PEMBELAJARAN Bahasa Inggris di Jakarta Islamic School (JISc) tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga mendorong siswa untuk mampu menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini terlihat dalam kegiatan pembelajaran siswa Lower Secondary JISc yang mempelajari sekaligus mempraktikkan penggunaan Present Simple Tense untuk menggambarkan berbagai aktivitas harian.
Dalam pembelajaran tersebut, siswa diajak memahami bagaimana Present Simple Tense digunakan untuk menyampaikan kegiatan yang dilakukan secara rutin, kebiasaan, maupun fakta sederhana. Materi kemudian diterapkan melalui contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan siswa.
Pendekatan tersebut membuat pembelajaran grammar tidak berhenti pada hafalan rumus. Siswa memperoleh kesempatan untuk menggunakan struktur kalimat bahasa Inggris dalam konteks yang lebih nyata dan komunikatif.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pendekatan pendidikan JISc yang menempatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan keterampilan siswa. Melalui praktik secara langsung, siswa didorong untuk semakin percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tulisan.
Lihat postingan ini di Instagram
Baca juga: Siswa Primary JISc Kodam Raih Prestasi di Hong Kong International Mathematics Olympiad
Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense
Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc) merupakan sekolah yang mengusung konsep The First Integrated International Islamic School. JISc menggunakan Edexcel Curriculum dari Inggris dan tercatat sebagai Official Edexcel Exam Centre.
Pembelajaran Bahasa Inggris menjadi salah satu bagian yang dikembangkan untuk mendukung kesiapan siswa menghadapi lingkungan pendidikan global. Selain kemampuan akademik, sekolah juga menekankan active English speaking, critical thinking, dan creative thinking.
JISc juga menerapkan konsep 21st century skills through 21 activities, yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada siswa.
Dengan konsep small classes, jumlah siswa maksimal 16 orang dalam satu kelas, proses pembelajaran diharapkan dapat memberikan ruang interaksi yang lebih intensif antara siswa dan guru.
Di sisi lain, pendidikan di JISc tetap mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan program Al-Qur’an, sehingga pengembangan kemampuan akademik dan keterampilan global berjalan beriringan dengan pembentukan karakter Islami.
Penguasaan Bahasa Inggris sejak jenjang pendidikan menengah menjadi salah satu bekal penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk ke perguruan tinggi maupun institusi pendidikan di luar negeri.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
JISc membekali siswa melalui perpaduan kurikulum internasional, pengembangan keterampilan abad ke-21, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta pengalaman belajar yang mendorong siswa aktif berkomunikasi.
Selain program akademik, JISc juga memiliki berbagai program lintas budaya dan internasional. Untuk jenjang Secondary, program Cross Cultural Country (Immersion Program) mencakup sejumlah negara seperti Australia, Selandia Baru, Belanda, Korea, Prancis, Turkiye, serta program ke Madinah dan Umroh.
Sementara untuk jenjang Primary, tersedia Immersion Program Malaysia dan Singapura.
Melalui pembelajaran yang menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari seperti praktik Present Simple Tense, JISc berupaya membangun kemampuan siswa agar tidak sekadar memahami bahasa Inggris secara teoritis, tetapi juga mampu menggunakannya dalam komunikasi nyata.
Informasi JISc Kodam (Fullday): 0811-1277-155. Website: jakartaislamicschool.com. Informasi JIBS (JIBBS & JIGSc) – Boarding: 0899-9911-723. [Din]


