• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Saatnya Melepaskan Kebencian Sebelum Kembali kepada Allah

13/09/2026
in Khazanah
66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA luka yang tidak langsung hilang meskipun waktu terus berjalan. Ada pula kemarahan yang awalnya muncul karena merasa disakiti, tetapi perlahan berubah menjadi sesuatu yang terus dibawa dalam hati. Tanpa disadari, kita mungkin sudah terlalu lama menyimpan kecewa, dendam, atau kebencian kepada seseorang. Padahal, hati juga membutuhkan ruang untuk beristirahat dan kembali tenang.

Sesungguhnya, yang perlu disembuhkan terlebih dahulu bukan hanya luka yang terlihat, tetapi juga keterikatan jiwa terhadap kebencian dan emosi kemarahan. Sebab ketika hati terus menggenggam rasa benci, kita sendiri yang akhirnya merasa lelah. Pikiran dipenuhi kejadian masa lalu, hati mudah tersulut ketika mengingatnya, bahkan kebahagiaan yang seharusnya bisa dinikmati menjadi terganggu.

Baca Juga: Kedudukan Hamba yang Jujur di Sisi Allah

Saatnya Melepaskan Kebencian Sebelum Kembali kepada Allah

Memaafkan memang tidak selalu mudah. Terlebih jika luka itu datang dari orang yang kita percaya. Ada perkataan yang mungkin masih terngiang, perlakuan yang belum terlupakan, atau pengkhianatan yang membuat kita sulit percaya kembali. Namun, memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain. Memaafkan juga bukan berarti kita harus kembali dekat dengan orang yang pernah menyakiti.

Terkadang, memaafkan adalah cara untuk membebaskan diri sendiri. Kita memilih berhenti membawa kesalahan orang lain ke dalam setiap hari yang baru. Kita tidak lagi membiarkan peristiwa yang telah berlalu mengendalikan perasaan dan keputusan hari ini.

Begitu pula dengan kemarahan. Marah adalah bagian dari manusia, tetapi jangan sampai kemarahan menetap terlalu lama hingga mengubah hati menjadi keras. Belajarlah menenangkan diri sebelum berbicara, menahan lisan ketika emosi memuncak, dan memberi waktu kepada hati untuk berpikir dengan lebih jernih.

Kita tidak pernah tahu kapan perjalanan hidup ini berakhir. Tidak ada yang dapat memastikan berapa lama lagi kita memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Karena itu, alangkah baiknya jika kita berusaha pulang kepada Allah dengan hati yang lebih ringan.

Bukan berarti hidup tanpa pernah terluka. Bukan pula berarti harus melupakan semua kejadian. Kita hanya sedang belajar menyerahkan apa yang tidak mampu kita ubah kepada Allah. Biarkan Dia yang mengurus perkara yang telah terjadi, sementara kita fokus memperbaiki hati dan amal.

Pada akhirnya, manusia akan kembali kepada Allah seorang diri. Harta, kedudukan, pujian, bahkan orang-orang yang selama ini kita sayangi tidak akan ikut masuk ke dalam kubur. Yang menemani hanyalah amal dan keadaan hati kita.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Maka, sebelum waktunya tiba, mari belajar melepaskan kebencian. Semoga ketika kembali kepada Allah, kita membawa hati yang lebih bersih, jiwa yang lebih tenang, dan kehidupan yang diisi dengan lebih banyak kebaikan. [DW]

Sumber: Ustadz dr.Zaidul Akbar

Tags: Saatnya Melepaskan Kebencian Sebelum Kembali kepada Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sumber Motivasi Keharmonisan Keluarga

Next Post

Mensyukuri Ilmu dan Amal

Next Post
Gunakan Waktumu untuk Beramal Sholeh

Mensyukuri Ilmu dan Amal

Menghargai Kontribusi Orang lain Sekecil Apapun

Menghargai Kontribusi Orang lain Sekecil Apapun

Enam Kewajiban Umat terhadap Islam

Mengobati Kekecewaan dengan Banyak Mengingat Ayat Allah

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    488 shares
    Share 195 Tweet 122
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9310 shares
    Share 3724 Tweet 2328
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Salimahpreneur Expo 2026, Tingkatkan Kapasitas Entrepreneur Perempuan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik Angkat Isu Pengarusutamaan Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4799 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11755 shares
    Share 4702 Tweet 2939
  • Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga