• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 9 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

09/09/2022
in Quran Hadis, Unggulan
Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

Foto: Pexels

4.5k
SHARES
34.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MAD adalah suatu tanda baca dalam Al-Qur’an yang menentukan suatu kata atau kalimat dibaca panjang atau pendek. Ada banyak mad yang akan kita bahas, namun dalam artikel ini kita akan membahas tiga mad yang utama yaitu Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil.

Sebelum memasuki pembahasan tentang mad, ada tiga huruf yang menjadi acuan utama dalam memahami mad, yaitu hamzah (ء), ya’ (ي), dan wawu (و).

Ketiga huruf tersebut akan selalu ditemui dalam tiap pembahasan tentang mad.

Baca Juga: Mengenal Tanda Waqaf, Lambang yang Menghentikan Kalimat Al-Quran

Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

Mad Thobi’i

Mad ini juga disebut dengan mad ashli. Untuk memahami jenis-jenis mad lain dalam ilmu tajwid, kita perlu tahu dengan baik mad thabi’i.

Bacaan dihukumi dengan mad thobi’i jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Apabila huruf berharakat fathah bertemu dengan alif (ء)

2. Apabila huruf berharakat kasrah bertemu dengan ya’ (ي)

3. Apabila huruf berharakat dhommah bertemu dengan waw (و)

Jika menemukan tiga ciri-ciri di atas maka huruf berharakat tersebut harus dibaca pajang dua ketukan atau disebut dengan dua harakat.

Contohnya:

وَلَا تَتَبَدَّلُوا

Dibaca: wa laa tatabadda luu

الْخَبِيْثَ

Dibaca: al-khobiitsa

Mad Wajib Muttasil

Muttasil memiliki arti bersambung.

Bacaan al-Quran dihukumi mad wajib muttasil ketika ada mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata. Sebagaimana arti kata muttasil yaitu bersambung, mad thobi’i dan hamzah ini bersambung dalam satu kata.

Bacaan mad wajib muttasil panjang dengan 5-6 ketukan atau 5-6 harakat.

Contohnya:

تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ

Dibaca: ta saaaaa aluuna bihii

 فَكُلُوْهُ هَنِيْۤـًٔا

Dibaca: fa kuluu hu haniiiiian

Mad Jaiz Mufasil

Munfasil artinya terpisah.

Hukum bacaan mad jaiz munfasil yaitu apabila mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam kata yang terpisah atau kata yang berbeda.

Ini kebalikan dari mad wajib muttasil dimana antara mad thobi’i dan hamzah berada dalam satu kata.

Mad jaiz mufasil ini dibaca sebanyak 3-5 ketukan atau harakat.

Contoh:

لَا تَأْكُلُوْهَآ اِسْرَافًا

Dibaca: laa ta’ kuluu haaa israafan (ta’kuluuhaa dan israafan adalah dua kata yang berbeda)

 كَانُوْٓا اَكْثَرَ
Dibaca: kaanuuu aktsara (kaanuuu dan aktsara adalah dua kata yang berbeda)
Itulah tiga mad yang menjadi awal pembahasan kita tentang mad. Nantikan artikel berikutnya tentang jenis-jenis mad lainnya. [Ln]

 

 

Tags: dan Mad Jaiz MunfasilMad Wajib MuttasilPengertian Mad Thobi'i
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengatasi Tekanan Darah Tinggi dengan Minum Air Timun

Next Post

BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

Next Post
BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

BCA Syariah Gelar Sosialisasi Event Integrasi NIK menjadi NPWP Bagi Nasabah

Integrasi NIK, NPWP Lama Masih Berlaku Hingga Akhir 2023

Integrasi NIK, NPWP Lama Masih Berlaku Hingga Akhir 2023

Salimah Kabupaten Bogor Beri Bantuan Korban Banjir Bandang Leuwiliang 

Salimah Kabupaten Bogor Beri Bantuan Korban Banjir Bandang Leuwiliang 

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8828 shares
    Share 3531 Tweet 2207
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Kemenangan Norwegia Atas Brazil yang Mengingatkanku pada Tadabbur Ali Imran 140

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3977 shares
    Share 1591 Tweet 994
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11555 shares
    Share 4622 Tweet 2889
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • Setelah Iran, Giliran Mesir Tersingkir Bukan karena Bola

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ketahui Harga Tiket dan Jadwal Penayangan Planetarium TIM Jakarta

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    574 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Tanggal 13 Juli Resmi Diperingati sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga