KETUA Penggerak TP PKK Kabupaten Batang, Faelasufa, S.IP., M.PP., mengangkat isu Affordable Child Care pada peringatan Hari Kartini ke-147 di Batang.
Faelasufa menyoroti belum tersedianya layanan penitipan anak (daycare) yang berkualitas dan terjangkau di Kabupaten Batang.
“Affordable child care masih menjadi pekerjaan rumah kita. Banyak ibu ingin produktif, tetapi belum didukung fasilitas yang memadai. Ini penting karena kualitas pengasuhan akan berdampak langsung pada pendidikan anak,” tegasnya dalam amanat upacara di hadapan 150 peserta peringatan Hari Kartini ke-147 di lapangan Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (21/04/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Faelasufa menyampaikan refleksi mendalam tentang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuka akses pendidikan bagi perempuan.
“Hari Kartini menjadi momentum penting untuk mengingat bahwa dulu perempuan tidak memiliki kesempatan luas dalam pendidikan. Bahkan Kartini sendiri, meskipun anak bupati, tidak leluasa melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Baca juga: Menulis Seperti Meditasi, Faelasufa Ajak Warga Batang Tingkatkan Literasi
Menurutnya, kondisi tersebut kini telah mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi tahun 2025 menunjukkan perempuan mencapai 35,98 persen, lebih tinggi dibandingkan laki-laki sebesar 29,88 persen.
“Ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia semakin memiliki akses pendidikan yang lebih baik. Perempuan hari ini bisa berkarier dan berkontribusi di ruang publik, tanpa meninggalkan perannya dalam keluarga,” lanjut Faelasufa.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan masih ada. Salah satunya adalah kesenjangan upah (gender pay gap) yang masih berada pada kisaran 20–30 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki untuk pekerjaan yang setara. Fenomena ini juga menjadi perhatian global, termasuk dalam laporan World Economic Forum.
Pimpin Upacara Hari Kartini, Faelasufa Dorong Affordable Child Care di Batang
Ia pun mengajak perempuan untuk saling menguatkan dalam menjalankan peran ganda sebagai ibu dan individu yang produktif.
“Perempuan harus saling support. Ketika perempuan kuat, keluarga akan kuat, dan masyarakat pun akan ikut kuat,” imbuhnya.
Hari Kartini ke-147 diperingati dengan khidmat oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Batang melalui upacara yang digelar pada Selasa (21/04/2026) di Lapangan Pendopo Kabupaten Batang. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Batang.
Peringatan Hari Kartini tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bahwa peran perempuan sangat strategis dalam membangun keluarga sebagai basis pendidikan pertama. Sejalan dengan nilai-nilai pendidikan dan keluarga, perempuan diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri, sekaligus memperkuat perannya dalam mendidik generasi yang berakhlak dan berdaya.
Dengan semangat Kartini, perempuan Batang diharapkan terus maju—berilmu, mandiri, dan tetap berakar pada nilai-nilai keluarga.[ind]





