• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pekerjakan PRT di Bawah Umur Terancam Pidana 10 Tahun Bui

26/01/2015
in Berita
72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

pekerja anak

ChanelMuslim.com – Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang masih di bawah umur 18 tahun dilarang untuk dipekerjakan. Karena, hal itu akan mengancam masa depan anak untuk mendapatkan pendidikan yang laik, dan waktu bermain.

Wakil Direktur PT Hadi Jaya Ernawati menuturkan, bagi masyarakat yang masih tetap mempekerjakan mereka akan dikenakan sanksi pidana. Salah satunya melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2000 tentang Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Anak.

“Ancaman hukumannya dua (sampai) 10 tahun penjara, atau denda Rp10 juta,” kata Ernawati yang juga anggota Asosiasi Pelatihan dan Penempatan Pekerja Rumah Tangga Seluruh Indonesia (APPSI), di Depok, Minggu (25/1/2015).

Kata dia, APPSI mendukung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menargetkan Indonesa bebas dari pekerja anak tahun 2020. PRT merupakan salah satu bentuk pekerjaan terburuk bagi anak.

“APPSI mengharamkan untuk menyalurkan PRTA yang berusia di bawah 18 tahun. Kalau masih ada yang menyalurkan maka akan kena sanksi,” ujarnya.

Diakui dia, terdapat banyak kendala di lapangan dalam menegakkan aturan. Pasalnya, tidak semua warga paham dan mau mengerti mengena persoalan ini.

Kendala yang banyak dihadapi salah satunya, kata dia, mengenai anak yang datang dengan sendirinya ke rumah majikan dengan alasan ekonomi. “Tapi itu bukan pembenaran. Tetap saja mempekerjakan PRTA itu tidak boleh,” pungkasnya.

Menurut dia, jumlah PRTA di Depok saat ini mengalami penurunan. Lima tahun lalu, jumlahnya bisa mencapai 20 anak yang bekerja sebagai PRT dari satu lembaga pelatihan kerja (LPK). Saat ini sudah berkurang menjadi hanya tujuh orang per bulan.

“Mulai saat ini kami tidak lagi menyalurkan anak di bawah 18 tahun untuk menjadi PRTA. Ini sudah kesepakatan bersama,” kata Erna.

Dia berharap, 2020 nanti Indonesia bisa bebas dari pekerja anak di bawah umur. Termasuk anak-anak yang menjadi PRT.

“Ini menjadi tanggung jawab sosial bersama antara penyalur tenaga kerja dan juga pemerintah. Anak di bawah usia 18 tahun berhak mendapatkan pendidikan, mengembangkan dirinya, bermain bersama teman-temannya,” paparnya. (nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nasi Tumpeng

Next Post

MUI Padang , Imbau Pencinta Batu Akik Tidak Terbawa Kemusyrikan

Next Post

MUI Padang , Imbau Pencinta Batu Akik Tidak Terbawa Kemusyrikan

Produk Halal Semakin Berkembang di India

Muslim Gujarat Protes Ada Aturan Berdoa Secara Hindu di Sekolah-sekolah

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9291 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4212 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga