• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

11/09/2026
in Berita
Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

Sumber: Pixabay

72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBELUM berita bisa dibaca dalam hitungan detik melalui ponsel, radio pernah menjadi salah satu jembatan utama yang menghubungkan pemerintah dengan rakyat. Dari sebuah perangkat sederhana, kabar tentang keadaan negeri, perjuangan mempertahankan kemerdekaan hingga informasi penting dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.

Setiap 11 September, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal tersebut tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI) pada 11 September 1945, hanya beberapa pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan. Pada 2026 ini, peringatan tersebut kembali menjadi momentum untuk melihat bagaimana radio pernah memainkan peran besar dalam perjalanan bangsa.

Baca Juga: BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan Bahaya Tsunami di Pesisir Banten

Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

Berawal dari Situasi yang Serba Tidak Pasti

Kisah lahirnya RRI bermula setelah siaran radio milik pemerintah pendudukan Jepang, Hoso Kyoku, berhenti pada 19 Agustus 1945. Indonesia yang baru memproklamasikan kemerdekaan menghadapi situasi penuh ketidakpastian. Informasi mengenai kondisi politik dan keamanan masih terbatas, sementara kabar dari luar negeri bahkan menyebut adanya kemungkinan Belanda kembali berkuasa.

Para tokoh yang sebelumnya bekerja di dunia radio melihat persoalan tersebut sebagai sesuatu yang tidak bisa dibiarkan. Radio dianggap sebagai sarana komunikasi yang cepat dan relatif dapat diandalkan, terutama ketika kondisi keamanan belum stabil. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Delapan Tokoh dan Lahirnya RRI

Pada 11 September 1945 pukul 17.00, delapan perwakilan bekas Hoso Kyoku bertemu dengan pemerintah Indonesia di bekas Gedung Raad Van Indje, Pejambon, Jakarta. Mereka adalah Abdulrahman Saleh, Adang Kadarusman, Soehardi, Soetarji Hardjolukita, Soemarmadi, Sudomomarto, Harto, dan Maladi.

Pertemuan tersebut menjadi titik penting dalam sejarah penyiaran Indonesia. Abdulrahman Saleh yang memimpin delegasi menekankan perlunya radio sebagai alat komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Dari pertemuan itu kemudian lahir Radio Republik Indonesia dengan Abdulrachman Saleh sebagai pemimpin umum.

RRI pada awal berdirinya memiliki sejumlah studio di berbagai kota, antara lain Jakarta, Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya, dan Malang. Kehadiran jaringan tersebut membuat radio memiliki jangkauan penting dalam menyebarkan informasi di masa awal kemerdekaan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Radio sebagai Suara Perjuangan

Pada masa revolusi, radio tidak sekadar menyampaikan berita. RRI menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Informasi mengenai perjuangan bangsa disiarkan untuk membangun semangat masyarakat sekaligus menjadi sarana komunikasi di tengah situasi yang serba terbatas.

Peran tersebut membuat radio memiliki nilai strategis. Ketika berbagai jalur komunikasi belum berkembang seperti sekarang, suara dari radio menjadi salah satu sumber informasi yang dinanti masyarakat. RRI juga berperan dalam memperluas informasi mengenai kemerdekaan Indonesia.

Kini zaman telah berubah. Masyarakat dapat memperoleh berita melalui televisi, situs berita, media sosial, podcast hingga berbagai platform digital. Namun, radio tidak serta-merta kehilangan tempatnya.

Hari Radio Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa teknologi boleh berganti, tetapi kebutuhan manusia terhadap informasi yang terpercaya tetap sama. Dari suara yang dahulu mengudara di tengah suasana revolusi, radio telah menjadi bagian dari perjalanan panjang media Indonesia.

Lebih dari sekadar mengenang sebuah tanggal, Hari Radio Nasional mengajak kita melihat kembali bagaimana sebuah medium sederhana pernah ikut menjaga komunikasi bangsa ketika Indonesia sedang mempertahankan kemerdekaannya. [DW]

Tags: Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Istilah Olive Skin Dapat Muncul pada Orang dengan Warm, Cool Ataupun Neutral Undertone

Next Post

Dahsyatnya Kekuatan Niat

Next Post
Rahasia Kekuatan Manusia

Dahsyatnya Kekuatan Niat

Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Menarik Perhatian Putri Mahkota Swedia

Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Menarik Perhatian Putri Mahkota Swedia

5 Makanan Tinggi Natrium yang Tidak Boleh Sering Dikonsumsi

5 Makanan Tinggi Natrium yang Tidak Boleh Sering Dikonsumsi

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9534 shares
    Share 3814 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4862 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4306 shares
    Share 1722 Tweet 1077
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga