• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pajak Progresif Tak Mampu Atasi Jumlah Kendaraan

30/12/2014
in Berita
68
SHARES
524
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

malam-tahun-baru-kawasan-puncak-ditutup

DEPOK – Pajak progresif merupakan standar dunia yang diterapkan untuk menekan angka kendaraan bermotor. Namun, hal itu harus dibarengi dengan sarana dan prasarana.

“Harus diimbangi dengan kebijakan lain sehingga tujuan dari penerapan kebijakan ini tercapai. Misalnya dengan pembatasan berbasis kelengkapan sarana,” kata pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Lisman Manurung di Depok, Jawa Barat.

Dia menjelaskan, ketika seseorang ingin mendapatkan lisensi kepemilikan kendaraan, maka harus dipastikan jika dia memiliki sarana parkir yang memadai. Jadi mereka tidak sembarangan memarkir kendaraan.

“Ujung-ujungnya juga akan membatasi bagi mereka yang berkemampuan lebih,” ujarnya.

Yang tidak kalah penting, kata dia, perbaikan dan peningkatan kualitas sarana transportasi umum. Jika transportasi masal mampu memberikan kenyamanan dan cepat.

“Ini yang menyebabkan orang enggan menggunakan transportasi umum dan memilih kendaraan pribadi,” pungkasnya.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mata Kuliah Agama Wajib Dipertahankan

Next Post

Muslimah Inggris Harus Hadapi Peningkatan Serangan Islamofobia

Next Post

Muslimah Inggris Harus Hadapi Peningkatan Serangan Islamofobia

Lagi, Masjid di Swedia Dibakar Orang Tak Dikenal

Wanita nonmuslim pun menyukai Burkini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8181 shares
    Share 3272 Tweet 2045
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3651 shares
    Share 1460 Tweet 913
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2028 shares
    Share 811 Tweet 507
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4525 shares
    Share 1810 Tweet 1131
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3154 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup untuk Pulihkan Ekosistem Kawasan Konservasi

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    484 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5313 shares
    Share 2125 Tweet 1328
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga