• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Turunkan Tanganmu Sebelum Allah Menjawab

12/09/2026
in Khazanah
Jangan Turunkan Tanganmu Sebelum Allah Menjawab

Sumber: Pixabay

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA doa yang terasa cepat dikabulkan, tetapi ada pula doa yang terus kita panjatkan bertahun-tahun tanpa melihat hasilnya. Di titik itulah banyak hati mulai lelah. Bibir masih berdoa, namun keyakinan perlahan melemah. Padahal, bisa jadi yang kita sebut “terlambat” hanyalah cara Allah mempersiapkan waktu terbaik untuk mengabulkannya.

Rasulullah  mengajarkan bahwa doa adalah ibadah. Artinya, setiap kali seorang hamba mengangkat kedua tangannya, ia sedang menunjukkan penghambaan dan ketergantungannya kepada Allah. Karena itu, jangan pernah merasa doa yang dipanjatkan sia-sia. Tidak ada tangan seorang hamba yang terangkat memohon kepada Rabbnya, lalu kembali tanpa membawa kebaikan. Allah pasti memberikan jawaban, hanya bentuknya yang mungkin berbeda dari harapan kita.

Baca Juga:  Ini Cara Alami Membantu Mengatasi Kutu Air

Jangan Turunkan Tanganmu Sebelum Allah Menjawab

Sering kali kita ingin Allah menjawab hari ini, sementara Allah mengetahui bahwa esok adalah waktu yang lebih baik. Kita berharap pintu dibuka sekarang, padahal Allah sedang menyelamatkan kita dari sesuatu yang belum kita ketahui. Keterlambatan bukan selalu penolakan. Terkadang itu adalah bentuk kasih sayang agar nikmat datang pada saat kita benar-benar siap menerimanya.

Maka, jangan turunkan kedua tanganmu. Teruslah meminta, merayu, dan mengetuk pintu langit dengan doa-doa terbaik. Sampaikan seluruh kegelisahan, impian, dan rasa takut kepada Allah. Dia tidak pernah bosan mendengar permintaan hamba-Nya, meski diulang setiap hari dengan kalimat yang sama.

Ada kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang mengajarkan hal ini. Nabi Zakaria ‘alaihissalam berdoa memohon keturunan hingga usia senja, lalu Allah mengaruniakan Nabi Yahya. Nabi Ya’qub tidak pernah berhenti berharap bertemu kembali dengan Yusuf, meski bertahun-tahun dipisahkan. Harapan mereka hidup karena keyakinan kepada Allah lebih besar daripada keadaan yang sedang dihadapi.

Begitu pula dalam kehidupan kita. Mungkin hari ini kita sedang menunggu pekerjaan, kesembuhan, jodoh, rezeki, atau jalan keluar dari masalah yang terasa buntu. Jangan biarkan putus asa mengalahkan doa. Sebab, yang paling berbahaya bukanlah doa yang belum dikabulkan, melainkan hati yang berhenti berharap kepada Allah.

Teruslah berdoa dengan adab yang baik, iringi dengan ikhtiar, dan perbanyak istighfar serta sedekah. Yakinlah bahwa setiap doa dicatat, setiap air mata diketahui, dan setiap harapan didengar oleh Allah Yang Maha Mendengar.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Siapa tahu, esok hari adalah hari ketika Allah berkata, “Kun,” lalu semua doa yang selama ini kau simpan berubah menjadi kenyataan. Maka sebelum hari itu tiba, jangan pernah turunkan kedua tanganmu. [DW]

Sumber: Ustadz Muhammad Assad

Tags: Jangan Turunkan Tanganmu Sebelum Allah Menjawab
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Abu Vulkanik Bukan Hanya Mengganggu Pernapasan, Tapi Jadi Ancaman juga Bagi Mata

Next Post

Hukum Menoleh ke Arah Imam saat Shalat Karena Suaranya Tidak Jelas

Next Post
Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

Hukum Menoleh ke Arah Imam saat Shalat Karena Suaranya Tidak Jelas

Keringat Bukan Penyebab Utama Munculnya Ketombe

Keringat Bukan Penyebab Utama Munculnya Ketombe

Umatku

Shalat Tahajjud Berjamaah atau Sendiri?

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9301 shares
    Share 3720 Tweet 2325
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Tren Kecantikan Kembali Nuansa Era 2000-an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Style Hijab Tanpa Peniti yang Praktis dan Tetap Modis

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4796 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4218 shares
    Share 1687 Tweet 1055
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga