PIMPINAN Daerah (PD) Salimah Kota Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada Sabtu, 24 Januari 2026, di HNI Ballroom, Gedung HNI LO, Sentra Kota Jatibening Baru, Kota Bekasi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIB ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan arah gerak organisasi ke depan.
Rakorda diikuti oleh 66 peserta yang terdiri atas jajaran Pengurus PD dan Dewan Pengawas Salimah Daerah (DPSD) Kota Bekasi, perwakilan Pimpinan Cabang (PC), serta mitra strategis Salimah Kota Bekasi.
Ketua PD Salimah Kota Bekasi, Inna Nur Susiami, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang bersama untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta memastikan keberlangsungan dakwah dan pemberdayaan perempuan serta keluarga di Kota Bekasi.
“Konsolidasi organisasi harus dimaknai sebagai upaya saling menguatkan, bukan sekadar menyusun program, tetapi juga menyelaraskan niat, energi, dan kontribusi seluruh pengurus,” ujarnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pengurus DPSD Kota Bekasi, Atiek Sulistiowati, yang menekankan pentingnya menjaga integritas, kekompakan, serta ketertiban organisasi sebagai fondasi utama gerak Salimah.
Baca juga: Salimah Bekasi Hadiahkan Kado Lebaran kepada 100 Lebih Guru Ngaji dan Anak Yatim
Salimah Kota Bekasi Perkuat Konsolidasi Organisasi Lewat Rakorda 2026
Rakorda secara resmi dibuka oleh perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bekasi, Eni Pristini.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi yang diwakili oleh Sri Mulyani, Ketua Pokja I TP PKK Kota Bekasi, yang hadir mewakili Ibu Wali Kota Bekasi, Wiwik Hargono.
Sesi motivasi menghadirkan Regi Anggraeni sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Regi mengajak para peserta melakukan refleksi diri melalui sesi “pause”, yakni berhenti sejenak untuk jujur menilai kondisi diri sebelum melanjutkan peran dan amanah organisasi. Suasana reflektif tersebut memberi ruang kelegaan emosional bagi para pengurus.
Regi menegaskan bahwa dakwah bukanlah pekerjaan sampingan.
“Jika ada cinta, maka setiap orang akan memberikan kontribusinya dengan sepenuh hati,” ujarnya. Ia mengajak pengurus untuk terus bertanya tentang kontribusi terbaik yang dapat diberikan, sekaligus bagaimana saling meringankan beban sesama penggerak dakwah.
Usai sesi motivasi, Rakorda dilanjutkan dengan rapat komisi melalui pembagian tiga komisi yang melibatkan berbagai departemen dan Lembaga Kelengkapan Salimah (LKS) Kota Bekasi guna merumuskan penguatan program dan strategi kerja.
Rakorda ditutup dengan pemberian apresiasi kepada Pimpinan Cabang (PC) berprestasi sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja organisasi di tingkat cabang.
Penghargaan diberikan kepada:
• PC Pondok Gede sebagai Pelaksana Pelantikan Pimpinan Ranting Tersukses
• PC Pondok Melati atas Donasi Terbanyak Program Peduli Musibah dan Bencana (P2MB)
• PC Jatiasih sebagai PC Aktif dalam Program Unggulan Sister dan Salsa
• PC Bekasi Utara atas pengelolaan aktif Majelis Taklim dan Baitul Qur’an Salimah (BQS)
• PC Medan Satria sebagai PC dengan Akun Media Sosial Aktif dan Terviral
• PC Bekasi Barat sebagai PC dengan Outlet Koperasi KOSSUMA Aktif
• PC Bekasi Timur atas Ketertiban Pelaporan dan Administrasi
Melalui Rakorda ini, Salimah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi, memperdalam penghayatan amal, serta meningkatkan peran strategis dalam dakwah dan pemberdayaan perempuan serta keluarga di Kota Bekasi.[ind]
Kontributor: NHs/Salimah





