• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Asy Syifa bintu Abdullah, Guru Tulis pada Masa Awal Islam

24/01/2026
in Kisah, Unggulan
Keberkahan Usia Ulama

foto: pexels

137
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ASY SYIFA bintu Abdullah. Nama aslinya adalah Laila bintu Abdullah bin Abdu Syams bin Khalaf al-‘Adawiyah al-Qurasyiyah. Dia adalah satu dari sedikit orang yang pandai membaca dan menulis pada masa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Laila adalah shahabiyah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dari Bani ‘Adi bin Ka’ab, sama seperti Umar bin Khattab. Ia memeluk Islam saat kaum Muslimin masih berada di Mekkah, kemudian mengikuti rombongan awal hijrah ke Habasyah, lalu ke Madinah.

Sejak masa jahiliyah, Laila sudah pandai membaca dan menulis. Dia menjadi guru tulis dari putri-putri keluarga Abu Bakar, yaitu Asma’ dan Aisyah.

Di Madinah, Laila juga menjadi guru tulis bagi istri Nabi, Hafshah bintu Umar bin Khattab, dan para Muslimah lainnya. Selain membaca dan menulis, Laila juga menguasai bidang lain seperti ruqyah (dokter) dan sosial.

Baca juga: Ummu Hakim binti Al-Harits, Sahabiyah yang Membunuh Pasukan Romawi pada Hari Pernikahannya

Asy Syifa bintu Abdullah, Guru Tulis pada Masa Awal Islam

Suatu ketika, Hafshah sakit namlah. Rasulullah saw menyaksikan Laila mampu mengobatinya dengan metode ruqyah. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memujinya dan memintanya untuk mengajarkan ilmu ruqyah kepada Hafshah dan para muslimah lainnya.

Karena itu, Laila dikenal dengan nama Asy-Syifa’ artinya ahli pengobatan. Pengabdian dan kepeduliannya terhadap orang-orang sakit begitu tinggi sehingga Nabi Shallallahu alaihi wa sallam memberikan rumah dinas untuknya di Dusun Hikakan yang menjadi pusat pengobatan warga yang sakit gatal-gatal.

Asy-Syifa’ tinggal di rumah tersebut bersama putranya, Sulaiman bin Abi Khutsmah. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sering bertamu ke rumah Asy-Syifa’ karena kedudukannya yang sangat mulia di kalangan kaum Muslimin.

Pada masa Umar bin Khattab radhiyallahu anhu menjadi khalifah, Asy-Syifa’ diangkat menjadi kepala pengawas pasar. Tugasnya menasihati siapa pun, baik pedagang, maupun pembeli, agar tidak curang dan melanggar aturan jual beli.

Inilah bukti bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan. Asy-Syifa’ dimuliakan sejak zaman Nabi hingga meninggalnya pada tahun 20 H pada masa Umar memimpin pemerintahan.

Dialah guru menulis sekaligus dokter bagi kaum Muslimin, khususnya di kalangan perempuan. Jiwa sosialnya begitu tinggi, ia selalu terpanggil untuk membantu siapa pun yang membutuhkan. Asy-Syifa’ bintu Abdullah juga teladan bagi para Ibu muslimah untuk selalu belajar dan memiliki ilmu pengetahuan sehingga dapat membantu orang lain, termasuk anak-anaknya. [ind]

sumber: Buku Seri Ilmuwan Muslimah, ditulis oleh Sarah Mantovani (penerbit: Pro-Kids, 2020)

Tags: Asy Syifa bintu AbdullahGuru Tulis pada Masa Awal IslamIbu adalah Sekolah Utama Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rekomendasi Island Hopping di Kepulauan Seribu

Next Post

Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Next Post
Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Digelar di ICE BSD, CONNECT 2026 Hadirkan Mufti Menk hingga Khalid Basalamah, Ajak Umat Hadapi Modern Struggles

Digelar di ICE BSD, CONNECT 2026 Hadirkan Mufti Menk hingga Khalid Basalamah, Ajak Umat Hadapi Modern Struggles

Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1734 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1904 shares
    Share 762 Tweet 476
  • Lebih Enak Mana: Kloter Awal atau Kloter Akhir

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3512 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11170 shares
    Share 4468 Tweet 2793
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5005 shares
    Share 2002 Tweet 1251
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga