• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Cara Khalifah Umar bin Khattab Menghadapi Resesi Ekonomi

07/10/2022
in Kisah, Unggulan
Cara Khalifah Umar bin Khattab Menghadapi Resesi Ekonomi

Foto: Unsplash

109
SHARES
836
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ISU resesi ekonomi sedang marak dibicarakan karena ini sangat berkaitan dengan hajat hidup masyarakat. Krisis ekonomi tidak saja terjadi di masa sekarang, khalifah Umar bin Khattab pernah secara langsung menghadapi resesi ekonomi ini.

Secara umum resesi ekonomi dapat diartikan sebagai penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam waktu stagnan dan lama, mulai dari berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Di masa Umar bin Khattab menjadi khalifah, ia pernah menghadapi resesi ekonomi yang disebut dengan Ramadah.

Baca Juga: Utsmani Penyelamat Resesi

Cara Khalifah Umar bin Khattab Menghadapi Resesi Ekonomi

Ramadah ini merupakan krisis ekonomi yang disebabkan oleh kondisi alam yaitu paceklik.

Krisis ini sangatlah berat. Sumber-sumber air kering, alam tandus, tanaman dan hewan ternak banyak yang mati bahkan manusia juga wafat akibat kelaparan.

Ustaz Asep Sobari mengatakan bahwa pada kondisi ini makanan sangat sulit ditemukan bahkan mereka harus mencari makanan dari sisa-sisa makanan hewan dari lubang-lubang tikus.

Ada pula yang harus makan kulit-kulit bangkai yang dibakar. Hewan ternak sangat kurus hingga saat disembelih tidak didapati daging ditubuhnya.

Masa ini berlangsung selama 8 sampai 9 bulan, tepatnya di akhir bulan Zulhijjah tahun 18 Hijriyah sampai bulan Sya’aban tahun 19 Hijriyah.

Terjadi di Hijaz, Madinah dan sekitaranya sampai ke Tihamah, yaitu bagian barat Hijaz yang memanjang dari ujung Yaman hingga ujung Palestina.

Masyarakat nomaden yang tinggal di pendalaman yang kehidupannya bergantung dengan alam, sampai pergi ke ibu kota, Madinah, untuk mengatasi kelaparan.

Namun, kondisi yang terjadi di pedalaman juga di alami di ibu kota hingga kas Madinah habis. Ini karena aktivitas dagang Madinah juga bergantung pada alam.

Dalam mengatasi situasi ini Umar langsung terjun mengatasi kelaparan masyarakat di bawah kepemimpinannya.

Pada sistem kepemimpin Umar bin Khattab di Hijaz, ia mengutus gubernur sebagai wakil-wakilnya di daerah.

Namun untuk urusan ibu kota Madinah, Umar sendiri yang langsung mengurusnya, ia tidak mengangkat seorang gubernur. Ini adalah prisip yang telah ia buat saat diangkat menjadi khalifah.

Pada krisis Ramadah ini Umar menangani sendiri secara langsung dengan perangkat yang dimiliki Madinah sebelum melibatkan gubernur-gubernur lain di daerah-daerah sekitar Madinah.

Masyarakat di luar Madinah berdatangan ke Madinah hingga penduduk Madinah meningkat dua kali lipat, mereka semua mengadukan masalah krisis ini kepada Umar.

Lalu Umar mengirimkan makanan-makanan yang berasal dari kas negara dan ternak-ternak yang ada di Madinah ke daerah-daerah.

Umar juga melayani mereka yang datang secara langsung dengan membuat dapur umum dengan periuk-periuk yang besar.

Tim yang bertugas sampai harus masak sepanjang malam supaya pagi bisa langsung di makan dan Umar mengontrol langsung orang-orang yang memasak di dapur umum tersebut.

Umar juga memerintah pejabat-pejabatnya untuk menghitung jumlah penduduk di dalam kota Madinah yang akan menerima makanan, juga penduduk di sekitar Madinah.

Bagi orang-orang yang telah berdatangan ke Madinah, Umar tempatkan di pos-pos tertentu.

Berdasarkan persaksian Abu Hurairah, ia pernah melihat Umar memanggul dua karung gandum dan membawa wadah berisi minyak samin menuju pos-pos tersebut.

Umar juga pernah memasak sendiri makanan untuk penduduk yang mengadu kelaparan.

Ini menunjukkan prinsip Umar sebelumnya saat pengangkatannya sebagai khalifah bahwa dirinya akan mengurus langsung segala masalah yang bisa ia tangani sendiri.

Ia juga mengutus perwakilan dari tiap-tiap kelompok di Madinah untuk membagi-bagikan makanan. Mereka tiap sore berkumpul bersama Umar untuk melakukan evaluasi.

Berkaitan dengan persediaan makanan, Umar mengatur cara supaya minyak-minyak baik nabati atau hewani tetap awet. Juga mengeringkan daging-daging menjadi dendeng.

Saat Umar sudah kehabisan kas Madinah, ia meminta bantuan kepada daerah-daerah kekuasaannya untuk mengirim kas daerahnya untuk mengatasi krisis ini.

Di masa krisis Ramadah ini Umar juga merubah kebiasaan kerjanya. Di siang hari ia mengurus urusan umatnya, lalu setelah shalat isya’ ia pulang ke rumah.

Dalam kondisi ini, ia memperbanyak shalat dengan melaksanakan shalat malam hingga akhir malam.

Tidak berhenti sampai di situ, ia kemudian keluar rumah pada penghujung malam ke kawasan sekitar Madinah untuk memeriksa kondisi rakyatnya, setelah beristirahat sebentar.

Ia khawatir juga masih ada rakyatnya yang tidak tidur karena kelaparan.

Dari sini kita bisa pahami bahwa Umar bin Khattab menghadapi masalah dalam kepemimpinannya ini dengan benar-benar memastikan sendiri kondisi rakyatnya.

Putranya pernah mengatakan bahwa ia mendengar Umar di ujung malam berdoa, “Ya Allah, janganlah engkau jadikan kehancuran umat Muhammad ini di masa pemerintahanku. Ya Allah, jangan binasakan kami dengan masa paceklik ini.” Doa ini ia baca berulang-ulang.

Demikianlah Umar mengatasi masa paceklik atau krisis ekonomi ini selama 8 bulan.  [Ln]

Tags: Cara Khalifah Umar bin Khattab Menghadapi Resesi Ekonomi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cegah Kanker Payudara, Charm, YKPI dan Kemenkes Luncurkan Slogan Ayo SADARI Setelah Menstruasi

Next Post

Hati Ibu Ini Hancur setelah Melihat Anaknya Ditembak di Sekolah

Next Post
Tiga Hal Penghancur Kehidupan dalam Hadis Rasulullah

Hati Ibu Ini Hancur setelah Melihat Anaknya Ditembak di Sekolah

Syukuri Milad Ke 20, Salimah Bojonggede Bagikan 755 Paket Nasi Jum'at Berkah

Syukuri Milad ke-20, Salimah Bojonggede Bagikan 755 Paket Nasi Jumat Berkah

Surga untuk Hati yang Lembut Penuh Kasih Sayang

Surga untuk Hati yang Lembut Penuh Kasih Sayang

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6149 shares
    Share 2460 Tweet 1537
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1751 shares
    Share 700 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3403 shares
    Share 1361 Tweet 851
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga