasuk pembinaan. Tidak bisa main klaim labelisasi sampai pembubaran karena alasan terorisme yang kurang tepat,” kata dia.

Pelabelan ponpes sebagai sarang teroris, kata mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini, hanya akan membuat masyarakat ketakutan terhadap lembaga pendidikan Islam khas Indonesia itu. Pelabelan secara umum terhadap pesantren sebagai sarang teroris dapat menjadi tendensius sehingga menghalangi anak Muslim untuk bersekolah di ponpes. (mr/foto:lensaindonesia)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wajah Bersih dengan Mentimun, Begini Caranya

Next Post

Luncurkan Muamalat Mobile, Bank Muamalat Targetkan 7 Juta Transaksi

Next Post

Luncurkan Muamalat Mobile, Bank Muamalat Targetkan 7 Juta Transaksi

Perusahaan Johnson & Johnson Didenda Rp 965 miliar Terkait 'Bedak Kanker'

Menhan : Bela Negara Efektif Tangkal Narkoba

  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7665 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
  • Kementerian Kebudayaan akan Revitalisasi Museum Majapahit

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga