• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

11/09/2026
in Berita
Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

Sumber: Pixabay

66
SHARES
508
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBELUM berita bisa dibaca dalam hitungan detik melalui ponsel, radio pernah menjadi salah satu jembatan utama yang menghubungkan pemerintah dengan rakyat. Dari sebuah perangkat sederhana, kabar tentang keadaan negeri, perjuangan mempertahankan kemerdekaan hingga informasi penting dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.

Setiap 11 September, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal tersebut tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI) pada 11 September 1945, hanya beberapa pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan. Pada 2026 ini, peringatan tersebut kembali menjadi momentum untuk melihat bagaimana radio pernah memainkan peran besar dalam perjalanan bangsa.

Baca Juga: BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan Bahaya Tsunami di Pesisir Banten

Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

Berawal dari Situasi yang Serba Tidak Pasti

Kisah lahirnya RRI bermula setelah siaran radio milik pemerintah pendudukan Jepang, Hoso Kyoku, berhenti pada 19 Agustus 1945. Indonesia yang baru memproklamasikan kemerdekaan menghadapi situasi penuh ketidakpastian. Informasi mengenai kondisi politik dan keamanan masih terbatas, sementara kabar dari luar negeri bahkan menyebut adanya kemungkinan Belanda kembali berkuasa.

Para tokoh yang sebelumnya bekerja di dunia radio melihat persoalan tersebut sebagai sesuatu yang tidak bisa dibiarkan. Radio dianggap sebagai sarana komunikasi yang cepat dan relatif dapat diandalkan, terutama ketika kondisi keamanan belum stabil. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Delapan Tokoh dan Lahirnya RRI

Pada 11 September 1945 pukul 17.00, delapan perwakilan bekas Hoso Kyoku bertemu dengan pemerintah Indonesia di bekas Gedung Raad Van Indje, Pejambon, Jakarta. Mereka adalah Abdulrahman Saleh, Adang Kadarusman, Soehardi, Soetarji Hardjolukita, Soemarmadi, Sudomomarto, Harto, dan Maladi.

Pertemuan tersebut menjadi titik penting dalam sejarah penyiaran Indonesia. Abdulrahman Saleh yang memimpin delegasi menekankan perlunya radio sebagai alat komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Dari pertemuan itu kemudian lahir Radio Republik Indonesia dengan Abdulrachman Saleh sebagai pemimpin umum.

RRI pada awal berdirinya memiliki sejumlah studio di berbagai kota, antara lain Jakarta, Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya, dan Malang. Kehadiran jaringan tersebut membuat radio memiliki jangkauan penting dalam menyebarkan informasi di masa awal kemerdekaan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Radio sebagai Suara Perjuangan

Pada masa revolusi, radio tidak sekadar menyampaikan berita. RRI menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Informasi mengenai perjuangan bangsa disiarkan untuk membangun semangat masyarakat sekaligus menjadi sarana komunikasi di tengah situasi yang serba terbatas.

Peran tersebut membuat radio memiliki nilai strategis. Ketika berbagai jalur komunikasi belum berkembang seperti sekarang, suara dari radio menjadi salah satu sumber informasi yang dinanti masyarakat. RRI juga berperan dalam memperluas informasi mengenai kemerdekaan Indonesia.

Kini zaman telah berubah. Masyarakat dapat memperoleh berita melalui televisi, situs berita, media sosial, podcast hingga berbagai platform digital. Namun, radio tidak serta-merta kehilangan tempatnya.

Hari Radio Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa teknologi boleh berganti, tetapi kebutuhan manusia terhadap informasi yang terpercaya tetap sama. Dari suara yang dahulu mengudara di tengah suasana revolusi, radio telah menjadi bagian dari perjalanan panjang media Indonesia.

Lebih dari sekadar mengenang sebuah tanggal, Hari Radio Nasional mengajak kita melihat kembali bagaimana sebuah medium sederhana pernah ikut menjaga komunikasi bangsa ketika Indonesia sedang mempertahankan kemerdekaannya. [DW]

Tags: Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Istilah Olive Skin Dapat Muncul pada Orang dengan Warm, Cool Ataupun Neutral Undertone

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    351 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4215 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9294 shares
    Share 3718 Tweet 2324
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • 5 Kreasi Buncis untuk Bekal Anak yang Enak dan Menggugah Selera

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11749 shares
    Share 4700 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga