BEBERAPA kebiasaan pagi yang dinilai para ahli bisa membantu menjaga otak tetap prima. Seiring bertambahnya usia, perubahan kecil pada daya ingat, fokus, dan kewaspadaan memang wajar terjadi.
Meski begitu, kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten dapat membantu menjaga pikiran tetap tajam dan tangguh.
Kebiasaan pagi adalah perilaku kunci yang memengaruhi segala sesuatu setelahnya, mulai dari mudahnya tidur, metabolisme, dan keseimbangan hormon.
Baca juga: Ketahui Makanan yang Berperan Mempertajam Daya Ingat Otak
Kebiasaan Pagi yang bisa Menjaga Otak agar Tetap Sehat
Nikmati mentari pagi
Paparan cahaya alami pada awal hari, yakni dalam rentang waktu 10-30 menit setelah bangun, membantu menyelaraskan ritme sirkadian tubuh.
Cahaya matahari di pagi hari menambatkan ritme sirkadianmu, meningkatkan serotonin, dopamin, dan mempersiapkan otak untuk kewaspadaan sepanjang hari.
Minum Air Putih
Minum air putih sesaat setelah bangun tidur membantu tubuh dan otak memulai aktivitas dengan kondisi optimal.
Kekurangan cairan ringan saja sudah dapat memengaruhi suasana hati, perhatian, dan daya ingat. Asupan air di pagi hari juga membantu mengurangi ‘kabut otak’ serta mendukung fungsi kognitif yang lebih tajam.
Sarapan penuh protein
Sarapan dengan kandungan kaya protein dapat membantu menstabilkan gula darah, sekaligus menyediakan asam amino yang dibutuhkan untuk pembentukan neurotransmiter penting.
Protein penting untuk fokus, motivasi, dan stabilitas suasana hati. Ini juga mencegah penurunan energi di pertengahan pagi yang dapat membuatmu merasa ‘berkabut’.
Gerakkan tubuh
Gerakan ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau latihan mobilitas singkat, bisa memperlancar aliran darah ke otak.
Gerakan ringan di pagi hari dapat meningkatkan memori kerja dan pengaturan suasana hati. Dengan kata lain, bergerak pada pagi hari setelah bangun tidur, tidak hanya menawarkan manfaat untuk kebugaran fisik, tetapi juga mendukung performa kognitif.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Latihan pernapasan
Latihan pernapasan, termasuk teknik pernapasan terkontrol, dapat membantu menenangkan sistem saraf sekaligus meningkatkan suplai oksigen ke otak.
Pernapasan dalam mengoksigenasi otak dan mengatur kortisol, sehingga menciptakan apa yang disebut dengan ketenangan yang waspada. Praktik sederhana ini membantu tubuh merasa tenang, tetapi tetap fokus.
Bersosialisasi
Interaksi sosial langsung di pagi hari, seperti mengobrol dengan pasangan atau orangtua tanpa distraksi, dinilai lebih bermanfaat bagi otak dibanding langsung menatap layar.
Bukti terkuat untuk mengurangi penurunan kognitif berasal dari keterlibatan sosial. Interaksi tatap muka di pagi hari mengaktifkan jaringan saraf yang tidak dapat direplikasi oleh waktu layar.
Hindari stresor
Paparan informasi yang memicu stres sejak pagi bisa membuat pikiran lebih sulit tenang sepanjang hari. Karena itu, penting menyaring apa yang pertama kali dikonsumsi otak setiap hari.
Aktivasi pusat ketakutan otak di pagi hari dapat membuat lebih sulit untuk fokus, tetap tenang, dan mengatur emosimu. [Din]





