• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 30 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Umair bin Wahb, Setan Quraisy yang Menjadi Pejuang Islam

27/01/2022
in Khazanah
Umair bin Wahb, Setan Quraisy yang Menjadi Pejuang Islam

Foto: Unsplash

154
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Penduduk Mekah menjuluki Umair bin Wahb Setan Quraisy, namun kemudian ia menjadi pejuang Islam.

Pada Perang Badar itu, setan Quraisy ini mendapat pukulan hebat. Pasukan kafir Quraisy kembali ke Mekah dengan membawa kekalahan memalukan. Umair bin Wahb  kehilangan satu putranya, karena tertawan oleh pasukan Islam.

Pada suatu hari, ia terlibat dalam percakapan dengan sepupunya, Shafwan bin Umayyah yang menyimpan dendam mendalam kepada kaum muslimin setelah ayahnya, Umayyah bin Khalaf tewas dalam Perang Badar.

Baca Juga: Keberanian Abdullah bin Masud Dihadapan Quraisy

Umair bin Wahb, Setan Quraisy yang Menjadi Pejuang Islam

Shafwan dan Umair duduk berbincang-bincang melampiaskan kebencian.

Marilah kita dengarkan Urwah bin Zubari memaparkan percakapan panjang mereka.

Shafwan, “Demi Tuhan, tidak ada gunanya lagi hidup setelah kita kehilangan banyak orang di Perang Badar.”

Umair, “Benar! Seandainya bukan karena tanggungan hutang dan anak-istri, aku akan berangkat ke Madinah untuk membunuh Muhammad. Aku punya alasan untuk bertemu dengannya, yaitu urusan anakku yang menjadi tawanan.”

Shafwan,”Akan kulunasi utangmu dan kucukupi kebutuhan keluagamu.”

Umair,”Kalau begitu, jangan cerita kepada siapa pun tentang masalah ini.”

Umair mengasah pedangnya, lalu pergi ke Madinah.

Di Madinah, saat itu, Umar bin Khaththab sedang bercakap-cakap dengan beberapa kaum muslimin tentang Perang Badar. Mereka menyebut-nyebut pertolongan Allah kepada mereka. Tiba-tiba pandangan Umar tertuju kepada Umair bin Wahb yang mengikat tali kekang kudanya di depan masjid, dengan membawa pedang. Umar berkata, “Ada Umair bin Wahb. Demi Allah, kedatangannya pasti untuk maksud jahat. Dialah yang menyebarkan fitnah di antara kita. Dan dialah yang menghitung jumlah kita di Perang Badar.”

Lalu, Umar masuk menghadap Rasulullah saw dan berkata,  “Ya Rasulullah, Umair datang dengan membawa pedang.”

Rasulullah menjawab, “Suruhlah ia masuk menghadapku.”

Umar pergi mengambil pedang dan memanggulnya, lalu berkata kepada orang-orang Anshar yang tadi bersamanya, “Masuk dan duduklah dekat Rasulullah. Lindungilah beliau dari kejahatan laki-laki busuk yang tidak bisa dipercaya ini.”

Sambil memanggul pedang, Umar mengantar Umair masuk menghadap Rasulullah.

Rasulullah bersabda,  “Biarkan dia, wahai Umar. Umair, mendekatlah.”

Umair mendekat dan berkata, “Bersenang-senanglah di pagi ini.” Ini adalah salah yang diucapkan orang-orang sebelum kedatangan Islam.

Nabi menjawab,”Allah telah memberi kami ucapan salam yang lebih baik dari ucapan salammu itu. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu. Inilah ucapan salam para penduduk surga.”

Umair, “Demi Tuhan, aku baru mendengarnya, hai Muhammad.”

Rasulullah, “Apa maksud kedatanganmu?”

Umair, “Aku datang untuk urusan anakku yang menjadi tawanan kalian.”

Rasulullah, “Lantas, untuk apa pedang itu?”

Umair, “Pedang sialan! Apakah menurutmu aku akan menggunakan pedang ini?”

Rasulullah, “Jujurlah, hai Umair. Apa maksud kedatanganmu yang sebenarnya?”

Umair, “Seperti yang sudah kusebutkan.”

Rasulullah saw “Bukankah engkau telah duduk bersama Shafwan bin Umayyah di sebuah batu, berbincang-bincang tentang orang-orang Quraisy yang tewas di Badar. Kamu berkata, ‘Seandainya bukan karena tanggungan utang dan anak-istri, aku akan berangkat untuk membunuh Muhammad.’ Shafwan menanggung utang dan anak-istrimu dengan syarat kamu bisa membunuhku. Ketahuilah, Allah akan menghalangi maksud jahatmu.”

Saat itulah Umair berseru, “Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu annaka Rasulullah. Yang mengetahui masalah ini hanya aku dan Shafwan. Demi Allah, pasti engkau diberi tahu oleh Allah. Segala puji bagi Allah yang telah memberiku hidayah.”

Lalu, Rasulullah berkata kepada para sahabat, “Ajarkan Islam dan Al-Qur’an kepadanya dan bebaskan anaknya.”

Begitulah Umair bin Wahb masuk Islam.

Setan Quraisy iu telah masuk Islam. Ia telah terpesona dengan cahaya Rasulullah. Hanya dalam sekejap, ia sudah berubah menjadi pembela Islam yang gigih.

Umar bin Khaththab berkata, “Demi Allah yang diriku berada dalam genggaman tangan-Nya. Saat Umair datang ke Madinah, di mataku, ia lebih menjijikan daripada babi. Tapi sekarang, ia lebih aku sukai daripada beberapa anakku sendiri.”

 

Sumber :  60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom

 

Tags: Setan Quraisy yang Menjadi Pejuang IslamUmair bin Wahb
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pengurus

Next Post

BTN – Kemenag Kerjasama Progam Sejuta Rumah

Next Post

BTN - Kemenag Kerjasama Progam Sejuta Rumah

Kartika Chandra Istri Polisi yang Memilih Usaha Berjualan Sayur Keliling

Kartika Chandra Istri Polisi yang Memilih Usaha Berjualan Sayur Keliling

Zubair bin Awwam Memiliki Luka di Sekujur Tubuhnya

Aku Ingin Segera Masuk Tanah Agar Tidak Menumpuk Dosa

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9431 shares
    Share 3772 Tweet 2358
  • BPJPH Terbitkan Regulasi untuk Perkuat Kepastian, Pengawasan dan Penandaan Produk

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Muhammadiyah Menetapkan Awal Ramadan: 8 Februari 2027

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beragam Manfaat dari Labu Kuning yang Jarang Diketahui

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Rekomendasi Warna Baju yang Cocok Dipadukan dengan Celana Coklat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ingat Bahwa Rezeki Sudah Tertakar dan Tidak Akan Tertukar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Merawat Rambut Anti Ketombe untuk Wanita Berhijab

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menag Nilai Penguatan Keterbukaan Informasi Tidak Cukup di Tingkat Pusat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11798 shares
    Share 4719 Tweet 2950
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga