• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Abu Ayyub Al-Anshari, Sahabat Penuh Berkah

04/09/2026
in Kisah, Unggulan
Abu Ayyub Al-Anshari, Sahabat Penuh Berkah

Abu Ayyub Al-Anshari, Sahabat Penuh Berkah (foto: pixabay)

296
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAHUKAH kamu, Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu anhu dikenal sebagai Sahabat Penuh Berkah di kalangan para Sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Ustaz K.H. Iman Santoso, Lc, M.E.I. menjelaskan sosok Abu Ayyub ini sebagai berikut.

Keberkahan pertama tentu saja ketika beliau masuk Islam, dilanjutkan dengan mengikuti Bai’atul Aqobah kedua. Selanjutnya, keberkahan demi keberkahan beliau dapatkan dalam naungan Islam.

Pembukaan kota Konstantinopel oleh Muhammad Al- Fatih Kholifah Turki Utsmani, dan mengubahnya menjadi Istanbul serta menjadikan Aya Sofya sebagai masjid tidak lepas dari keberkahan sahabat Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu anhu.

Pada saat Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam hijrah ke Madinah adalah saat- saat yang paling menggembirakan Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu anhu sesuatu yang dikenang dalam sejarah itu, karena rumahnya dipilih menjadi tempat singgah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Biarkan untaku berjalan, biarkan ia yang memilih. Unta ini ada yang menuntun. Dan, aku akan tinggal di mana aku ditempatkan Allah nanti.”

Baca Juga: Upaya Pembebasan Konstatinopel pada Masa Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan

Abu Ayyub Al-Anshari, Sahabat Penuh Berkah

Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu anhu, Khalid bin Zaid cucu Malik bin Najjar tampil dengan wajah berseri-seri karena kegembiraan yang luar biasa.

Ia maju lalu membawa barang muatan dan memasukkannya, kemudian mempersilakan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam masuk ke dalam rumah.

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pun mengikuti pemilik rumah. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam akan tinggal di rumah itu hingga selesainya pembangunan masjid dan bilik beliau di sampingnya.

Abu Ayub radhiyallahu anhu adalah seorang mujahid sejati. Ia turut bertempur dalam Perang Badar, Uhud dan Khandaq.

Bahkan, hampir di tiap medan tempur, ia tampil sebagai pahlawan yang siap mengorbankan nyawa dan harta bendanya.

Semboyan yang selalu diulang-ulangnya, baik malam ataupun siang, dengan suara keras atau perlahan adalah firman Allah Subhanahu wa taala,

“Berjuanglah kalian, baik di waktu lapang, maupun waktu sempit…” (QS At-Taubah: 41).

Sewaktu terjadi perselisihan antara dua sahabat mulia, Ali radhiyallahu anhu dan Muawiyah radhiyallahu anhu, Abu Ayub berdiri di pihak Ali radhiyallahu anhu tanpa sedikit pun keraguan.

Dan kala Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu syahid, dan khilafah berpindah kepada Muawiyah radhiyallahu anhu, Abu Ayub menyendiri dalam kezuhudan.

Tak ada yang diharapkannya dari dunia selain tersedianya suatu tempat yang lowong untuk berjuang dalam barisan kaum Muslimin.

Demikianlah, ketika diketahuinya balatentara Islam tengah bergerak ke arah Konstantinopel, ia segera memegang kuda dan membawa pedangnya, memburu syahid yang sejak lama ia dambakan.

Dalam pertempuran inilah ia menderita luka berat. Ketika komandannya datang menjenguk, nafasnya tengah berlomba dengan keinginannya menghadap Ilahi.

Maka bertanyalah panglima pasukan waktu itu, Yazid bin Muawiyah, “Apakah keinginan anda wahai Abu Ayub?”

Abu Ayub meminta kepada Yazid, bila ia telah meninggal agar jasadnya dibawa dengan kudanya sejauh jarak yang dapat ditempuh ke arah musuh, dan di sanalah ia akan dikebumikan.

Kemudian, hendaklah Yazid berangkat dengan balatentaranya sepanjang jalan itu, sehingga terdengar olehnya bunyi telapak kuda Muslimin di atas kuburnya, dan diketahuinya bahwa mereka telah berhasil mencapai kemenangan.

Dan sungguh, wasiat Abu Ayub itu telah dilaksanakan oleh Yazid.

Di jantung kota Konstantinopel yang sekarang bernama Istanbul, di sanalah terdapat pekuburan laki-laki agung itu.

Jasad suci Abu Ayyub berhari-hari dibawa pasukan perang Islam, mengarungi darat dan laut, tetapi tetap awet dan tidak membusuk.

Hingga sebelum tempat itu dikuasai orang-orang Islam, orang Romawi dan penduduk Konstantinopel memandang Abu Ayub di makamnya itu sebagai orang suci.

Dan yang mencengangkan, para ahli sejarah yang mencatat peristiwa-peristiwa itu berkata,

“Orang-orang Romawi sering berkunjung dan berziarah ke kuburnya dan meminta hujan dengan perantaraannya, bila mereka mengalami kekeringan.”

Jasad Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu anhu masih terkubur di sana, namun ringkikan kuda dan gemerincing pedang tak terdengar lagi.

Waktu telah berlalu, dan kapal telah berlabuh di tempat tujuan. Abu Ayub telah menghadap Ilahi di tempat yang ia dambakan.

Baarakallahu fika wahai Abu Ayyub engkau telah membuka jalan Kholifah Turki Utsmani menguasai Konstantinopel dan Turki modern kembali menuju Islam.[ind]

Sumber: Sharia Consulting Center (SCC)

Tags: Abu Ayyub Al-AnshariSahabat Penuh Berkah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Menjaga Kebersihan Organ Intim, Terutama saat Menstruasi

Next Post

Sebelum Olahraga Lari Baiknya Konsumsi 5 Makanan Berikut Ini!

Next Post
Sebelum Olahraga Lari Baiknya Konsumsi 5 Makanan Berikut Ini!

Sebelum Olahraga Lari Baiknya Konsumsi 5 Makanan Berikut Ini!

Perjuangan Membela Islam dari Beragam Pintu

Perjuangan Membela Islam dari Beragam Pintu

Suntik Putih bisa Mencerahkan Kulit Secara Instan

Suntik Putih bisa Mencerahkan Kulit Secara Instan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9537 shares
    Share 3815 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4308 shares
    Share 1723 Tweet 1077
  • BI Dorong Ekosistem Modest Fashion Terintegrasi agar Produk Indonesia Mendunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11844 shares
    Share 4738 Tweet 2961
  • Gerakan Ibu Negeri Serahkan Bantuan untuk Buni Yani

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4863 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga