BAKWAN menjadi salah satu gorengan favorit masyarakat Indonesia. Perpaduan sayuran segar dengan adonan tepung yang gurih membuat camilan ini cocok disantap saat santai maupun sebagai pelengkap makan. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan hasil bakwan buatannya terlalu berminyak. Selain membuat rasanya kurang nikmat, bakwan yang menyerap banyak minyak juga terasa lebih berat saat dimakan.
Sebenarnya, bakwan yang tidak berminyak bukan hanya dipengaruhi oleh resep adonan, tetapi juga teknik menggoreng yang tepat. Dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa menghasilkan bakwan yang renyah di luar, lembut di dalam, dan tidak dipenuhi minyak.
Rahasia Bakwan Renyah dan Tidak Berminyak, Ini Tips Menggoreng yang Wajib Dicoba
1. Gunakan Perbandingan Tepung yang Tepat
Kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan tepung terigu terlalu banyak. Adonan yang terlalu tebal cenderung menyerap lebih banyak minyak saat digoreng.
Agar teksturnya lebih renyah, campurkan tepung terigu protein rendah dengan sedikit tepung beras. Tepung beras membantu menghasilkan lapisan yang lebih garing sekaligus mengurangi penyerapan minyak pada bakwan.
2. Pastikan Minyak Sudah Benar-Benar Panas
Suhu minyak sangat menentukan hasil gorengan. Jika minyak belum cukup panas, adonan akan menyerap minyak lebih banyak sebelum permukaannya mengeras.
Idealnya, minyak berada pada kisaran suhu sekitar 175–190 derajat Celsius sebelum adonan dimasukkan. Tanda paling mudah, ketika sedikit adonan dijatuhkan ke dalam minyak, adonan langsung naik ke permukaan dan berbuih.
Sebaliknya, minyak yang terlalu panas juga kurang baik karena bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam belum matang sempurna.
3. Jangan Mengisi Wajan Terlalu Penuh
Saat menggoreng dalam jumlah banyak sekaligus, suhu minyak akan turun secara drastis. Akibatnya, bakwan menjadi lebih lama matang dan menyerap lebih banyak minyak.
Sebaiknya goreng sedikit demi sedikit agar suhu minyak tetap stabil. Cara ini memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi hasilnya jauh lebih renyah dan tidak lembek.
4. Gunakan Minyak yang Cukup Banyak
Meski terdengar bertolak belakang, penggunaan minyak yang cukup justru membantu mengurangi penyerapan minyak pada bakwan. Saat seluruh permukaan bakwan terendam atau hampir terendam minyak panas, proses pemasakan berlangsung lebih cepat dan merata.
Hindari menggoreng dengan minyak yang terlalu sedikit karena membuat sebagian adonan lebih lama terkena panas sehingga minyak lebih mudah meresap.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Jangan Terlalu Lama Mengaduk Adonan
Adonan bakwan cukup diaduk hingga semua bahan tercampur rata. Jika terlalu lama diaduk, gluten pada tepung akan terbentuk lebih banyak sehingga tekstur bakwan menjadi keras dan kurang renyah.
Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan cukup melapisi sayuran, bukan menenggelamkannya.
6. Tiriskan dengan Cara yang Benar
Setelah matang, jangan langsung menumpuk bakwan di atas piring. Letakkan terlebih dahulu di atas rak kawat atau saringan agar minyak berlebih menetes.
Setelah itu, pindahkan ke wadah yang dialasi tisu dapur untuk menyerap sisa minyak di permukaannya. Cara sederhana ini membuat bakwan terasa lebih ringan saat disantap.
7. Hindari Menggunakan Minyak Berulang Kali
Minyak yang sudah berkali-kali dipakai bukan hanya membuat warna gorengan lebih gelap, tetapi juga memengaruhi rasa dan kualitas hasil akhir. Minyak bekas lebih mudah rusak ketika dipanaskan berulang kali.
Untuk hasil terbaik, gunakan minyak yang masih jernih dan batasi penggunaan minyak goreng berulang sesuai anjuran kesehatan.
Demikian tips untuk menggoreng bakwan agar hasilnya tidak berminyak, selamat mencobanya di rumah ya Sahabat Muslim! [DW]





