• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 5 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

09/09/2022
in Quran Hadis, Unggulan
Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

Foto: Pexels

4.3k
SHARES
32.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MAD adalah suatu tanda baca dalam Al-Qur’an yang menentukan suatu kata atau kalimat dibaca panjang atau pendek. Ada banyak mad yang akan kita bahas, namun dalam artikel ini kita akan membahas tiga mad yang utama yaitu Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil.

Sebelum memasuki pembahasan tentang mad, ada tiga huruf yang menjadi acuan utama dalam memahami mad, yaitu hamzah (ء), ya’ (ي), dan wawu (و).

Ketiga huruf tersebut akan selalu ditemui dalam tiap pembahasan tentang mad.

Baca Juga: Mengenal Tanda Waqaf, Lambang yang Menghentikan Kalimat Al-Quran

Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

Mad Thobi’i

Mad ini juga disebut dengan mad ashli. Untuk memahami jenis-jenis mad lain dalam ilmu tajwid, kita perlu tahu dengan baik mad thabi’i.

Bacaan dihukumi dengan mad thobi’i jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Apabila huruf berharakat fathah bertemu dengan alif (ء)

2. Apabila huruf berharakat kasrah bertemu dengan ya’ (ي)

3. Apabila huruf berharakat dhommah bertemu dengan waw (و)

Jika menemukan tiga ciri-ciri di atas maka huruf berharakat tersebut harus dibaca pajang dua ketukan atau disebut dengan dua harakat.

Contohnya:

وَلَا تَتَبَدَّلُوا

Dibaca: wa laa tatabadda luu

الْخَبِيْثَ

Dibaca: al-khobiitsa

Mad Wajib Muttasil

Muttasil memiliki arti bersambung.

Bacaan al-Quran dihukumi mad wajib muttasil ketika ada mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata. Sebagaimana arti kata muttasil yaitu bersambung, mad thobi’i dan hamzah ini bersambung dalam satu kata.

Bacaan mad wajib muttasil panjang dengan 5-6 ketukan atau 5-6 harakat.

Contohnya:

تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ

Dibaca: ta saaaaa aluuna bihii

 فَكُلُوْهُ هَنِيْۤـًٔا

Dibaca: fa kuluu hu haniiiiian

Mad Jaiz Mufasil

Munfasil artinya terpisah.

Hukum bacaan mad jaiz munfasil yaitu apabila mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam kata yang terpisah atau kata yang berbeda.

Ini kebalikan dari mad wajib muttasil dimana antara mad thobi’i dan hamzah berada dalam satu kata.

Mad jaiz mufasil ini dibaca sebanyak 3-5 ketukan atau harakat.

Contoh:

لَا تَأْكُلُوْهَآ اِسْرَافًا

Dibaca: laa ta’ kuluu haaa israafan (ta’kuluuhaa dan israafan adalah dua kata yang berbeda)

 كَانُوْٓا اَكْثَرَ
Dibaca: kaanuuu aktsara (kaanuuu dan aktsara adalah dua kata yang berbeda)
Itulah tiga mad yang menjadi awal pembahasan kita tentang mad. Nantikan artikel berikutnya tentang jenis-jenis mad lainnya. [Ln]

 

 

Tags: dan Mad Jaiz MunfasilMad Wajib MuttasilPengertian Mad Thobi'i
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengatasi Tekanan Darah Tinggi dengan Minum Air Timun

Next Post

BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

Next Post
BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

Integrasi NIK, NPWP Lama Masih Berlaku Hingga Akhir 2023

Integrasi NIK, NPWP Lama Masih Berlaku Hingga Akhir 2023

Salimah Kabupaten Bogor Beri Bantuan Korban Banjir Bandang Leuwiliang 

Salimah Kabupaten Bogor Beri Bantuan Korban Banjir Bandang Leuwiliang 

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8329 shares
    Share 3332 Tweet 2082
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3753 shares
    Share 1501 Tweet 938
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4578 shares
    Share 1831 Tweet 1145
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3337 shares
    Share 1335 Tweet 834
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5370 shares
    Share 2148 Tweet 1343
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11310 shares
    Share 4524 Tweet 2828
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5347 shares
    Share 2139 Tweet 1337
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga