• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Mana yang Lebih Baik, Direbus atau Dibakar Cara Mengolah Daging Kurban?

03/06/2025
in Healthy
Mana yang Lebih Baik, Direbus atau Dibakar Cara Mengolah Daging Kurban?

Foto: Pinterest

72
SHARES
553
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CARA mengolah daging kurban bisa dilakukan dengan dua cara, direbus atau dibakar. Idul Adha identik dengan sajian olahan daging kurban seperti kambing atau sapi yang menggugah selera.

Namun di balik kelezatannya, masyarakat perlu memperhatikan cara mengolah daging agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, terutama jantung dan sistem pencernaan.

Metode memasak sangat berpengaruh terhadap potensi risiko kesehatan, termasuk peningkatan kolesterol dan pembentukan senyawa berbahaya jika tidak dilakukan dengan bijak.

Memanggang atau membakar daging kurban menjadi pilihan favorit banyak orang karena aroma dan rasa yang lebih kuat.

Namun, cara ini memiliki risiko yang perlu diwaspadai. Ketika dibakar maka risiko terbentuknya zat potensi kanker (karsinogenik) lebih tinggi.

Baca juga: Vaksin Herpes Zoster Berpotensi Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Mana yang Lebih Baik, Direbus atau Dibakar Cara Mengolah Daging Kurban?

Zat karsinogenik tersebut dapat terbentuk saat daging terkena panas tinggi langsung, terutama jika bagian permukaan daging sampai hangus atau gosong.

Paparan zat ini dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kanker, terutama pada saluran cerna.

Sebagai alternatif, metode merebus jauh lebih sehat. Proses ini tidak melibatkan pembakaran langsung, sehingga meminimalkan risiko pembentukan zat karsinogenik.

Meski demikian, diingatkan juga bahwa kandungan lemak dalam daging tetap perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki risiko kolesterol tinggi atau penyakit jantung.

Daging merah, seperti kambing dan sapi, mengandung lemak jenuh yang dapat memperburuk kondisi tersebut jika dikonsumsi berlebihan.

Setiap metode memasak memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan cara pengolahan bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing, namun tetap harus mempertimbangkan dampak kesehatannya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tentu ada positif dan negatif dari setiap pilihan proses makanan. Kunci utamanya adalah mengolah dan mengonsumsi daging kurban secara seimbang.

Menghindari bagian daging yang terlalu berlemak dan tidak memasak hingga gosong dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh.

Mengolah daging kurban tidak hanya soal rasa, tetapi juga soal cara menjaga tubuh tetap sehat di tengah perayaan.

Dengan memilih metode memasak yang lebih aman seperti merebus, serta menghindari konsumsi berlebihan, kita bisa menikmati momen Idul Adha tanpa mengorbankan kesehatan jantung maupun sistem pencernaan. [Din]

Tags: Direbus atau Dibakar Cara Mengolah Daging Kurban?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apakah Air Banjir Masuk Kategori Najis

Next Post

Anak Sebagai Investasi Amal Kebaikan di Akhirat

Next Post
7 Tanda Ibadah di Bulan Ramadan Diterima

Anak Sebagai Investasi Amal Kebaikan di Akhirat

Kemenag Menghimbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan Arab Saudi

Kemenag Menghimbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Patuhi Aturan Arab Saudi

Prinsip-Prinsip Dasar Tumbuh Kembang Otak Anak

Prinsip-Prinsip Dasar Tumbuh Kembang Otak Anak

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    516 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7910 shares
    Share 3164 Tweet 1978
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3442 shares
    Share 1377 Tweet 861
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4102 shares
    Share 1641 Tweet 1026
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    579 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Salimah Kota Bekasi Perkuat Konsolidasi Organisasi Lewat Rakorda 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Garuda Indonesia dan BSI Gelar Umrah Travel Fair 2026, Sediakan 40 Ribu Kursi Penerbangan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga