• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 25 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Indonesia Kekurangan Tenaga Medis Terlatih di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU).

22/05/2024
in Healthy
Indonesia Kekurangan Tenaga Medis Terlatih di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU).

Foto: Pixabay

78
SHARES
600
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

INDONESIA kekurangan tenaga medis pada unit NICU yang memadai, karena setiap bayi yang lahir prematur dengan berat badan rendah perlu dirawat dengan baik, dari segi peralatan hingga tenaga kesehatannya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penyebab kematian bayi di Indonesia didominasi oleh kondisi berat badan lahir rendah, sulit bernapas, dan infeksi.

Dengan fasilitas kesehatan yang memadai, angka kematian bayi prematur seharusnya bisa ditekan. Tetapi makin banyak rumah sakit yang menambah jumlah fasilitas NICU, hal ini belum dibarengi dengan tenaga kesehatan terlatih.

Baca juga: Kenali 6 Tanda Batuk yang Membahayakan pada Bayi

Indonesia Kekurangan Tenaga Medis Terlatih di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU).

Menurut dokter anak neonatologi yang terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia baru sekitar 85 orang. Demikian pula dengan sedikitnya tenaga perawat yang memiliki sertifikasi menangani bayi prematur.

“Persoalan ini tidak cuma diatasi dengan membeli alat-alat dan membuat banyak NICU, tapi juga butuh dokter dan tenaga perawat yang khusus,” jelas dokter penanggung jawab unit NICU di RS Medistra Jakarta.

Untuk meningkatkan keselamatan bayi prematur, setiap bayi harus diawasi secara ketat. Idealnya, satu bayi prematur ditangani oleh satu perawat yang telah menjalani pelatihan khusus.

Upaya peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan untuk merawat bayi prematur terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan mengirim dokter dari sejumlah daerah dan perawat untuk belajar tata laksana penanganan bayi prematur.

Menurut dokter neonatologi dari RSAB Harapan Kita, bayi prematur memerlukan perawatan yang intensif sejak pertama kali dilahirkan.

Baca juga: 10 Jenis Imunisasi untuk Bayi

“Bayi prematur sangat rentan mengalami kekurangan oksigen karena bayi-bayi kecil ini sering lupa bernapas. Padahal, kekurangan oksigen 2-3 menit saja sel-selnya bisa rusak sehingga bisa mengalami gangguan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tindakan yang tepat pada periode kegawatan di usia kurang dari 28 hari sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak dalam jangka panjang yang bisa menimbulkan kecacatan.

Untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, nutrisi bayi prematur dihitung secara cermat, baik kebutuhan makro maupun mikro.

Pemeriksaan kehamilan secara teratur, termasuk melakukan USG sangat penting untuk meminimalkan potensi gangguan sedini mungkin.

Bayi lahir prematur serta lahir dengan berat badan rendah tidak hanya menjadi penyebab kematian, tetapi juga berisiko pada kondisi stunting. Karena itu, upaya pencegahan, deteksi dini, serta tata laksana yang baik pada bayi lahir prematur perlu diperkuat.

Dengan upaya yang tepat dari berbagai pihak, diharapkan kondisi ini dapat diperbaiki, sehingga angka kematian bayi dapat ditekan dan kesehatan bayi-bayi Indonesia dapat terjaga dengan lebih baik. [Vn]

Tags: Indonesia Kekurangan Tenaga Medis Terlatih di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU).
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Negara-negara Ini Mengakui Palestina Sebagai Sebuah Negara

Next Post

Mengelola Pikiran Negatif dan Pikiran Positif yang Dapat Berjalan Bersamaan

Next Post
Mengelola Pikiran Negatif dan Pikiran Positif yang Dapat Berjalan Bersamaan

Mengelola Pikiran Negatif dan Pikiran Positif yang Dapat Berjalan Bersamaan

Ratusan Cendekiawan dan Akademisi Palestina Gugur Akibat Serangan Israel

Ratusan Cendekiawan dan Akademisi Palestina Gugur Akibat Serangan Israel

Empat Hal yang Harus Dimiliki Pemimpin

Kuliah di Luar Negeri yang Gratis

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9403 shares
    Share 3761 Tweet 2351
  • Mengupas Kinerja Digital Industri Halal, Indonesia Digital Halal Brand Award 2026 Digelar

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Transformasi Bisnis, Strategi Memperkuat Brand Halal di Era Digital

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1309 shares
    Share 524 Tweet 327
  • Dukungan untuk Palestina dan Hinaan untuk Israel di Sidang Umum PBB

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4255 shares
    Share 1702 Tweet 1064
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2424 shares
    Share 970 Tweet 606
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11789 shares
    Share 4716 Tweet 2947
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    523 shares
    Share 209 Tweet 131
  • Usung Tema Empowering Halal Brands In The Digital Era, Halal Today Kembali Gelar Indonesia Digital Halal Brand Awards 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga