• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Bocor Proporsional Tertutup

02/06/2023
in Editorial
Serba-serbi Memilih Idola di Medsos

Ilustrasi, foto: dreamenscyclopedia.net

87
SHARES
670
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MANTAN Wakil Menteri Hukum dan Ham di era SBY ‘membocorkan’ bahwa Mahkamah Kontitusi akan memutuskan sistem pemilu menjadi proporsional tertutup.

Pertanyaannya apa dampak dari beralihnya sistem pemilu proporsional terbuka saat ini menjadi proporsional tertutup?

Sistem proporsional terbuka adalah pemilihan calon wakil rakyat yang dilakukan secara langsung. Yaitu, rakyat langsung memilih calon wakilnya di pencoblosan pemilu.

Jadi, dalam surat suara, selain ada kolom-kolom tentang partai, ada juga di dalam kolom itu nama-nama calon legislatif. Nama-nama ini tersusun tanpa didahului nomor, melainkan abjadiyah nama.

Calon mana yang akan mendapat suara terbanyak, dialah yang akan diputuskan partai sebagai anggota legislatif.

Sistem inilah yang sudah diterapkan sejak pemilu tahun 2004 hingga tahun 2019 lalu. Dan sistem itu pula yang di pemilu 2024 mendatang prosesnya sudah mulai berjalan.

Lalu, apa itu proporsional tertutup? Dalam sistem ini, rakyat tidak memilih calon anggota legislatif. Melainkan, hanya mencoblos partai.

Nantinya, partailah yang akan menentukan calon legislatif mana yang akan menjadi anggota legislatif.

Sistem ini sudah diterapkan pada masa Orde Lama dan Orde Baru dan pada pemilu tahun 1999 di era Reformasi. Tapi sistem ini sudah diganti menjadi sistem proporsional terbuka sejak pemilu tahun 2004.

Apa dampaknya jika kembali ke proporsional tertutup? Jika sistem ini diberlakukan, maka rakyat tidak lagi bisa memilih calon wakilnya di parlemen. Semua penentuan siapa wakil rakyat mutlak menjadi hak partai.

Biasanya, sistem proporsional tertutup ini menguntungkan mereka yang menjadi elite partai. Karena merekalah yang nantinya memiliki kewenangan penuh sebagai penentu.

Boleh jadi, dalam sistem ini, para caleg yang dipilih partai adalah mereka yang punya kedekatan dengan para elitenya. Bisa karena ada hubungan keluarga atau ada kepentingan lain, misalnya siapa yang bisa membayar lebih mahal.

Sistem ini juga menguntungkan para caleg yang berasal dari latar belakang minoritas. Misalnya, etnis tertentu atau agama tertentu.

Jadi, demi demokratisasi yang sudah berjalan selama era reformasi ini, rasanya aneh jika sistem pemilu dikembalikan ke proporsional tertutup.

Tidak heran jika delapan fraksi di DPR secara tegas menolak jika pemilu akan datang dikembalikan ke sistem proporsional tertutup.

Lalu, benarkah MK akan benar-benar ‘mengembalikan’ sistem pemilu ke sistem yang pernah berlaku di masa Orla dan Orba itu? Rasanya, waktu juga yang akan menjawabnya. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Bocor Proporsional Tertutup
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Syiarkan Islam Melalui Budaya, Dompet Dhuafa Sejahterakan Instruktur Perkumpulan Seni Budaya Sobokartti

Next Post

Bacaan Yasin dan Doa bagi Orang Sakit

Next Post
Doa yang bisa dibaca saat sakit

Bacaan Yasin dan Doa bagi Orang Sakit

Hukum mempelajari ilmu tajwid

Berdosakah Bila Tidak Membaca Al-Qur`an dengan Tajwid yang Benar? Ini Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid

Penyakit kanker usus

Mengenal Penyakit Kanker Usus

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9510 shares
    Share 3804 Tweet 2378
  • Gayeng Guyub Sidomukti Hadirkan Kreasi Batik Hasil Kolaboraksi Pemkab Gunung Kidul Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11832 shares
    Share 4733 Tweet 2958
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4854 shares
    Share 1942 Tweet 1214
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2401 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Rumah Zakat Salurkan 60 Paket Makanan Kafarat untuk Penyintas Kebakaran Kampung Bandan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Jaga Shalatmu dan Biarkan Allah Mengatur Rezekimu

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga