• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar Kepemimpinan dalam Shalat Jamaah

26/03/2024
in Nasihat
Tarawih, Kenapa Harus Cepat-cepat?

Ilustrasi, foto: Pinterest

92
SHARES
705
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SHALAT mengajarkan banyak hikmah. Ada penyegaran ruhani, komunikasi dengan Allah, dan tentang kepemimpinan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut shalat jamaah lebih baik dari sendiri. Perbandingannya satu dan dua puluh tujuh. Kenapa?

Jawabannya banyak hal. Mulai dari nilai silaturahim, tingkat kekhusyukan, doa yang lebih makbul dari sendirian, dan tentang kepemimpinan.

Yang terakhir memiliki cakupan luas. Kalau diibaratkan dengan lebah, rasanya umat Islam tak nyaman hidup jika tanpa kepemimpinan.

Dimulai dari siapa imam. Meski teorinya mungkin panjang, masyarakat memahaminya dengan sederhana. Yaitu mereka yang berilmu, lebih tua dan bijaksana, soleh, dan sering ke masjid.

Tak perlu ada pemilihan yang menguras pikiran, siapa imam sudah disepakati secara praktis. Mereka ridha dengan imam, dan imam pun ridha dengan makmumnya. Tanpa keridhaan ini, tak mungkin ada kepemimpinan.

Selain tentang imam dan makmum, seisi masjid sudah paham aturan main. Tentang tugas imam, sikap makmum, dan lainnya.

Setelah suara komando, Imam selalu mengawali gerakan. Tidak mungkin ada imam yang tetap berdiri setelah komando sujud. Dialah yang lebih dulu bersujud.

Begitu pun dengan makmum. Meski mungkin ia enggan bersujud karena sakit di kaki, ia tetap mengikuti imam. Tentu dengan kemampuan sujud yang dimiliki.

Sebaliknya, makmum yang begitu bersemangat tetap tidak boleh mendahului imam. Kelebihan energinya selalu mengikuti kadar energi imam.

Meski begitu, imam tidak bisa seenaknya memimpin. Ia harus tunduk dengan aturan, bijaksana, dan memahami keadaan makmum.

Ketika imam lupa dan bingung harus bagaimana, ada hal menarik di sini. Imam tetap harus mengambil ‘ijtihad’. Ia tidak boleh diam di persimpangan ‘jalan’.

Ia akan mengetahui benartidaknya ‘ijtihad’ setelah muncul reaksi makmum. Jika makmum ‘protes’, maka ‘ijtihad’nya salah dan ia harus mengambil pilihan lain. Jika tidak ada ‘protes’, ia bisa meneruskan.

Nah, di sinilah pentingnya nilai makmum di barisan terdepan. Karena merekalah yang paling berwenang ‘meluruskan’ imam. Bahkan, menggantikan imam jika berhalangan di tengah jalan.

Sayangnya, kadang kita lupa dengan nilai shalat jamaah ini. Kita pun seperti lugu saat sebagai pemimpin atau yang dipimpin. [Mh]

Tags: Belajar Kepemimpinan dalam Shalat Jamaah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Sosok ‘Ubadah bin Shamit

Next Post

Potret Fitri Carlina dalam Momen Tahlilan Meninggalnya Sahabat Tersayang Stevie Agnecya

Next Post
Potret Fitri Carlina dalam Momen Tahlilan Meninggalnya Sahabat Tersayang Stevie Agnecya

Potret Fitri Carlina dalam Momen Tahlilan Meninggalnya Sahabat Tersayang Stevie Agnecya

Minum Obat dan Suplemen Bersamaan, Ini dia Penjelasan Pakar Farmasi

Minum Obat dan Suplemen Bersamaan, Ini dia Penjelasan Pakar Farmasi

Hijrahfest 2024

Hijrahfest 2024 Hadirkan Puluhan Influencer, Begini Kata Ikram Afro

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8695 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    259 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Cara Membuat Dubai Chewy Cookie yang Lumer ala Fitriana Kitchen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga