• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Vitamin D Bisa Memperlambat Proses Penuaan Biologis pada Manusia

15/06/2026
in Healthy
Vitamin D Bisa Memperlambat Proses Penuaan Biologis pada Manusia

Foto: Pinterest

75
SHARES
577
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBUAH penelitian baru menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D dapat membantu memperlambat proses penuaan biologis pada manusia.

Penelitian dilakukan oleh Haidong Zhu, Joann E Manson, Nancy R Cook, dkk., (2025) yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition.

Para peneliti menemukan bahwa suplementasi vitamin D membantu meminimalkan pemendekan telomer pada sel darah putih, yang bisa membantu memperlambat penuaan biologis.

David Cutler, MD, seorang dokter bersertifikat di Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica yang tidak terlibat penelitian menjelaskan bahwa telomer yang terlalu pendek akan membuat sel-sel tubuh memasuki masa penuaan (tidak membelah).

Kondisi tidak aktifnya sel atau kematian sel yang diperkirakan berkontribusi terhadap penuaan dan munculnya penyakit seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Simak Perbedaan Vitamin Alami dan Sintetis

Vitamin D Bisa Memperlambat Proses Penuaan Biologis pada Manusia

Penelitian yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition ini menganalisis data dari studi VITAL, sebuah uji coba acak, double-blind, dan terkontrol plasebo.

Studi ini melibatkan lebih dari 1.000 peserta dewasa di Amerika Serikat, yang mengonsumsi suplemen vitamin D3, omega-3, keduanya, atau plasebo selama sekitar lima tahun.

Dari sampel darah yang dikumpulkan, peneliti mengevaluasi panjang telomer pada sel darah putih (leukosit) di awal, lalu dua tahun dan empat tahun setelah intervensi.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi vitamin D mengalami pemendekan telomer yang minimal dibandingkan kelompok plasebo.

Peneliti mencatat bahwa efek positif terhadap telomer hanya tampak pada kelompok yang mengonsumsi vitamin D, bukan omega-3.

Dari subanalisis lebih lanjut menunjukkan bahwa efek vitamin D lebih kuat pada peserta non-kulit putih dan mereka yang tidak mengonsumsi obat kolesterol.

Sebaliknya, indeks massa tubuh dan konsumsi omega-3 tidak memberikan dampak berarti pada panjang telomer, baik sendiri maupun bersama vitamin D.

Berdasarkan hasil tersebut, peneliti memperkirakan bahwa perlambatan pemendekan telomer akibat suplemen vitamin D setara dengan perlambatan penuaan biologis hingga tiga tahun.

Namun, mereka menekankan bahwa temuan ini bersifat eksploratif dan perlu dikaji lebih lanjut di masa depan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dr. Yoshua Quinones dari Medical Offices of Manhattan, yang juga tidak terlibat dalam studi mengatakan bahwa jika temuan ini dikonfirmasi lewat studi lanjutan, maka suplemen vitamin D harian bisa berperan dalam mengurangi risiko penyakit terkait usia.

Meski potensi perlambatan penuaan biologis ini menjanjikan, para ahli tetap mengingatkan risiko konsumsi vitamin D berlebih.

Sebagai vitamin yang larut lemak, vitamin D bisa menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan toksisitas. Dosis 2.000 IU per hari mungkin tidak menimbulkan efek samping, tetapi konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan efek merugikan lainnya.

Para peneliti mengakui bahwa studi ini memiliki keterbatasan. Mayoritas peserta adalah individu kulit putih berusia 50 tahun ke atas, sehingga temuan belum tentu berlaku untuk populasi yang lebih luas.

Selain itu, analisis telomer dilakukan secara pasca-hoc dan tidak dirancang sejak awal sebagai tujuan utama studi. Mereka juga mencatat bahwa sekitar 37 persen data tindak lanjut hilang setelah empat tahun, yang dapat mengurangi kekuatan analisis. [Din]

Tags: Vitamin D Bisa Memperlambat Proses Penuaan Biologis pada Manusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Ayah Kandung Tidak Mau Menjadi Wali Nikah karena Fisik Calon Menantu

Next Post

Perhatikan Tips Memasak Ayam Kampung agar Cepat Empuk di Sini!

Next Post
Perhatikan Tips Memasak Ayam Kampung agar Cepat Empuk di Sini!

Perhatikan Tips Memasak Ayam Kampung agar Cepat Empuk di Sini!

Teknik Mengatasi Marah yang Mudah Dilakukan

Baper dan Perjuangan Asma binti Abu Bakar

Ketahui Perbedaan Body Serum, Body Lotion dan Body Oil

Ketahui Perbedaan Body Serum, Body Lotion dan Body Oil

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    259 shares
    Share 104 Tweet 65
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9291 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4211 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga